Jarang Terbang, Pilot Maskapai Penerbangan Ini Terpaksa Jualan Mie Ayam
INDEX

BISNIS-27 434.406 (1.13)   |   COMPOSITE 4934.09 (10.52)   |   DBX 924.804 (3.31)   |   I-GRADE 130.838 (0.06)   |   IDX30 413.425 (0.53)   |   IDX80 108.094 (0.16)   |   IDXBUMN20 272.657 (-1.08)   |   IDXG30 115.379 (0.54)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-0.48)   |   IDXQ30 120.916 (0.27)   |   IDXSMC-COM 211.116 (0.24)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (0.92)   |   IDXV30 102.468 (0.36)   |   INFOBANK15 776.883 (1.39)   |   Investor33 360.093 (0.83)   |   ISSI 144.765 (0.4)   |   JII 523.909 (0.94)   |   JII70 177.568 (0.29)   |   KOMPAS100 966.07 (1.78)   |   LQ45 756.376 (1.43)   |   MBX 1366.8 (2.63)   |   MNC36 270.277 (0.39)   |   PEFINDO25 258.891 (0.48)   |   SMInfra18 233.321 (-0.03)   |   SRI-KEHATI 303.606 (0.27)   |  

Jarang Terbang, Pilot Maskapai Penerbangan Ini Terpaksa Jualan Mie Ayam

Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:47 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH

Tangerang, Beritasatu.com - Menjalani karier menjadi pilot sebuah maskapai penerbangan selama 13 tahun tak lantas membuat Megah Putra Perkasa bisa mendapat kehidupan yang mapan. Megah justru sekarang sedang menjalani tantangan lantaran pandemi Covid-19 membuat dirinya lebih banyak menganggur akibat maskapai tempatnya bekerja membatasi jumlah penerbangan.

Tidak ingin berdiam diri, Megah memberanikan diri banting stir menjadi penjual mie ayam. Ini dilakukan agar dapur rumahnya tetap ngebul.

Warung mie ayam yang diberinama warung makan Majelis itu dibuka dibilangan Ruko Granada Square BSD Tangerang Selatan. Dengan bisnis baru itu, Megah mengaku sangat terbantu dari sisi ekonomi meski pekerjaan barunya itu sangat jauh berbeda dengan pekerjaannya sebagai seorang pilot.

"Sewaktu mulai ada pembatasan, kira-kira bulan April ya, saya bersama teman-teman yang lain sudah mulai dirumahkan karena tidak ada penerbangan waktu itu. Akhirnya saya waktu itu mencoba berjualan pakaian secara online untuk memenuhi kebutuhan di rumah. Namun hasilnya ternyata enggak cukup. Apalagi dengan anak empat dan masih bersekolah yang butuh biaya banyak. Sempet juga ngerasa putus asa," ungkap Megah ketika ditemui, Kamis (13/8/2020).

Inspirasi membuka bisnis kuliner dengan berdagang mie ayam sebenarnya didapat dari media sosial. Dia melihat rekannya sesama pilot membuka usaha warung seafood dengan menjual ikan laut. Lalu dirinya yang sempat belajar memasak pun mencoba mencari bisnis kuliner yang tepat untuknya yang kemudian dijadikan ladang baginya mencari rezeki baru di tengah pandemi Covid-19.

"Saat memulai berdagang mie ayam, saya sama sekali gak punya modal apa-apa. Gerobak gak ada, panci gak punya, piring dan mangkok serta peralatan masak dan makan gak ada. Tapi saya sedikit demi sedikit beli dengan sisa uang tabungan. Bersyukur sekarang sudah punya tempat berkat usaha dan bantuan teman yang kebetulan jadi pemilik foodcourt di BSD. Disitu saya akhirnya bisa berjualan dan mencoba peruntungan baru," lanjutnya.

Merubah profesi dari profesi pilot menjadi seorang pedagang mie ayam memang membuatnya banyak mengambil hikmah. Lantaran kedisiplinan dan keteguhan tekadnya untuk tetap berkarya dan memiliki usaha di tengah pandemi menjadi modal kuatnya untuk terus berdagang makanan.

"Saya sejak kecil diajarkan disiplin dan tekun dalam menjalani profesi apapun. Terlebih saat saya didik menjadi seorang pilot membuat diri saya tertempa untuk tetap istiqomah untuk menjalani pekerjaan ini. Saya juga enggak pernah malu dengan profesi baru saya yang sebagian orang mungkin anggap biasa ketimbang dulu saya menjadi pilot," tuturnya.

"Dari hal ini, saya banyak belajar tentang arti kehidupan. Saya juga sekarang jadi lebih banyak dekat dengan istri, anak dan keluarga saya. Saya juga sekarang senang bisa bantu anak-anak mengerjakan PR mereka. Pastinya saya juga jadi tertempa dimana dengan pekerjaan ini saya juga mau kasih tahu masyarakat diuar sana agar terus berusaha meski tengah dalam pandemi covid," tandasnya.

Meski kini menekuni bisnis kulinernya, Megah tetap menjalani aktivitasnya sebagai seorang pilot bila ada panggilan baginya untuk terbang. Walau kesibukannya menjadi pengemudi pesawat kini bukan jadi profesi utamanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Arief Poyuono: IDI Harus Bisa Buktikan Bukan ‘Kacung WHO’

Dengan melaporkan ke polisi bisa diartikan bahwa IDI memang tidak mampu membuktikan bahwa kritik itu salah.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Bupati Manggarai Diminta Tidak Lindungi Terduga Koruptor

Bupati Manggarai, NTT, Deno Kamelus diminta tidak melindung terduga mantan Kepala Desa Goloworok, Fransiskus Darius Syukur.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Penanganan Bahaya Karhutla dan Covid-19 Harus Berfokus pada Mitigasi

Pada 2020 bahaya karhutla kembali mengancam dan kali ini datang bersamaan dengan pandemi Covid-19.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Presiden Anugerahi Ahmad Muzani Bintang Jasa Utama

Politisi kelahiran Tegal, Jawa Tengah ini menyampaikan berterima kasih atas anugerah bintang jasa ini.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Gunung Sinabung Tiga Kali Erupsi dalam Sehari

Erupsi pertama Gunung Sinabung pada Kamis pagi sekitar pukul 06.07 WIB, dengan membentuk kolom abu vulkanik setinggi 1.000 meter.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Kepala BP2MI Akan Jatuhkan Sanksi Tegas ASN yang Khianati Pancasila

ASN BP2MI lakukan sumpah setia kepada Pancasila.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Karhutla di Jambi Capai 227 Hektare

Karhutla yang banyak terbakar di Provinsi Jambi tersebut tersebar di sekitar kawasan perkebunan kelapa sawit.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Jokowi Kukuhkan 8 Anggota Paskibraka di Istana Negara

Delapan anggota Paskibraka tersebut menggunakan masker dan faceshield atau pelindung muka.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Sektor Swasta Harus Lebih Masif Berkontribusi Atasi Perubahan Iklim

The Global Risks Report 2020l melaporkan 5 risiko teratas yang mengancam umat manusia pada 10 tahun ke depan yang semuanya terkait iklim dan lingkungan.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Penegakan Disiplin Bermasker, Mendagri: Harus Ada Sanksi

Pemerintah daerah pun diharapkan memiliki peraturan daerah yang dapat mengatur kewajiban mengenakan masker.

NASIONAL | 13 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS