Mahfud: Korupsi Sebagai Kejahatan, Bukan Jati Diri Bangsa
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Mahfud: Korupsi Sebagai Kejahatan, Bukan Jati Diri Bangsa

Jumat, 3 Juli 2020 | 17:03 WIB
Oleh : Roberth Wardhy / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan korupsi adalah perbuatan korupsi. Perilaku korupsi bukan sebagai jati diri bangsa Indonesia.

"Korupsi tidak bisa disebut budaya melainkan sebagai kejahatan. Praktik kotor yang berkembang di dalam masyarakat harus diluruskan melalui politik kebudayaan dan politik hukum," kata Mahfud dalam sarasehan online bertema "Kembali Pancasila Jati Diri Bangsa" yang diselenggarakan oleh Dewan Guru Besar UGM di Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Sarasehan dihadiri para Guru Besar Universitas Gadjah Mada. Hadir pula sebagai pembicara, AM Hendroproyono selaku Ketua Dewan Guru Besar Sekolah Tinggi Hukum Militer, dan Agus Widjojo, selaku Gubernur Lemhanas.

Mahfud menjelaskan budaya merupakan produk akal budi manusia berupa daya cipta, rasa, dan karsa. Dalam pengertian itu, korupsi tidak bisa dianggap sebagai budaya Indonesia. Pasalnya korupsi merusak budaya dan hasil kerja luhur akal budi.

Selama ini kita mengklaim budaya Indonesia adalah budaya adiluhung, budaya yang hebat dan berperadaban tinggi. Perilaku korup bukan sebuah budaya yang adiluhung," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Mahfud menyimpulkan kebiasaan yang buruk seperti perilaku koruptif tidak boleh dianggap sebagai budaya. Sebab jika dianggap budaya, berarti bangsa ini tunduk dan pasrah alias bersikap fatalistik terhadap kenyataan. Padahal kebudayaan itu bersifat dinamis, bisa diarahkan atau direvitalisasi melalui politik kebudayaan.

“Kita bisa mencatat, ketika dunia politik didominasi oleh para negarawan dan politisi yang bersih maka negara kita relatif bersih dari korupsi. Ketika perekrutan politik berhasil menjaring orang-orang yang bersih dan tegas, maka korupsi bisa diminimalisir, seperti yang terjadi pada awal-awal kemerdekaan sampai akhir 1950-an dan pada periode-periode lain saat institusi-institusi negara dikendalikan dengan politik bersih,” tutup Mahfud.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Terapkan Protokol Kesehatan, Ujian SBMPTN di Unib Diikuti 7.317 Peserta.

Mayoritas peserta SBMPTN yang mendaftar di Universitas Bengkulu sebanyak 7.317 orang itu, berasal dari warga Bengkulu.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Dua Tersangka Penyebar Hoaks Bank Bangkrut Diciduk

Kedua penyebar hoaks bank bangkrut ditangkap setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan perihal informasi palsu ini ke Bareskrim dan BIN.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Legislator: Program Kartu Prakerja Perlu Dibenahi

Evaluasi yang secara menyeluruh dapat mematangkan program Kartu Prakerja agar benar bisa mempersiapkan calon pekerja dengan baik.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Sekjen Kagama: Inovasi dan Solidaritas Sosial Kunci Hadapi Krisis

Sekjen Kagama Ari Dwipayana mengajak masyarakat untuk melihat kembali kekuatan yang dimiliki untuk bangkit melawan krisis akibat Pandemi Covid-19.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Gus Miftah: Follow Akun yang Menenteramkan, Bukan Menjerumuskan

Jika meletakkan budaya dan agama secara benar, maka secara tak langsung akan menjauhkan agama itu dari kekerasan.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Kempora Gelar Lomba Senam SAH dan DUILAH Antar Unit

Lomba senam ini terbagi menjadi dua kategori yaitu Senam Stay At Home dan Senam DUILAH. Masing-masing unit diminta untuk mengirimkan empat perwakilan.

NASIONAL | 3 Juli 2020

BNPT Berharap Masyarakat Bantu Korban Terorisme

Mantan Kapolda Papua ini pun berharap agar upaya pemulihan korban dari aksi terorisme ini tetap berjalan dengan baik.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Mau Jalan ke Luar Kota, Jangan Lupa Penuhi Syarat Ini

Memasuki transisi normal baru, masyarakat sudah diperbolehkan melakukan perjalanan dalam negeri. Namun sebelum pergi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

NASIONAL | 3 Juli 2020

19.000 Petugas Pilkada di Sumut Akan Jalani Rapid Test Covid-19

Sebanyak 19.000 orang petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) Pilkada Serentak di Sumut akan menjalani rapid test yang dimulai 8-14 Juli 2020.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Gubernur Sumut Minta Petahana Berlaku Adil Saat Pilkada Serentak

Edy Rahmayadi mengharapkan, kepala daerah yang maju sebagai petahana dalam pilkada berlaku adil dan bertanggung jawab.

NASIONAL | 3 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS