Tak Hanya Rano Karno, Suti "Atun" Karno Disebut Tercatat di Proyek Pemprov Banten
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Tak Hanya Rano Karno, Suti "Atun" Karno Disebut Tercatat di Proyek Pemprov Banten

Selasa, 28 Januari 2020 | 07:35 WIB
Oleh : Fana Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina mengaku pernah mengantarkan uang tunai kepada mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno. Diduga uang berkaitan dengan salah satu proyek di lingkungan kerja wilayah tersebut. Hudaya menuturkan uang sebesar Rp 250 juta yang dibungkus koran dan plastik tersebut diperolehnya dari Dadang Prijatna, salah satu staf Wawan.

Hal ini dikatakan Hudaya saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dan pencucian uang dengan terdakwa bos PT Bali Pacific Pragama Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (27/1/2020) malam.

"(uang Rp 250 juta) diberikan kepada saya tahun 2013 untuk disampaikan ke Rano Karno, (uang itu) dari hasil pekerjaan 2012," ujar Hudaya Latuconsina saat bersaksi.

Hudaya mengklaim tidak membuka bungkusan koran dengan plastik berisi uang tersebut. "Saya tidak membuka, cuma menjinjing saja, langsung saya bawa," katanya.

Saat menerima uang, kata Hudaya, Dadang tidak menyebut secara spesifik uang itu dari proyek Dinas Pendidikan atau dinas yang lain. Yang jelas, kata Hudaya, mengklaim hanya diperintah untuk mengantar uang itu ke Rano Karno.

Tak hanya uang untuk Rano Karno, dalam sidang kali ini juga terungkap Suti Karno, adik dari Rano Karno pernah tercatat sebagai pihak yang mendapatkan proyek pengadaan di lingkungan kerja Pemprov Banten. Nama Pemeran Atun dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu tercantum dalam catatan Dadang Prijatna sebagai pihak yang mendapat salah satu proyek.

"Kalau Suti Karno nampaknya dengan daftar yang di proyek," ucap Hudaya.

Hudaya menyebut nama Suti terdapat dalam list proyek di Dinas Pendidikan Pemprov Banten. Namun, Hudaya mengakui tidak mengonfirmasi soal Suti Karno kepada Rano Karno saat menjabat Wakil Gubernur Banten.

"Tidak konfirmasi (ke Rano Karno)," jelas Hudaya.

Diketahui, Wawan didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan mengatur proses pengusulan anggaran Dinas Kesehatan Provinsi Banten pada APBD TA 2012 dan APBD-P TA 2012 dan mengarahkan pelaksanaan Pengadaan Alat Kedokteran Rumah Sakit Rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten TA 2012 serta mengatur dan mengarahkan pelaksanaan Pengadaan Alkes Kedokteran Umum Puskesmas Kota Tangerang Selatan APBD-P TA 2012.

Atas tindak pidana tersebut, Wawan didakwa menguntungkan diri sendiri orang lain dan korupsi yang merugikan keuangan negara sekitar Rp94,2 miliar. Selain itu, Wawan juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil korupsinya dengan nilai mencapai lebih dari Rp 500 miliar.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

BTN Angkat Bicara Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pejabatnya

Kejagung menetapkan tujuh orang tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi novasi bank dengan nilai kerugian negara mencapai hampir Rp 50 miliar.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Pemerintah RI Keluarkan Travel Advice WNI Pergi ke Tiongkok

Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke Tiongkok.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Pekerja Migran Indonesia Minta Perlindungan Presiden Jokowi

Capt Sugeng Wahyono sudah setahun menjadi tahanan kota di Thailand.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Penyidik dan Jaksa yang Tangani Suap PAW Dimutasi, Suasana KPK Tak Sehat

Mutasi dan rotasi pegawai, termasuk penyidik dan penuntut KPK harus didasarkan pada aturan yang berlaku.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Pasien Terduga Idap Virus Korona di RSUD Jambi Hanya Alami Infeksi Saluran Pernapasan

Samsirun Halim lebih lanjut mengatakan, pihaknya memastikan pasien tersebut negatif karena masa inkubasi virus korona sudah lewat yakni 14 hari.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Kemristek Kucurkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi Rp 1,46 Triliun

Sebanyak 1.344 kampus mendapat anggaran riset dari pemerintah.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Profil Kapal Selam Alugoro Buatan Indonesia

Indonesia ternyata mampu memperkuat pertahanan maritim dengan produksi alutsista dalam negeri melalui kapal selam.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Penahanan Eks Komisioner KPU Diperpanjang, Caleg PDIP Masih Buron

Mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan nampaknya bakal lebih lama mendekam di sel tahanan.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Dilaporkan ke KPK karena Diduga Halangi Penyidikan, Ini Respons Yasonna

Pelaporan terhadap Yasonna merupakan hak warga negara.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Forum Sathu Ajak Korban First Travel Umrah Gratis

Adapun 1.000 orang tersebut akan diberangkatkan umrah secara bertahap pada 2020 ini.

NASIONAL | 27 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS