Kesulitan Tangkap Egianus Kogoya, Kapolda: Mereka Gunakan Tameng Penduduk
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kesulitan Tangkap Egianus Kogoya, Kapolda: Mereka Gunakan Tameng Penduduk

Senin, 13 Januari 2020 | 13:51 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Aparat keamanan masih kesulitan membekuk Egianus Kogoya yang diduga sebagai otak pembantaian belasan karyawan PT Istaka Karya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, 2 Desember 2018 silam.

Akibatnya Egianus yang licin bak belut itu terus berulah dan menebarkan teror. Terbaru, mereka memberondong anggota Brimob Polda Papua yang sedang kerja bakti di Bandara Distrik Kenyam, Nduga, Papua, Sabtu (11/12/2020) kemarin.

Setahun Berlalu, Otak Pembantaian Karyawan Istaka Masih Buron

Mengapa begitu sulit menangkap Egianus dan kelompoknya? “Mereka ini hanya sekitar 20-30 orang (dengan senjata). Tapi sering menggunakan tameng hidup. Mama-mama, anak-anak, dan orang tua saat kami akan melakukan penegakan hukum dengan tegas,” kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw saat dihubungi Beritasatu.com Senin (13/1/2020).

Kembali Berulah, Egianus Kogoya Dikejar Hidup atau Mati

Selain itu mereka juga bergerilya masuk dan keluar hutan. Lebat dan beratnya medan alam di Papua membuat aparat kerap kesulitan mengejar mereka.

Seperti diberitakan Egianus Cs memberondong anggota Brimob Polda Papua hingga Bharatu Luki Darmadi menjadi korban . Pahanya tertembus peluru dan kini dirawat di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

OTT Komisioner KPU, Akademisi: Demokrasi di Lorong Gelap

OTT terhadap Komisioner KPU dipandang sebagai bukti demokrasi di Indonesia masih belum pasti.

NASIONAL | 13 Januari 2020

KPK Bakal Tetapkan Caleg PDI-P sebagai Buronan

KPK Bakal Tetapkan Caleg PDI-P sebagai Buronan

NASIONAL | 13 Januari 2020

Kasus Suap Imam Nahrawi, KPK Periksa Politikus PKB Jazilul Fawaid

Imam dan asisten pribadinya, Miftahul Ulum ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan dana Hibah KONI dan dugaan penerimaan gratifikasi.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Kemtan: Alih Fungsi Lahan Pertanian Masuk Ranah Pidana

Ketika pemanfaatan lahan melampaui daya dukungnya, maka alam bukan lagi menjadi sumber daya, melainkan bencana.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Polda Papua Lacak Penyeludupan Senjata dan Amunisi

Kasus penyelundupan senpi dan amunisi kepada KKB di Papua menjadi pekerjaan besar dan berat yang harus ditangani serius dengan melibatkan semua pihak terkait.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Pakar: Banyak Asumsi Keliru Seputar Orangutan

Terdapat tiga hal yang sering disalahpahami masyarakat tentang orangutan, yaitu sebaran, jumlah, dan ancaman.

NASIONAL | 11 Januari 2020

Unas dan Ponpes Darussalam Kembangkan Eco-Pesantren

Diharapkan dengan kerja sama ini, ponpes tersebut mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

NASIONAL | 12 Januari 2020

Terlibat Jaringan Narkoba, Mantan Kapolsek Payung Terancam Dipecat

Martuani menyatakan oknum polisi terkait kasus peredaran narkoba sudah tidak pantas untuk dipertahankan lagi.

NASIONAL | 12 Januari 2020

Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin Direncanakan Senin

Martuniani mengatakan, proses rekonstruksi pembunuhan dilakukan di rumah pasangan Jamaluddin dan Zuraidah Hanum

NASIONAL | 12 Januari 2020

UU Baru Perlambat Kerja KPK

ICW mendesak KPK tidak ragu menerapkan Pasal 21 UU Tipikor terhadap pihak-pihak yang menghalangi penanganan kasus.

NASIONAL | 12 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS