Puan: Ketahanan Nasional di Sektor Kesehatan Masih Perlu Ditingkatkan
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Puan: Ketahanan Nasional di Sektor Kesehatan Masih Perlu Ditingkatkan

Selasa, 30 Juni 2020 | 21:51 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) yang juga Ketua DPR, Puan Maharani, menyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia telah menguji sistem ketahanan nasional, termasuk di sektor kesehatan. Refleksinya adalah masih diperlukan peningkatan yang signifikan.

Hal itu disampaikan Puan Maharani dalam Webinar Nasional IV Bulan Bung Karno 2020 yang diselenggarakan Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat PDIP, Selasa (30/6/2020). Temanya adalah "Politik Kesehatan Berdikari", menghadirkan Puan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Menkes Letjen (Purn) DR dr Terawan Agus Putranto, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, dan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan.

"Khusus di bidang kesehatan, kita dapat merasakan bahwa ketahanan nasional masih perlu untuk ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas kesehatan, maupun ketersediaan tenaga kesehatan," kata Puan.

Untuk itu, Puan menyatakan pembangunan kesehatan masyarakat harus dimulai dari pemenuhan gizi ibu hamil dan anak. Asupan gizi yang baik dalam 1.000 hari kehidupan, yaitu mulai dari kandungan sampai usia 2 tahun, asupan gizi seimbang dalam keluarga, serta pola hidup bersih dan sehat.

"Pandemi covid-19 harusnya dapat menjadi momentum bagi setiap keluarga untuk menjaga, menjalankan pola kehidupan bersih dan sehat. Memastikan asupan gizi seimbang, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, yang saat ini sangat bermanfaat dalam menangkal terjangkitnya Covid-19," kata Puan.

Khusus karena sedang berada di tengah pandemi, maka masyarakat sebaiknya berdisiplin memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak. "Kita sendiri yang harus bisa menjaga tubuh kita sendiri, jika kita memang diwajibkan atau mengharuskan kita pergi ke luar rumah," katanya.

Kedua, politik kesehatan berdikari perlu diperkuat agar menghadirkan fasilitas kesehatan yang dapat diakses masyarakat, baik yang tinggal di kota maupun di desa. Maka perlu memperkuat formasi tenaga kesehatan di setiap rumah sakit dan puskesmas, plus industri nasional untuk peralatan rumah sakit, farmasi dan obat-obatan.

Ketiga, sistem jaminan kesehatan nasional yang memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan. Saat ini jaminan kesehatan Nasional diselenggarakan BPJS Kesehatan, dan diharap alokasi anggaran kesehatan tepat sasaran dan tepat manfaat.

Keempat, memperkuat kemampuan riset, inovasi dan industri nasional dalam memenuhi alat kesehatan, farmasi, obat-obatan, APD, serta sarana dan prasarana kesehatan lainnya. Puan mengaku pihaknya bersyukur, di tengah pandemi, sejumlah universitas telah berinovasi membuat ventilator portabel sendiri. Ke depan, Pemerintah harus membangun kekuatan industri di bidang kesehatan melibatkan BUMN dan swasta. "Ini dalam memenuhi kebutuhan nasional," imbuhnya.

Sebagai Ketua DPR, Puan berjanji pihaknya akan menjalankan tugas konsitusionalnya dengan ikut memberikan perhatian yang sangat besar dalam membangun ketahanan nasional di bidang kesehatan. Melalui fungsi anggaran, DPR ikut mencermati dan mempertajam kebijakan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran kesehatan yang mencapai 5 persen dari APBN.

"Khususnya untuk memastikan rakyat Indonesia baik yang mampu maupun tidak mampu mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Puan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemdikbud Beri Bantuan SMK Agar Mampu Link and Match dengan Industri

Setiap program yang dikeluarkan harus selaras dengan tujuan link and match pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Satu Keluarga di Bantul Terkonfirmasi Positif Covid-19

Satu keluarga yang terdiri dari lima orang di Bantul terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Kemdikbud Asah Kompetensi Guru SMK dengan Program Baru

Guru SMK tidak hanya mengajar, tetapi juga sebagai mentor, fasilitator, motivator, dan coach yang dapat mengubah nobody menjadi seorang superstar.

NASIONAL | 30 Juni 2020

KPK Segera Tentukan Pengembangan Kasus Imam Nahrawi

KPK bakal segera menggelar rapat untuk menentukan pengembangan kasus suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada pekan depan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Kebijakan Negara Belum Memihak Pangan Lokal di Pulau Kecil

Adanya pandemi Covid-19 ini harus dijadikan momentum kebangkitan pangan lokal.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Candi Prambanan dan Ratu Boko Dibuka untuk Umum 1 Juli

Uji coba pembukaan operasional Taman Wisata Candi di Prambanan dan Ratu Boko bagi wisatawan di tengah tatanan normal baru, akan dilakukan selama dua minggu.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Dua RS di Kota Semarang Telah Terima Dana Insentif Covid-19

Dua dari 11 rumah sakit di Semarang telah menerima dana insentif tenaga kesehatan rumah sakit yang memberikan pelayanan Covid-19.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Kempora Siap Cetak 5.000 Kader Wirausaha Muda

Kuliah kewirausahaan pemuda diharapkan dapat mencetak 5.000 kader wirausaha muda, 34 sentra kewirausahaan pemuda, dan 470 akses permodalan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Menkes Diminta Klarifikasi soal Serapan Anggaran ke Publik

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto diminta untuk terbuka kepada publik dan memberikan klarifikasi terkait penyerapan anggaran.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Mekanisme Omnibus Law Dibutuhkan Setiap Rezim

Penyederhanaan regulasi dan perizinan berusaha dalam rangka peningkatan ekosistem investasi, semakin relevan untuk dilakukan setelah adanya pandemi Covid-19.

NASIONAL | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS