26 Santri Ponpes di Pati Terjangkit Covid-19

26 Santri Ponpes di Pati Terjangkit Covid-19

Senin, 10 Agustus 2020 | 20:06 WIB
Oleh : Stefi Thenu / CAH

Semarang, Beritasatu.com – Sebanyak 26 santri salah satu pondok pesantren (ponpes) di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terkonfimasi positif Covid-19, Minggu (9/8/2020). Jumlah itu menambah jumlah santri yang terinfeksi. Totalnya 35 santri ponpes itu yang terinfeksi Covid-19.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuturkan pihaknya segera mengambil tindakan yaitu mendampingi kasus santri di ponpes Pati yang kena Covid-19. Termasuk meminta korwilnya mendampinginya secara intens.

“Itu sudah kita coba dampingi, sudah kita cek. Maka tadi, ya Pati, ya Jepara atau ada yang masih kosong. Kosong itu dalam arti tesnya tidak optimal kayak Brebes, kita minta korwilnya mendampingi. Kita pantau terus dari kemarin,” kata Ganjar disinggung soal kasus Covid-19 yang menimpa santri sebuah ponpes di Pati, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantor Gubernur Jawa Tengah di Kota Semarang, Senin (10/8/2020).

Menurutnya, selain wilayah itu pihaknya juga memantau daerah lain seperti di Kota Tegal yang mana terjadi penambahan kasus. Yakni 26 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tegal diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Gubernur meminta pemerintah kota setempat memperbaiki regulasi, menghindari kerumunan, izin keramaian dikurangi, dan sejenisnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menambahkan untuk penanganan Covid-19 di pondok pesantren, pihaknya telah memberlakukan program Jogo Tonggo. Yang di antaranya juga menurun ke Jogo Santri. “Kita akan memastikan itu dan akan membuat perlombaan bagaimana memacu mereka, memacu masyarakat ini supaya menyiapkan mulai dari awal,” ujar Gus Yasin, sapaannya.

Untuk pondok pesantren di Pati tersebut, info yang diterimanya, pengelolanya telah menutup akses masuknya. Bahkan kemarin jadwal santri datang ponpes di Pati itu itu juga telah diundur. “Kita pantau terus. Kita imbau terus. Setiap pesantren yang sudah masuk penuh, kita ingatkan terus,” tutupnya.

Menanggapi adanya puluhan santri di pondok pesantren di Pati yang terinfeksi Covid-19, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah KH Ahmad Darodji menuturkan sejauh ini sejumlah pihak tak henti-hentinya melakukan pembahasan penanganan Covid-19 di lembaga pengajaran imu agama tersebut.

Sepengetahuannya, seluruh pondok pesantren di Jawa Tengah telah berupaya memberlakukan protokol kesehatan untuk santrinya. Namun yang agak sulit yaitu persoalan menjaga jarak satu sama lain. Bila ada kasus Covid-19 di pondok pesantren dan menjadi klaster baru, menurutnya hal itu terjadi karena mereka bergaul dengan orang luar. Mungkin ada orang tua santri, pengantar makanan, penjual obat-obatan,dan lainnya. “Karena mereka berkumpul, ya kena,” katanya.

Termasuk kasus Covid-19 di pondok pesantren di Kabupaten Pati, itu terjadinya karena santri bertemu dengan pihak luar. Begitu seorag santri kena Covid-19, maka menular ke temannya. “Ini sesuatu yang luar biasa. Dulnya kita kira hanya droplet, sekarang lewat airborne bisa (menular),” kata Darodji. (



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Menag Lantik Yohanes Bayu Samodro Jadi Dirjen Bimas Katolik

Menag berharap pelantikan pejabat eselon I menjadi amunisi baru bagi Kementerian Agama dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Mahfud: Terus Usut Aparat Terlibat Kasus Djoko Tjandra

Dikatakan Mahfud, kementeriannya akan terus mendorong agar oknum penegak hukum yang terlibat dalam kasus Djoko Tjandra ditindak secara tegas.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Kasus Surat Palsu Djoko Tjandra, Penyidik Periksa Brigjen Prasetijo Besok

Penyidik Bareskrim Polri akan kembali memeriksa Brigjen Prasetijo Utomo dalam kasus surat jalan palsu untuk Djoko Tjandra pada Selasa (11/8/2020) besok.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Laode Syarif: Hanya Kearifan MK Bisa Buat UU KPK Kembali ke Fitrah

Laode Syarif yang juga pimpinan Jilid IV periode 2015-2019 mengatakan hanya kearifan Hakim Konstitusi yang dapat membuat UU KPK kembali ke fitrahnya.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

348 Tenaga Medis di Sumut Positif Covid-19

Dari 346 tenaga medis yang terpapar Covid-19, 10 orang di antaranya merupakan dokter yang meninggal dunia.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Wali Kota Banjarbaru Meninggal Usai Terpapar Covid-19

Nadjmi sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Banjarbaru sebelum dirujuk ke RSUD Ulin karena kondisi memburuk.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

SIP Law Firm Pelopori Eco Law Office pada Hari Konservasi Alam Nasional

SIP Law Firm bekerja sama dengan lembaga atau komunitas dalam mengelola sampah agar tidak berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dan dapat berdayaguna.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Pemerintah Naikkan Jumlah Penerima Subsidi Gaji Tenaga Kerja Jadi 15,7 Juta

Ida Fauziyah mengatakan jumlah penerima bantuan Subsidi Gaji Tenaga Kerja dinaikkan menjadi 15,7 juta pekerja, dari awalnya 13,8 juta.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Rabu, Penyidik Tetapkan Tersangka Baru Surat Palsu Djoko Tjandra

Belum disebutkan siapa tersangka baru yang dibidik dalam kasus surat palsu Djoko Tjandra.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Polri Siap Hadapi Praperadilan Pengacara Djoko Tjandra

Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking telah ditahan setelah jadi tersangka dengan jeratan Pasal 263 ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu.

NASIONAL | 10 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS