Gubernur Bengkulu: Hutan Dapat Jadikan Petani Berdasi
INDEX

BISNIS-27 425.322 (8.25)   |   COMPOSITE 4870.04 (65.75)   |   DBX 940.805 (0.62)   |   I-GRADE 127.855 (3.04)   |   IDX30 401.317 (9.21)   |   IDX80 105.56 (2.21)   |   IDXBUMN20 265.398 (7.24)   |   IDXG30 112.997 (2.41)   |   IDXHIDIV20 357.483 (7.92)   |   IDXQ30 117.699 (2.61)   |   IDXSMC-COM 210.149 (1.62)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (4.1)   |   IDXV30 100.238 (1.41)   |   INFOBANK15 757.481 (15.94)   |   Investor33 352.266 (6.86)   |   ISSI 143.81 (2.04)   |   JII 518.901 (9.22)   |   JII70 176.231 (3.13)   |   KOMPAS100 949.983 (17.55)   |   LQ45 737.154 (16.46)   |   MBX 1342.99 (20.27)   |   MNC36 264.429 (5.23)   |   PEFINDO25 260.033 (2.03)   |   SMInfra18 229.972 (5.45)   |   SRI-KEHATI 296.897 (6.33)   |  

Gubernur Bengkulu: Hutan Dapat Jadikan Petani Berdasi

Minggu, 9 Agustus 2020 | 14:00 WIB
Oleh : Usmin / CAH

Bengkulu, Beritasatu.com - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, hutan dan manusia tidak bisa dipisahkan, karena keduanya memiliki hubungan erat yang tidak terpisahkan. Hutan juga berfungsi sebagai penyangga kehidupan, sehingga wajib hukumnya bagi setiap insan manusia untuk menjaganya agar tidak mengalami kerusakan. Dengan demikian ekosistem terus berjalan baik.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Rohidin Mersyah pada acara peringatan Hari Harimau Sedunia (Global Tiger Day), bertempat di kawasan hutan Mahoni, Damar dan Pinus (Madapi) di Desa Pal VIII, Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR), Kabupaten Rejang Lebong.

"Hutan bisa menjadi petani-petani berdasi, kususnya bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk mengelolanya dengan baik tanpa merusak kelestariannya," kata Gubernur Rohidin Mersyah, di Bengkulu, Minggu (9/8/2020).

Dikatakannya, jika hutan terjaga dengan baik dan ekosistemnya berjalan, maka tidak akan menimulkan malapetaka besar, seperti banjir dan longsor serta dampak lainnya. Untuk itu, dia menegaskan pentingnya masyarakat menjaga hutan agar tidak rusak.

Gubernur Rohidin berharap masyarakat Bengkulu, agar ikut berkontribusi menjaga kelestarian hutan di daerah ini, khususnya hutan lindung, TNKS dan hutan lainnya yang berfungsi sebagai penyangga kehidupan manusia.

"Hutan lindung dan TNKS di Bengkulu, merupakan tempat habitat bagi satwa dilindungi, seperti Harimau Sumatera, Badak, Rusa, Beruang dan satwa lainnya. Karena hutan ini harus dijaga kelestariannya dengan baik, sehingga satwa langka tersebut tidak kesulitan mendapatkan makanan," ujarnya.

Belakangan ini, kata Gubernur Rohidin sering masyarakat mengeluhkan harimau Sumatera muncul di sekitar perkampungan warga dan memangsa ternak masyarakat, seperti kambing. Hal ini terjadi karena hutan tempat mereka berlindung terusik oleh oknum masyarakat tidak bertanggung jawab.

Karena itu, Gubernur Rohidin minta masyarakat Bengkulu agar tidak membuka hutan lindung dan TNKS untuk dijadikan kebun tanaman keras, seperti kopi dan tanaman lainnya. Soalnya, jika hal ini terus dilakukan masyarakat, maka hutan lindung dan TNKS menjadi gundul dan ruang gerak satwa langka menjadi terbatas.

Hal ini menyebabkan satwa langka tersebut kesulitan mendapatkan makanan, karena hutan yang menjadi habitat sudah dibuka masyarakat dijadikan kebun tanaman keras. Akibatnya, satwa tersebut mencari makan di sekitar perkampungan warga.

"Inilah satu satu pemyebab harimau Sumatera di Bengkulu, sering muncul di wilayah perkampungan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wiratno mengatakan, masyarakat harus dapat menjadi agen yang ikut berperan dalam menjaga hutan dan kelestarian harimau Sumatera.

"Bisa kita rasakan hutan Madapi Bengkulu ini sejuk sekali. Kalau di Jakarta sangat sulit menghirup udara segar seperti ini. Bengkulu juga memiliki flora dan fauna endemik yang unik dengan hasil hutan unggulan. Karena itu, mari kita sama-sama jaga kelestarian hutan ini biar harimaunya juga tetap lestari," ujarnya.

Wiratno menambahkan, harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) merupakan subspesies harimau yang habitat aslinya berada di Pulau Sumatera, dan merupakan satwa yang terancam punah.

Karena itu, pihakinya mengajak masyarakat untuk lebih peduli sebagai upaya melindungi kelestarian Harimau Sumatera. Salah satunya melakukan upaya meningkatkan kepedulian terhadap usaha konservasi harimau tersebut, yakni dengan melindungi habitatnya di hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Terbitkan PP Alih Status Pegawai KPK Menjadi ASN

Pegawai KPK yang berstatus ASN nantinya memperoleh gaji dan tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Pasal 9.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Objek Wisata di Sumut Semakin Ramai Dikunjungi Wisatawan

Paling ramai dikunjungi masyarakat lokasi wisata Berastagi di Tanah Karo, pariwisata pantai di Serdang Bedagai, dan Danau Toba di Simalungun.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

15 Karyawan PT Spring Regal Indonesia di Sergai, Sumut Positif Covid-19

Ke-15 orang karyawan itu positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan dari laboratorium menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR).

NASIONAL | 9 Agustus 2020

PDIP Resmi Pecat Akhyar Nasution

Sebelum dipecat, Akhyar menjabat sebagai wakil ketua bidang organisasi di DPD PDIP Sumut.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Waspadai Erupsi Susulan Gunung Sinabung

Aparat TNI/Polri juga melakukan penjagaan di sejumlah jalan tikus yang dijadikan pintu masuk menuju desa yang berada di 4 kecamatan.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Kabupaten Bangka Berhasil Masuk Zona Hijau Covid-19

Kabupaten Bangka kembali ke zona hijau setelah satu orang pasien laki-laki Myz (20) warga Kota Sungailiat dinyatakan sembuh.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Paskibraka Tahun Ini Hanya 8 Orang

Jumlah anggota Paskibraka pada tahun ini juga dibatasi menjadi delapan orang dari yang tahun sebelumnya berjumlah 68 orang.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

PUPR Dorong Pembangunan Rusun Ponpes di Provinsi Riau

Beberapa lokasi rusun yang dibangun berada di tiga lokasi yakni dua tower di Kota Pekanbaru dan satu tower di Kabupaten Kampar.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Pasien Positif Covid-19 Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 67 Orang

Kali ini, ada sebanyak empat pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Ratusan Rumah di Mempawah Dapat Bantuan Perbaikan Rumah

Bupati Mempawah Herlina berharap Kementerian PUPR ke depan dapat memberikan lebih banyak bantuan Program BSPS di daerahnya.

NASIONAL | 9 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS