KPK Tahan 2 Eks Legislator Sumut, 1 Tersangka Reaktif Covid-19
INDEX

BISNIS-27 426.538 (3.18)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 923.5 (0.41)   |   I-GRADE 127.867 (0.83)   |   IDX30 404.318 (3.03)   |   IDX80 105.647 (0.78)   |   IDXBUMN20 263.312 (2.01)   |   IDXG30 113.239 (0.66)   |   IDXHIDIV20 361.834 (2.9)   |   IDXQ30 118.461 (1.04)   |   IDXSMC-COM 206.934 (0.44)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (1.43)   |   IDXV30 99.778 (0.8)   |   INFOBANK15 760.318 (6.85)   |   Investor33 353.585 (0)   |   ISSI 142.238 (0)   |   JII 514.346 (0)   |   JII70 174.038 (0)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 740.002 (5.61)   |   MBX 1338.07 (7.92)   |   MNC36 264.409 (0)   |   PEFINDO25 251.635 (0)   |   SMInfra18 228.656 (1.37)   |   SRI-KEHATI 297.818 (2.04)   |  

KPK Tahan 2 Eks Legislator Sumut, 1 Tersangka Reaktif Covid-19

Selasa, 28 Juli 2020 | 20:10 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan/atau 2014-2019 yang menyandang status tersangka kasus dugaan suap terkait fungsi dan kewenangan DPRD Sumatera Utara, Selasa (28/7/2020). Dua mantan legislator yang ditahan pada hari ini, yakni Ahmad Hosein Hutagalung dan Mulyani.

Keduanya menyusul 11 kolega mereka yang telah lebih dulu ditahan pada Rabu (22/7/2020) lalu.

KPK Tahan 11 Mantan Legislator Sumut

Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan, kedua tersangka ditahan di dua rutan berbeda untuk 20 hari pertama. Ahmad ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Sedangkan Mulyani bakalan mendekam di Rutan Gedung Merah Putih KPK.

"Dua tersangka ini ditahan selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 28 Juli 2020 sampai dengan 16 Agustus 2020," kata Karyoto saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta (28/7/2020).

Baca Juga:Terima Suap dari Gatot Pujo, 2 Legislator Sumut Dieksekusi KPK ke Lapas Tanjung Gusta

Sebelum ditahan, kedua tersangka telah mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Sedianya, KPK pada hari ini menahan satu mantan anggota DPRD Sumut lainnya, yakni Nurhasanah. Namun penahanan urung dilakukan lantaran Nurhasanah reaktif virus corona (Covid-19).

"Berdasarkan informasi yang kami terima, setelah yang bersangkutan rapid test didapatkan pula hasil reaktif sehingga KPK melakukan penjadwalan ulang pemanggilan yang waktunya akan kami informasikan lebih lanjut," kata Karyoto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kenang Jasa Pahlawan, Lanud SPR Ziarah ke TMP Kesuma Trikora

Ziarah ini jadi momentum bagi generasi penerus untuk dapat bercermin tentang nilai-nilai pengorbanan dan keteladanan yang dilakukan para pahlawan.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Optimalisasi Integrasi TNI-Polri Kunci Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat

Integrasi TNI, Polri, dan komponen bangsa lainnya wajib dipertahankan demi kelangsung pembangunan nasional, termasuk pembangunan SDM yang unggul.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Polri: Tidak Ada Ruang bagi Premanisme dan Aksi Kekerasan

Premanisme dan aksi kekerasan timbul karena adanya kevakuman, baik kevakuman hukum, kevakuman keadilan, maupun kevakuman pihak yang berwenang.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Kasus Maria Pauline, Polisi Periksa Tiga Bank Swasta

Polisi akan memeriksa tiga bank swasta terkait aliaran dana milik tersangka pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Iduladha, MUI Imbau Protokol Kesehatan Tetap Diterapkan

Ini sangat penting untuk mencegah potensi penularan Covid-19 demi menjaga keselamatan bersama.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Panglima Mutasi Ratusan Perwira Tinggi, Termasuk Wakasal dan Pangkostrad

Mutasi jabatan tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Kemsos Gelar Workshop Bagi Penyuluh Sosial untuk Hadapi New Normal

Kemsos menggelar workshop untuk meningkatan kapasitas pejabat fungsional penyuluh sosial dalam menghadapi era new normal.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Mafia Tanah Berkelindan dengan Mafia Peradilan

Selain oknum hakim yang bermain dalam masalah tanah, ada juga oknum jaksa dan polisi.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Jokowi: Masalah Tata Kelola Pemerintahan karena Banyak Aturan

Padahal sebenarnya tata kelola pemerintah dapat dilakukan secara langsung dan cepat.

NASIONAL | 28 Juli 2020

TNI-Polri Siap Kawal Pembangunan Nasional

Pembangunan SDM unggul merupakan tugas bersama dalam menciptakan bangsa yang kuat dan negara yang makmur.

NASIONAL | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS