Korban Banjir di Banten, 20 Orang Meninggal Dunia
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Korban Banjir di Banten, 20 Orang Meninggal Dunia

Kamis, 9 Januari 2020 | 07:30 WIB
Oleh : Laurens Dami / CAH

Serang, Beritasatu.com - Banjir yang melanda lima kabupaten/kota di wilayah Provinsi Banten tidak hanya mengakibatkan rusaknya rumah warga, fasilitas sosial (fasos), dan fasilitas umum (fasum), tetapi juga jatuhnya korban jiwa manusia. Tercatat, sebanyak 20 orang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir di wilayah Banten.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten per Rabu (8/1/2020), korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Lebak sebanyak 10 orang. Selanjutnya di Kota Tangerang Selatan sebanyak 4 orang dan Kota Tangerang sebanyak 6 orang. Sementara banjir yang melanda Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banten, M Juhriyadi menjelaskan kabupaten/kota yang terdampak banjir di Banten yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

“Warga yang terdampak banjir di wilayah Banten tersebar di 43 kecamatan dan 182 desa. Jumlah kepala keluarga yang terdampak di lima kabupaten/kota di Banten yakni 58.829 kepala keluarga atau 144.111 jiwa,” ujar Juhriyadi kepada SP, Kamis (9/1/2020) pagi.

Juhriyadi memaparkan, untuk Kabupaten Lebak banjir bandang menerjang 30 desa yang tersebar di 6 kecamatan. Jumlah kepala keluarga yang terdampak sebanyak 2.913 KK atau sekitar 11.652 jiwa.

Direktorat Polairud Polda Banten menggunakan perahu karet untuk menyeberangi sungai di Kampung Nanggela, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.

“Sebanyak 30 jembatan yang rusak berat, 19 unit sekolah rusak berat dan sebanyak 1.110 rumah warga yang terendam. Tidak hanya itu, sebanyak 521 rumah warga yang rusak ringan dan sebanyak 1.410 rumah warga yang rusak berat. Rumah yang rusak berat ini adalah rumah yang tidak mungkin ditempati lagi termasuk rumah yang terhanyut akibat banjir bandang dan tanah longsor,” ujarnya.

Lebih lanjut, Juhriyadi menjelaskan untuk Kabupaten Serang, banjir menerjang 10 desa yang tersebar di 3 kecamatan. Jumlah kepala keluarga yang terdampak sebanyak 1.009 KK atau sekitar 3.126 jiwa.

“Sebanyak 968 unit rumah warga yang terendam banjir. Sebanyak 4 rumah rusak ringan, 6 rumah rusak sedang dan 3 rumah rusak berat,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Juhriyadi, untuk Kabupaten Tangerang, sebanyak 32 desa yang tersebar di 14 kecamatan yang terkena banjir. Sebanyak 15.599 keluarga yang terdampak banjir atau sekitar 20.305 jiwa yang dampak banjir.

Banjir Bandang Lebak, Bareskrim Duga Akibat Pembalakan Liar

“Sebanyak 15.043 rumah warga yang terendam banjir, namun tidak ada yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Kemudian, untuk Kota Tangerang, banjir menerjang 60 desa/kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan. Sebanyak 17.263 keluarga atau sekitar 44.027 jiwa yang terdampak banjir.

“Sebanyak 33.569 rumah warga terendam namun tidak ada yang rusak. Sebanyak lima tanggul yang jebol,” ujar Juhriyadi.

Yang terakhir di Kota Tangerang Selatan, yang terkena banjir sebanyak 50 desa, tersebar di 7 kecamatan.

“Jumlah keluarga yang terdampak banjir 18.045 KK atau sekitar 65.001 jiwa. Sebanyak 7 unit sekolah yang rusak. Selain itu, 5.392 rumah warga yang terendam,” jelasnya.

Masih Terisolasi

Salah seorang warga Lebak, Fadli (43) mengatakan ada dua kampung yang masih terisolasi dan hanya bisa dijangkau dengan jalur udara yakni Kampung Gunung Julang, Desa Lebaksitu, Kecamatan Lebakgedong dan Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong.

Ratusan warga Cigobang mengungsi di pegunungan Cibandung. Pada saat banjir bandang warga Cigobang menyelamatkan diri dengan cara mengungsi ke pegunungan. Sebanyak 300 kepala keluarga yang mengungsi di pegunungan tersebut merupakan warga Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten.

Pemprov Banten Fokus Layani Kebutuhan Dasar Para Korban Banjir

Kampung Cigobang merupakan salah satu daerah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor paling parah di Lebak. Hampir seluruh bangunan permukiman warga dan jalan hancur tertimpa material longsor.

Menurut Fadli, jalur menuju pegunungan Cibandung yang menjadi lokasi pengungsian warga Cigobang hanya bisa diakses dengan menggunakan jalur udara. Jika perjalanan darat perlu membuat jalur baru dengan menyusuri pegunungan dan medan yang curam.

Sejumlah warga mengungsi di tempat yang lebih aman dari pergerakan longsor di Kampung Muhara, Lebak, Banten.

“Kendati demikian, pihak TNI dan Polri sudah menjangkau wilayah tersebut dengan jalur udara (helikopter) untuk mengevakuasi dan mendistribusikan logistik. Kampung Gunung Julang dan Cigobang sudah dijangkau oleh tim dari TNI dan Polri serta relawan untuk mendistribusikan bantuan,” ujarnya.

Relokasi Warga

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan pihaknya saat pertama kali mengunjungi warga terdampak banjir bandang di Lebak, sudah menyampaikan kepada warga agar bersedia direlokasi.

Hal tersebut ditekankan lagi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau korban terdampak banjir di Kecamatan Lebakgedong, Selasa (7/1/2020). Presiden Jokowi meminta Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya agar merelokasi warga terdampak banjir bandang di Lebak.

Kerja Sama Tangani Banjir, Presiden Panggil Kepala Daerah

“Saat pertama kali mengunjungi para pengungsi di Kabupaten Lebak, saya sudah merayu para korban untuk bersedia direlokasi. Khususnya pada beberapa permukiman yang berada di zona berbahaya pada alur Sungai Ciberang,” ujar Gubernur Wahidin Halim usai menghadiri rapat terbatas penanganan banjir yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).

Turut hadir pada rapat terbatas tersebut yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Wahidin mengatakan, beberapa program terkait di Pemprov Banten akan diarahkan untuk mendukung program penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak.

"Sewa rumah sementara sebelum dibangun rumah yang baru menjadi tanggung jawab pemerintah. Selanjutnya akan dibangun rumah dan diberikan ganti rugi kepada warga yang rumahnya rusak ringan, sedang dan berat," ujar Wahidin.

Wahidin mengatakan, Presiden pada rapat terbatas juga mengajak semuanya evaluasi total sistem pengendalian banjir, pengendalian bencana alam dari hulu sampai hilir sehingga memiliki strategi jangka pendek dan panjang.

Sebagai informasi, akibat banjir bandang di Kabupaten Lebak, sebanyak 1.410 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 19 sekolah rusak dan 30 jembatan dan jalan juga mengalami kerusakan yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp 90 miliar.

Sebelumnya Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, prioritas penanganan pascabanjir di Lebak dan beberapa kabupaten/kota lain di Banten saat ini yakni pemenuhan kebutuhan dasar para korban banjir.

Pemenuhan kebutuhan dasar dimaksud yakni penyediaan air bersih, sandang, pangan, perlengkapan sekolah, perlengkapan balita, perlengkapan manula dan perlengkapan disabilitas.

Wagub juga mengatakan, Pemprov Banten dan Pemkab Lebak juga akan memprioritaskan pembuatan jembatan sementara, perbaikan lingkungan, pembuatan sekolah darurat, trauma healing/pemulihan mental.

“Terkait kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi yakni pembangunan sarana pendidikan, rumah ibadah, dan rumah warga yang rusak berat. Selain itu pembuatan infrastruktur berupa jalan, jembatan, gorong-gorong/irigasi, tanggul dan sarana umum lainnya. Langkah terakhir yakni pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Wagub.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bupati Sidoarjo Ditetapkan Tersangka Suap Proyek Infrastruktur

Tiga pejabat di Kabupaten Sidoarjo dan dua orang pihak swasta juga turut menjadi tersangka.

NASIONAL | 9 Januari 2020

Semangat Toleransi Harus Diberikan ke Kelompok Rentan Intoleransi

Penyampaian narasi toleransi, perdamaian, dan antiradikalisme juga bisa dilakukan oleh para tokoh.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Human Initiative Gelar Apel Siaga Bencana 2020

Human Initiative mendorong edukasi mengenai kesiapsiaagaan bencana hidrometeorologi nasional.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Lewat France Track, Kuliah di Prancis Semakin Mudah

Pembelajaran akan dimulai pada Juli 2020 dan pada tahun pertama France Track hanya akan menerima 45 siswa dari seluruh Indonesia.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Konflik Rumah Tangga Diduga Jadi Motif Pembunuhan Hakim Jamaluddin

"Motif pembunuhan masih terus didalami oleh penyidik," ujar Martuani Sormin.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Ini Kronologi Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Selama perjalanan, Reza melihat ada jurang. Jefri kemudian menghentikan mobil. Mereka kemudian membuang mobil korban dalam kondisi mesin menyala.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Ketua KPU Belum Tahu Pidana yang Disangkakan ke Wahyu Setiawan

Arief Budiman mengakui belum mengetahui tindak pidana yang diduga dilakukan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan yang terkena OTT, Rabu (8/1/2020).

NASIONAL | 8 Januari 2020

Anggota Komisi III: OTT Komisioner KPU Bukti KPK Tetap Garang

Dirinya juga meyakini, dengan dukungan masyarakat luas KPK akan tetap menjadi lembaga pemberantas korupsi seperti yang diharapkan masyarakat.

NASIONAL | 8 Januari 2020

OTT Komisioner KPU, KPK Tangkap 4 Orang Lain

Dalam OTT yang dilakukan KPK, Rabu (8/1/2020), Komisioner KPU Wahyu Setiawan ditangkap bersama tiga orang lainnya.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Korban Banjir Terisolasi, PMI Kerahkan Helikopter Salurkan Bantuan

PMI mendistribusikan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan pangan korban banjir.

NASIONAL | 8 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS