Mahasiswa FKUI Juarai Kompetisi Internasional MIT Covid-19 Challenge
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Mahasiswa FKUI Juarai Kompetisi Internasional MIT Covid-19 Challenge

Rabu, 1 Juli 2020 | 19:33 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2016, Adriana Viola Miranda yang tergabung dalam tim bernama AmigoO, berhasil menjuarai kompetisi internasional bertajuk MIT Covid-19 Challenge: Latin America vs Covid-19. Adriana juara pada kategori "Track B. New Ways to Deliver Care in a Covid-19 World”.

Melalui kompetisi ini, Adriana dan tim menawarkan solusi berupa pelayanan kesehatan dengan sistem telemedicine berbasis WhatsApp atau SMS bagi yang tidak memiliki akses ke internet, agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang memadai bagi populasi rentan dengan kondisi kronis.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat tersebut berlangsung pada 19 – 21 Juni 2020 yang dilakukan secara daring.

Adriana menjadi satu-satunya mahasiswa dari Indonesia di dalam Tim Amigo yang anggotanya berasal dari berbagai negara, yaitu Chile, Brasil, Argentina, Sri Lanka, dan Amerika Serikat. Anggota tim ini pun memiliki latar belakang profesi yang beragam mulai dari dokter, pakar kesehatan masyarakat, hingga ahli bioteknologi. Hanya Adriana dalam tim ini yang masih berstatus mahasiswi kedokteran.

Terkait solusi telemedicine yang ditawarkan oleh tim, Adriana menjelaskan bahwa dengan menggunakan machine learning, Amigo berharap sistem ini mampu menjadi teman bagi para pasien dengan mengirimkan pesan-pesan untuk memantau gejala, konsumsi obat, serta membantu penjadwalan konsultasi ke rumah sakit.

"Ke depannya, Amigo akan dikembangkan untuk dapat mentriase kebutuhan pasien berdasarkan gejalanya. Saat ini, tim Amigo sedang dalam proses bekerja sama untuk pilot study dengan sebuah rumah sakit di Chile. Harapan saya solusi yang dibawakan Amigo ke depannya dapat diimplementasikan juga di Indonesia," kata Adriana di Depok, Jawa Barat, Rabu (1/7/2020).

Secara garis besar, tantangan yang dihadapi oleh Adriana dan kawan-kawan di trek B adalah mencarikan metode pelayanan kesehatan selama Covid-19 yang dapat memastikan keselamatan pasien.

Adriana menuturkan, kompetisi ini memberikan pengalaman menakjubkan sekaligus menantang.

"Untuk bisa ikut di dalam kompetisi, saya harus terlebih dahulu mengikuti seleksi berdasarkan keterampilan dan motivasi bersama 5.000 pendaftar lainnya yang berasal dari 90 negara," tutur Adriana.

Pengalaman Adriana di kegiatan hackathon menyadarkannya bahwa orang-orang di seluruh dunia, dengan latar belakang keahlian yang berbeda-beda, memiliki keinginan yang besar untuk membantu masyarakat luas dalam menangani pandemi ini.

"Oleh karena itu, selama ada kemauan dan keterbukaan dalam berkolaborasi, setiap orang dapat berkontribusi dalam melawan Covid-19 meski dengan kapasitas dan kemampuan yang terbatas. Jika ada kemauan, pasti ada jalan," pungkas Adriana.

Dekan FKUI Ari Fahrial Syam menyambut gembira prestasi yang diraih oleh Adriana ini. "Kami merasa bangga atas kepedulian mahasiswa untuk mencari solusi mengatasi masalah Covid-19. Apalagi yang melaksanakan kompetisi ini adalah Massachussetts Institute of Technology (MIT), suatu lembaga pendidikan ternama di USA yang peduli dalam mengatasi Covid-19, bukan saja di USA tapi juga di seluruh dunia," kata Ari Fahrial.

Kompetisi MIT Covid-19 Challenge menggunakan sistem hackathon, yakni kolaborasi dalam pengembangan ide dan prototipe startup kesehatan berbasis teknologi dalam 48 jam. Setiap tim akan berkompetisi di treknya masing-masing, mulai dari trek A hingga trek J.

Pada hackathon ini, setiap peserta diminta untuk membentuk tim multidisipliner dengan peserta lain dari berbagai negara. Selama proses hackathon, setiap tim dibimbing oleh berbagai mentor yang memiliki kepakaran di bidang kesehatan, teknologi dan bisnis.

Pemenang dipilih berdasarkan proses pitching atau presentasi, dengan kriteria penilaian berupa impact pada masyarakat, innovation, implementation dan efektivitas presentasi. MIT Covid-19 Challenge adalah kompetisi daring beregu yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi masyarakat ikut andil dalam menangani pandemi Covid-19 dan konsekuensinya di bidang sosial ekonomi.

Kegiatan ini didukung oleh lebih dari 70 mitra, termasuk UNESCO dan European Institute of Innovation & Technology (EIT) Health, sebuah badan resmi Uni Eropa.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Undang Rhoma Irama Manggung, Keluarga Minta Maaf

Pihak keluarga yang menyelenggarakan panggung mengundang Rhoma Irama hingga menyebabkan kerumunan orang di Pamijahan, Kabupaten Bogor meminta maaf.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Komisi X DPR Sebut PPDB DKI Prioritas Usia Harus Dicabut

Anggota Komisi X DPR RI Ali Zamroni beranggapan kebijakan PPDB yang memprioritaskan usia pendaftar harus dicabut.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Kempupera Sertifikasi Pekerja Bangunan Program Sarhunta

Kempupera memberikan pembekalan dan sertifikasi pekerja bangunan untuk program Sarhunta KSPN Super Prioritas Borobudur Jawa Tengah.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Ngopi untuk Gairahkan Pariwisata Malang

Wisatawan sebelum masuk bus, harus diukur suhu tubuhnya dan memakai hand sanitizer.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Tugas Polisi Mulia, tapi Tak Bisa Bekerja Sendiri

Tidak ada penjara, polisi, dan pengadilan yang cukup untuk menegakkan hukum yang tidak didukung oleh rakyat.

NASIONAL | 1 Juli 2020

BPK-DPR Bahas Pemeriksaan Penggunaan Anggaran Covid-19

BPK dan DPR sepakat pemeriksaan penggunaan anggaran dilakukan untuk mendorong pemerintah untuk menjalankan program penanganan pandemi Covid-19.

NASIONAL | 1 Juli 2020

HUT Bhayangkara, Polri Siap Beri Perlindungan dan Pengayoman yang Lebih Baik kepada Masyarakat

Di HUT ke-74 Bhayangkara, Kapolri meminta maaf kepada masyarakat bila belum bekerja maksimal, dan berjanji akan terus memperbaiki kinerja ke depan.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Reaktif Covid-19, Terdakwa Korupsi Jiwasraya Jalani Swab Test di RS Adhyaksa

Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, dikirim ke RS Adhyaksa untuk menjalani "swab test setelah terdeteksi reaktif pada "rapid test".

NASIONAL | 1 Juli 2020

Hari Bhayangkara, Puan Beri Tumpeng Ke Anggota Polantas

Ketua DPR Puan Maharani memberikan tumpeng kepada anggota polantas dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Selama Lebaran, Penumpang Angkutan Umum Anjlok Hampir 99%

Kemhub mencatat jumlah pengguna angkutan umum H-7 sampai H+7 Lebaran turun rata-rata 98,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

NASIONAL | 1 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS