Wapres Beberkan Bukti Pencapaian Pembangunan Nasional Pemerintah Cukup Membanggakan
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Wapres Beberkan Bukti Pencapaian Pembangunan Nasional Pemerintah Cukup Membanggakan

Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:24 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyatakan bahwa pencapaian pemerintah sesuai yang dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 cukup membanggakan. Capaiannya hanya terganggu ketika pandemi covid-19 tiba.

"Capaian pembangunan nasional sebagaimana dicanangkan dalam RPJMN 2020-2024, sebelum terjadinya wabah Covid-19, cukup membanggakan diberbagai bidang," kata Wapres dalam pidatonya yang disampaikan secara virtual saat perayaan Hari Konstitusi, Selasa (18/8/2020).

Misalnya yang terkait dengan butir pertama amanat Pembukaan UUD 45, melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Wapres mengatakan terjadi peningkatan Indeks Demokrasi dari 72,39 pada tahun 2018 menjadi 74,92 pada 2019.

Baca Juga; Infrastruktur 5 Destinasi Super Prioritas Dituntaskan Hingga Akhir 2020

Lalu peningkatan kapasitas pelayanan dan perlindungan WNI dan badan hukum Indonesia di luar negeri dari 22.240 kasus pada semester II tahun 2019 menjadi 28.596 kasus pada semester I tahun 2020. Indeks Pembangunan Hukum dari 0,61 tahun 2018 menjadi 0,62 pada 2019. Dan Tingkat Kejahatan atau crime rate yang menurun dari 93 orang/100.000 penduduk pada tahun 2019 menjadi 50 orang/100.000 penduduk pada semester I tahun 2020.

Di bidang kesejahteraan masyarakat yang terkait amanat kedua, pemerintah juga mencatatkan banyak capaian. Misalnya prevalensi stunting pada balita yang mencapai 37,21 pada tahun 2013 telah turun menjadi 27,67 pada tahun 2019. Tingkat Kemiskinan yang 11,22 persen pada tahun 2015 turun menjadi 9,78 persen pada Maret 2020.

Baca Juga; Jokowi Minta Penurunan Stunting Fokus di 10 Provinsi

"Dan meningkatnya Cakupan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN dari 61,5 persen tahun 2015 telah mencapai 81,86 persen dari seluruh populasi pada bulan Juni 2020," ulas Wapres.

Terkait dengan amanat ketiga, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, pemerintah antara lain juga telah berhasil melaksanakan perbaikan akses serta pemerataan pendidikan antarkelompok ekonomi. Seperti tercatat dengan angka partisipasi kasar yang meningkat di semua jenjang pendidikan dan semua kelompok ekonomi. Itu semua bisa terjadi sebagai hasil dari berbagai intervensi seperti bantuan operasional sekolah, bantuan operasional penyelenggaraan untuk PAUD dan pendidikan kesetaraan, dan melalui dana alokasi khusus non fisik.

Sementara pelaksanaan amanat keempat yaitu turut menciptakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial, telah diwujudkan dengan berbagai hal. Antara lain konsistensi RI dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, terjaganya stabilitas kawasan dan peran aktif dalam menjaga perdamaian global.

"Serta keberhasilan Indonesia yang terpilih menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 1999-2020," pungkas Wapres.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19 Jateng Siapkan Operasi Penegakan Serentak

Rencananya operasi akan dimulai pekan depan setelah melalui tahap sosialisasi kepada masyarakat.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Jateng Bentuk Tim Persiapan Pembelajaran Kebiasaan Baru

Tim ini dibentuk di tingkat provinsi dan cabang dinas untuk mengawal persiapan pembukaan sekolah.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Polisi Tangkap 10 Pelaku Penyerangan Rumah Habib Umar Assegaf di Solo

Dari 10 orang penyerang yang ditangkap, enam di antaranya termasuk S resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Wawan: BIN Rangkul Eks Napiter Kembali ke NKRI

Rehabilitasi eks Napiter merupakan upaya memanusiakan manusia sekaligus upaya memberikan kesempatan kedua untuk menebus kesalahannya di masa lalu.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Akibat Covid-19, Gedung DPRD Medan Ditutup 14 Hari

Gedung DPRD Medan terpaksa ditutup selama 14 hari setelah dua orang kepala sub bagian (Kassubag) dinyatakan positif Covid-19.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Mahasiswi Asal Jember Menangi Lomba Pidato Pancasila BNPT

Pengumuman pemenang secara daring dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia (RI).

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Pentingnya Bangun Manpower Planning

Pemerintah diharapkan membangun manpower planning atau perencanaan sumber daya manusia (SDM).

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Dinkes Sumut: Hubungi Kami jika RS Butuh APD Covid-19

Bila manajemen rumah sakit tidak memiliki biaya untuk membeli APD maka sebaiknya segera dilaporkan ke dinas kesehatan.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Demokrasi Dinilai Harus Wujudkan Kesejahteraan

Demokrasi merupakan jembatan emas untuk mengelola suatu negara menjadi lebih baik. Demokrasi sepatutnya dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Kabupaten Toba Mulai Belajar Tatap Muka

Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), telah menerapkan belajar tatap muka.

NASIONAL | 18 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS