Putra Amien Rais Ribut di Pesawat, Ini Komentar Dirut Garuda
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.53)   |   COMPOSITE 4934.09 (-11.31)   |   DBX 924.804 (1.26)   |   I-GRADE 130.838 (-0.44)   |   IDX30 413.425 (-1.07)   |   IDX80 108.094 (-0.33)   |   IDXBUMN20 272.657 (-2.37)   |   IDXG30 115.379 (0)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-1.96)   |   IDXQ30 120.916 (-0.27)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.59)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.71)   |   IDXV30 102.468 (-0.38)   |   INFOBANK15 776.883 (-0.24)   |   Investor33 360.093 (-0.38)   |   ISSI 144.765 (-0.44)   |   JII 523.909 (-1.39)   |   JII70 177.568 (-0.58)   |   KOMPAS100 966.07 (-2.39)   |   LQ45 756.376 (-1.77)   |   MBX 1366.8 (-3.87)   |   MNC36 270.277 (-0.63)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.96)   |   SMInfra18 233.321 (-1.13)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.63)   |  

Putra Amien Rais Ribut di Pesawat, Ini Komentar Dirut Garuda

Jumat, 14 Agustus 2020 | 18:20 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH

Tangerang, Beritasatu.com - Direktur Utama Maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra akhirnya buka suara terkait keributan yang melibatkan Mumtaz Rais.Putra Amien Rais itu terlibat keributan dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pamolango dan awak kabin Garuda Indonesia GA 643 yang melayani rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Kamis (13/8/2020) kemarin.

Keributan diduga dipicu tindakan Mumtaz yang menggunakan handphone di pesawat.

Soal ini, Irfan menegaskan pada prinsipnya, Garuda Indonesia memastikan bahwa perusahaannya berupaya berkomitmen untuk selalu menegakkan aturan keamanan dan keselamatan penerbangan secara ketat terhadap seluruh penumpang selama penerbangan.

"Kami juga turut menyampaikan apresiasi kepada penumpang yang senantiasa mendukung penegakan aturan keselamatan penerbangan. Kami meyakini komitmen penerapan keselamatan pada operasional penerbangan dapat berjalan dengan optimal dengan adanya dukungan dan peran serta seluruh penumpang dalam mematuhi aturan keselamatan penerbangan yang berlaku," ungkap Irfan saat dihubungi media, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga:Gunakan HP di Pesawat, Mumtaz Rais Adu Mulut dengan Pramugari dan Wakil Ketua KPK

Irfan menyatakan awak Garuda yang bertugas dalam pesawat GA 643 itu telah melakukan prosedur yang benar dengan mengupayakan informasi kepada penumpang untuk menjalani prosedur yang diterapkan saat melakukan penerbangan dengan pesawat.

"Peristiwa tersebut dipicu oleh salah satu penumpang di kelas bisnis yang kedapatan menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan ketika pesawat tengah melakukan refueling sewaktu transit di Makassar. Sesuai aturan keselamatan penerbangan, awak kabin telah menyampaikan reminder kepada penumpang itu sebanyak tiga kali. Namun demikian penumpang yang dimaksud tidak mengindahkan pemberitahuan tersebut serta menyampaikan teguran kepada awak kabin yang bermaksud mengingatkan," lanjutnya.

"Hal tersebut mengakibatkan penumpang lain yang juga duduk di kelas bisnis turut menegur penumpang bersangkutan sehingga adu argumen antar penumpang. Dirinya memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap awak kabin yang mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan khususnya ketika berupaya menerapkan aturan keselamatan penerbangan terhadap penumpang," tambahnya.

Dikatakan Irfan, atas laporan salah satu penumpang yang terlibat adu argumen, masalah ini tengah ditangani oleh pihak berwajib. Garuda Indonesia dikatakannya memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap awak kabin yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan khususnya ketika berupaya menerapkan aturan keselamatan penerbangan terhadap penumpang.

"Garuda sendiri siap memberikan keterangan bila mana nanti ada pemeriksaan dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut sesuai dengan kejadian yang sebenar-nya. Dan kami siap menghadirkan kabin crew yang bertugas dalam penerbangan itu bila memang dibutuhkan," tandasnya.

Sementara itu Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol.Adi Ferdian Saputra membenarkan adanya pelaporan Wakil Ketua KPK, Nawawi Pamolango terkait keributan dengan putra bungsu Amien Raiz itu.

"Iya benar (adanya pelaporan). Kami akan mendalami kasus ini, dan sejauh ini kami telah berupaya memintai keterangan dari yang bersangkuta (pelapor) dan akan sesegera mungkin memanggil saksi yakni kabin kru pesawat Garuda GA 643 dan juga dari saudara Mumtaz Raiz," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Reformasi Digital untuk Persiapkan Generasi Emas

Sektor informasi telekomunikasi justru tumbuh 10,88% pada kuartal II 2020 dari kuartal I 2020 9%, di saat sektor-sektor lainnya terkontraksi.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Ini Persyaratan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning

Seperti zona hijau, pembukaan sekolah di zona kuning harus mengantongi izin pemda dan orang tua.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Gunakan HP di Pesawat, Mumtaz Rais Adu Mulut dengan Pramugari dan Wakil Ketua KPK

Cekcok Mumtaz Rais dengan pramugari menjadi keributan setelah pegawai KPK Pamolango Nawawi ikut menegur lantaran putra Amien Rais menggunakan hp di pesawat.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Amien Rais Sebaiknya Luruskan Perilaku Anak-anaknya

Amien Rais diminta intropeksi diri.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Ketua DPR : APBN 2021 Diarahkan Untuk Penguatan Kesehatan

Ketua DPR RI, Puan Maharani menekankan agar kebijakan APBN tahun 2021 lebih diarahkan kepada penguatan bidang kesehatan.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Teruskan Bansos, Jokowi Anggarkan Perlindungan Sosial Sebesar Rp 419,3 T di 2021

Antisipasi pemulihan ekonomi, pemerintah alokasikan anggaran perlindungan sosial dalam RAPBN 2021 Rp 419,3 triliun.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Direksi Asuransi Disebut Berwenang Ubah Kebijakan Strategi Investasi

Direksi perusahaan asuransi memiliki kewenangan melakukan perubahan pedoman investasi, termasuk perubahan kebijakan strategi investasi.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Masuk Zona Merah, KBM Tatap Muka di Garut Batal Dilaksanakan

Disdik Jawa Barat membatalkan kegiatan belajar mengajar tatap muka tingkat SMA/SMK di Kabupaten Garut karena wilayah tersebut masuk zona merah Covid-19.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Erupsi Sinabung, Warga Diminta Waspada Lahar Panas

Aktivitas Gunung Sinabung masih membahayakan bagi masyarakat maupun wisatawan jika berani masuk ke zona merah.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Lima Tersangka Pelaku Karhutla di Jambi Jalani Proses Hukum

Para pelaku karhutla yang berhasil diamankan di Jambi baru perorangan, belum ada tersangka korporasi.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS