30 Tenaga Medis Terpapar Covid-19, RS Haji Medan Diminta Evaluasi Sistem Kerja
INDEX

BISNIS-27 434.406 (2.5)   |   COMPOSITE 4934.09 (24.53)   |   DBX 924.804 (1.41)   |   I-GRADE 130.838 (0.47)   |   IDX30 413.425 (1.99)   |   IDX80 108.094 (0.53)   |   IDXBUMN20 272.657 (0.28)   |   IDXG30 115.379 (0.8)   |   IDXHIDIV20 370.721 (1.14)   |   IDXQ30 120.916 (0.52)   |   IDXSMC-COM 211.116 (0.7)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (1.66)   |   IDXV30 102.468 (0.69)   |   INFOBANK15 776.883 (5.15)   |   Investor33 360.093 (2.02)   |   ISSI 144.765 (0.68)   |   JII 523.909 (1.97)   |   JII70 177.568 (0.73)   |   KOMPAS100 966.07 (5.34)   |   LQ45 756.376 (4.11)   |   MBX 1366.8 (7.49)   |   MNC36 270.277 (1.51)   |   PEFINDO25 258.891 (0.73)   |   SMInfra18 233.321 (0.93)   |   SRI-KEHATI 303.606 (1.6)   |  

30 Tenaga Medis Terpapar Covid-19, RS Haji Medan Diminta Evaluasi Sistem Kerja

Jumat, 14 Agustus 2020 | 14:02 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / CAH

Medan, Beritasatu.com - Rumah Sakit (RS) Haji di Jalan Williem Iskandar Medan dinilai menjadi klaster terbesar dalam penyebaran Covid-19. Tercatat, ada sebanyak 30 orang tenaga medis yang sudah terpapar. Dua orang di antaranya, yakni dokter Aldreyn Asman About dan seorang perawat di rumah sakit tersebut, Rasyidah Ulfah, dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Kadinkes Sumut), Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, jumlah tenaga medis yang terpapar virus corona ini belum termasuk pasien maupun keluarga pasien yang tertular dari klaster Covid-19 di RS Haji Medan. Potensi pasien dan pengunjung tertular virus corona dari klaster ini memungkinkan terjadi. Ada ratusan pasien (bukan Covid-19) yang dirawat di rumah sakit itu.

"Kami sudah memberikan berbagai saran dan masukan atas kasus Covid-19 yang sedang terjadi di rumah sakit milik pemerintah ini. Termasuk meminta pihak rumah sakit untuk mengevaluasi sistem kerja tenaga medis, dan bentuk pelayanan yang diberikan kepada pasien maupun pengunjung," ujar Alwi Mujahit Hasibuan kepada Beritasatu.com, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga:Terpapar Covid-19, Seorang Perawat RS Haji Medan Meninggal

Alwi Mujahit menyebutkan, standar operasional prosedur (SOP) di rumah sakit itu pun harus ditingkatkan, sehingga penyebaran virus tidak semakin meluas. Selain itu, pihak rumah sakit sudah dapat mengambil sejumlah langkah dan kebijakan dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona, termasuk kelemahan yang menimbulkan klaster.

"Kita tidak mau melakukan intervensi atas kasus baru Covid-19 yang terjadi di RS Haji Medan. Namun, kita sudah memberikan saran untuk dipertimbangkan, apakah perlu dilakukan langkah penutupan sementara atau hanya penutupan sebagian. Keputusan ini dapat diambil bila sudah diketahui tingkat penyebaran virus corona," katanya.

Menurutnya, tim dari Dinas Kesehatan Sumut sudah melakukan peninjauan ke RS Haji Medan. Setelah melakukan kunjungan itu, pihaknya meminta pihak rumah sakit untuk memberikan laporan atas kasus penyebaran Covid-19 di rumah sakit tersebut. Termasuk langkah yang akan diambil untuk mengantisipasi dampak terburuk.

Baca Juga:Jumlah Dokter Meninggal Akibat Covid-19 di Sumut Bertambah

"Mereka sudah memberikan laporan melalui surat resmi atas penanganan dan peristiwa yang sedang terjadi. Namun, laporan yang mereka berikan tidak menjawab persoalan. Jika penyebaran dan penularan virus semakin buruk maka tidak tertutup kemungkinan dibuat keputusan menutup sementara rumah sakit itu," sebutnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Whiko Irwan menyampaikan, 30 orang tenaga medis di RS Haji Medan, yang terpapar virus corona tersebut, sudah masuk dalam jumlah 348 orang tenaga medis di Sumut, yang dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 12 orang di antaranya merupakan dokter yang meninggal dunia.

"Jumlah 348 orang tenaga medis itu juga bagian dari kasus 5.358 orang yang dinyatakan positif Covid-19, sampai Kamis malam kemarin. Berdasarkan jumlah itu, sebanyak 2.336 orang dinyatakan sembuh dan 237 orang meninggal dunia. Untuk spesimen yang sudah diambil 28.255 orang. Jumlah kasus positif ini dipastikan bertambah karena testing, tracing dan treatment (3T) secara masif," jelasnya.

Adapun rincian 348 orang tenaga medis yang terpapar virus corona itu meliputi, 40 orang dokter spesialis, 13 orang peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS), 29 orang dokter umum, 207 orang perawat, 29 orang bidan dan 30 orang analis di laboratorium. Sebagian dari mereka yang terpapar sudah sembuh.

Sebanyak 12 orang dokter lain yang meninggal dunia yang meninggal akibat terpapar virus corona adalah dokter Sabar Tuah Barus, dokter Ahmad Rasyidi, dr Ucok Martin SpP, dr Irsan Nofi Hardi Nara Lubis SpS, dr Anna Mari Ulina Bukit, dr Aldreyn Asman Aboet SpAN, KIC, dan juga dr Andika Kesuma Putra, SpP (K). Kemudian, 4 orang dokter lainnya yang meninggal karena Covid-19 ini, yakni dr Herwanto SpB dari IDI Kisaran, dr Maya Norismal Pasaribu dari IDI Labuhanbatu Utara, dr M Hatta Lubis SpPD dari IDI Padang Sidimpuan, dan dr H Muhammad Arifin Sinaga MAP dari IDI Langkat.

Whiko menyebutkan, angka kesembuhan penderita Covid-19 sampai 13 Agustus 2020, terdapat peningkatan menjadi 42,95 persen, dibanding akhir tahap I penanggulangan Covid-19 Sumut yang hanya sebesar 26,11 persen. Demikian pula angka kematian per 9 Agustus 2020 didapatkan penurunan menjadi 4,67 persen, dibandingkan akhir tahap I penanggulangan covid-19 Sumut sebesar 5,93 persen.

"Angka angka ini menunjukkan kemajuan dalam penanggulangan Covid-19 di Sumut dan menjadi motivasi kita untuk terus konsisten berjuang menanggulangi pandemi Covid-19. Untuk menekan jumlah petugas kesehatan maupun masyarakat terpapar Covid-19, marilah kita semua mendukung perjuangan para petugas kesehatan kita dengan tidak menambah penderita baru Covid-19 di Sumut," ungkapnya.

Menurutnya, peranan masyarakat akan meringankan beban kerja tenaga medis dalam merawat penderita Covid. Bila seluruh masyarakat melaksanakan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19, yaitu dengan disiplin menggunakan masker, jaga jarak interaksi 2 meter, rajin mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir serta hindari kerumunan orang banyak, maka bisa menuntaskan pandemi Covid-19 di daerah tersebut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

3 Bulan, 72 Tersangka Teroris Se-Indonesia Dibekuk

Penangkapan terhadap para terduga pelaku teroris ini dilakukan guna mencegah mereka sebelum melakukan aksi teror.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Unhan Tambah Guru Besar Ilmu Pertahanan

Bertambahnya guru besar bagi Unhan patut disyukuri bersama karena mutu dan eksistensi Unhan semakin unggul.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Jasa Marga Prediksi Hari Ini Mulai Terjadi Puncak Arus Mudik

Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik dengan volume lalu lintas (lalin) keluar Jakarta pada 14-15 Agustus 2020 sebesar 322.437 kendaraan atau meningkat 8,5%.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Jokowi Apresiasi Kinerja Cepat BPK, MA, KY, dan MK

Guna memperluas akses bagi pencari keadilan, MA menambah layanan pos bantuan hukum dan memodernisasi manajemen perkara melalui layanan pengadilan elektronik.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Kemhub Batasi Angkutan Barang di Tol Jakarta-Cikampek

Angkutan barang arah ke Jawa mulai dari Gerbang Tol Cikarang Barat hingga Gerbang Tol Palimanan dan akan dialihkan menuju jalan arteri.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Jokowi Soroti Media Digital yang Hanya Mendulang Click dan Menumpuk Like

Media digital seharusnya didorong untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Sambut HUT RI Ke-75, Kominfo Gelar Lomba Podcast

Melalui podcast, peserta lomba dapat memberikan pandangan dan pengalaman dalam memaknai nilai kemerdekaan di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Jokowi Minta Tingkatkan Ketahanan Pangan untuk Atasi Krisis

Jaga ketahanan pangan dengan menjamin kelancaran rantai pasokan makanan dari hulu produksi sampai hilir distribusi, ke seluruh wilayah negeri.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Jokowi: Pemerintah Tidak Main-main Berantas Korupsi

Upaya pencegahan harus ditingkatkan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Resmikan Tentrem Saat Pandemi, Irwan: Saya ingin Ekonomi Pulih

Irwan mengatakan, pembukaan hotel ini juga diharapkan bisa menggerakkan perekonomian di Kota Semarang karena operasional hotel membutuhkan banyak tenaga kerja.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS