Pengadilan Negeri Medan Hukum Mati Lima Kurir Narkoba
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pengadilan Negeri Medan Hukum Mati Lima Kurir Narkoba

Kamis, 23 Januari 2020 | 07:32 WIB
Oleh : CAH

Medan, Beritasatu.com - Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman mati kepada lima terdakwa kurir narkotika yang terbukti membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 56 kg. Majelis Hakim diketuai Saburilina Ginting, dalam amar putusannya di PN Medan, Rabu (23/1/2020), menyebutkan kelima terdakwa terbukti dan meyakinkan sebagai kurir narkoba dan melanggar Pasal Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2) Undang-Undang Nomor No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kelima terdakwa itu, yakni Marsimin (47), Boiman (45), Iskandar (39), Sunarto (47) dan Suhairi (42).

Dalam pertimbangan Majelis Hakim, hal-hal yang memberatkan terhadap kelima terdakwa, karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika. Kemudian, hal-hal yang meringankan tidak ditemui dari kelima terdakwa, dan mereka tidak pernah berbuat suatu yang dinilai baik.

"Jadi, kelima terdakwa tersebut dihukum mati," ucap Majelis Hakim Saburilina.

Keputusan ini sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sumut Nur Ainun. Usai pembacaan putusan di PN Medan, kelima terdakwa melalui kuasa hukumnya seperti tidak puas dengan vonis mati tersebut.

Sebelumnya, JPU Nur Ainun, dalam dakwaannya di PN Medan, menyebutkan terdakwa Iskandar merupakan kepercayaan Atok (DPO) dan merupakan koordinator lapangan dalam peredaran narkoba itu. Saat Iskandar berada di Hotel Alam Sutera Palembang, dan memberikan nomor handphone saksi kepada Atok.

Kemudian Atok menelepon Suhairi untuk mengambil sabu-sabu 90 bungkus di Jalan Medan Tembung, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Selanjutnya Suhairi menyimpan barang narkoba di tempat tinggalnya di Pasar 3 Jalan Masjid Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Kemudian, saksi Willy dan Rio Anggota Baresrim Polri berada di Palembang memperoleh informasi pengembangan dari Tim Bareskrim Polri yang berada di Medan terkait penangkapan Suhairi, Boiman, Marsimin, dan Sunarto.

Kemudian melakukan pencarian terhadap Iskandar. Petugas berhasil menangkap tersangka di Hotel Grand Lestari Palembang, tanggal 28 April 2019. Ditemukan barang bukti 50 bungkus disimpan di dalam dua tas yang masing-masing berisi 25 bungkus warna hijau dengan berat 50 Kg narkoba jenis sabu.

Kemudian, ada juga satu buah plastik warna hitam yang di dalamnya berisikan sabu seberat 1 Kg dan empat bungkus plastik yang berisikan 5,2 Kg.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkominfo Paparkan Strategi Pemerintah Dukung Ekosistem Ekonomi Digital

Menteri Johnny juga mengatakan Gerakan 1.000 Startup ditargetkan untuk mencetak seribu startup sampai dengan tahun 2024.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Eks Ketua KPK Jadi Penasihat Kapolri

Dari para penasihat Kapolri ada nama seperti Indriyanto Seno Adji, Indria Samego, Chaerul Huda, Fachry Ali, dan Hendardi.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Bantah Hapus Sertifikasi Halal, Menag Fahrul: Dibuat Lebih Cepat dan Efisien

Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan sertifikasi halal akan tetap diatur sehingga berjalan lebih cepat dan efisien.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Kasus Suap Proyek Masjid Agung di Solok Selatan, KPK Tahan Bos Dempo

Muhammad Yamin Kahar bakal mendekam di sel tahanan setidaknya selama 20 hari ke depan.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Ari Sigit Diperiksa Kasus Investasi Bodong MeMiles

Salah seorang keluarga Cendana, Ari Sigit datang ke Polda Jatim bersama kuasa hukumnya, Rabu (22/1/2020).

NASIONAL | 22 Januari 2020

Setelah Terima Arahan, Imigrasi Akui Harun Masiku Ada di Indonesia

Menurut Arvin, pihaknya menunggu arahan agar bisa menyampaikan informasi tersebut ke publik.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Dikritik DPR Soal Jiwasraya, Ini Jawaban Ketua OJK

Wimboh mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kejagung guna melancarkan proses penyidikan kasus Jiwasraya.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Wartawan Asal Amerika Terancam Penjara Lima Tahun

Wartawan Mongabay.com Philip Jacobson terancam penjara lima tahun karena melakukan tindak pidana penyalahgunaan visa.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Dentons-HPRP Law Firm Gelar Seminar Omnibus Law

Hanafiah Ponggawa dan Partners dalam rangka ulang tahunnya ke 30 tahun hari ini menggelar seminar Law and the Regulations Outlook 2020.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Cegah Virus Korona, AP II Pasang Pemindai Suhu di Bandara

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta juga telah menerbitkan edaran terkait pencegahan masuknya virus Korona ke Indonesia.

NASIONAL | 22 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS