Ancaman Erupsi Merapi Melebar ke Sektor Barat Laut
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Ancaman Erupsi Merapi Melebar ke Sektor Barat Laut

Rabu, 1 Juli 2020 | 20:18 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / CAH

Yogyakarta, Beritasatu.com - Puncak Gunung Merapi sektor Barat Laut mengalami deformasi atau perubahan bentuk pada permukaan sebesar 3 sentimeter, sejak erupsi pada 21 Juni 2020.

Kepala Seksi Gunung Merapi Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso dalam Seminar Mitigasi Bencana Geologi melalui aplikasi Zoom, Rabu (1/7/2020) mengatakan, dua kali letusan eskplosif 21 Juni 2020 yakni pukul 09.13 WIB dan 09.27 WIB dengan amplitudo 75 mm dengan durasi 328 detik dan 100 detik, berdampak siginifikan pada perubahan morfologi puncak Gunung Merapi, yaitu dinding kawah lava-1997 terkikis sebesar 19.000 meterkubik.

“Bukan letusan eksplosif terbesar sejak 2018, tetapi energinya cukup signifikan,” ujar Agus.

Berdasar data pemantauan BPPTKG, diketahui tiga hal yang bisa mewakili aktivitas vulkanis Gunung Merapi yakni tampak bahwa energi kegempaan dalam Gunung Merapi melonjak pada Juni 2020.

Kedua, gas CO2 yang dikeluarkan berada dalam kisaran yang tinggi dibandingkan 2019, saat ini sebanyak 600 ppm, sementara pada 2019 sebanyak 300 ppm.

Ketiga, setelah letusan 21 Juni 2020 terjadi aktivitas yang terjadi pada Gunung Merapi pasca-2010 mirip dengan yang terjadi pasca 1872. Sehingga apa yang akan terjadi pada waktu-waktu ke depan dapat disandingkan dengan kronologis pasca erupsi 1872.

Menurut Agus, saat ini muncul kubah lava, terjadi letusan-letusan eskplosif, dan semua konsisten dengan yang terjadi pasca erupsi 1872.

Berdasarkan kondisi tersebut, BPPTKG berekspektasi, setelah esktrusi magma atau proses keluarnya magma ke permukaan bumi yang terjadi pada 2018 lalu akan terjadi ekstrusi magma, namun waktunya belum diketahui.

“dari data pemantauan akan menunjukkan gejala sebelum terjadinya ekstrusi magma sehingga dapat diantisipasi dengan baik,” ujarnya.

Ditambahkan Agus, dengan deformasi di titik Barat Laut, maka dimungkinkan adanya pelebaran arah ancaman yang tidak hanya ke selatan-tenggara, tapi juga ke barat-barat laut.

Agus menambahkan, bahaya Gunung Merapi akan meningkat ketika ekstrusi magma mencapai kecepatan 100.000 meterkubik per hari, diperkirakan akan terjadi jika terjadi ekstrusi magma yang berikutnya.

Jika ini terjadi atau berdasarkan skenario jika terjadi penambahan bukaan kawah di selatan dan barat perkiraan jalur awan panas akan mengarah ke Kali Kuning, Kali Boyong, Kali Krasak, Kali Putih, Kali Senowo, Kali Trising, hingga Kali Apu.

“Mitigasi ini sudah disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan menjadi dasar rencana kontijensi bahaya Gunung Merapi,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pelaku Streaming Ilegal Aplikasi IPTV Jadi Tersangka

Pelaku "streaming" ilegal aplikasi IPTV atas konten tayangan sepakbola yang berada di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah ditetapkan sebagai tersangka.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Bupati Bogor Cari Oknum yang "Amankan" Pentas Rhoma Irama

Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan tengah mencari oknum aparat yang terlibat "mengamankan" acara khitanan yang menjadi tempat pentas Rhoma Irama.

NASIONAL | 1 Juli 2020

KPK Dalami Penggunaan Aliran Dana Mitra Dirgantara Indonesia

KPK mendalami penggunaan uang yang dibayarkan PT Dirgantara Indonesia (DI) kepada enam perusahaan yang menjadi mitra penjualan dan pemasaran pesawat.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Polisi Usut 16 Dugaan Korupsi Bansos di Sumut

Kasus dugaan penyelewengan dana bansos terkait Covid-19 di Sumatera Utara mengembang. Jika semula hanya enam kasus kini bertambah menjadi 16 kasus.

NASIONAL | 1 Juli 2020

KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Dirut PT DI

KPK memperpanjang masa penahanan eks Dirut PT DI selama 40 hari terhitung mulai tanggal 2 Juli 2020.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Mahasiswa FKUI Juarai Kompetisi Internasional MIT Covid-19 Challenge

Adriana dan tim menawarkan solusi berupa pelayanan kesehatan dengan sistem telemedicine berbasis WhatsApp atau SMS bagi yang tidak memiliki akses ke internet.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Undang Rhoma Irama Manggung, Keluarga Minta Maaf

Pihak keluarga yang menyelenggarakan panggung mengundang Rhoma Irama hingga menyebabkan kerumunan orang di Pamijahan, Kabupaten Bogor meminta maaf.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Komisi X DPR Sebut PPDB DKI Prioritas Usia Harus Dicabut

Anggota Komisi X DPR RI Ali Zamroni beranggapan kebijakan PPDB yang memprioritaskan usia pendaftar harus dicabut.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Kempupera Sertifikasi Pekerja Bangunan Program Sarhunta

Kempupera memberikan pembekalan dan sertifikasi pekerja bangunan untuk program Sarhunta KSPN Super Prioritas Borobudur Jawa Tengah.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Ngopi untuk Gairahkan Pariwisata Malang

Wisatawan sebelum masuk bus, harus diukur suhu tubuhnya dan memakai hand sanitizer.

NASIONAL | 1 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS