Situasi Memanas, Polisi Tambah Personel di Sugapa
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Situasi Memanas, Polisi Tambah Personel di Sugapa

Selasa, 22 September 2020 | 19:38 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan akan melakukan penambahan personel di Intan Jaya setelah terjadinya penembakan yang menewaskan Pendeta Yeremias Zanambani di Kampung Bomba Distrik Hitadipta Kabupaten Intan Jaya, Papua Minggu (20/9/2020).

Paulus akan melakukan pertemuan dengan Pangdam Kodam XVII Cenderawasih guna pembahasan permasalahan itu dan mengambil langkah cepat dalam penanganan kelompok separatis.

“Kita kita akan fokus penambahan anggota di sana untuk, melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB. Namun (tak mudah) karena kini berimbas kepada maskapai yang enggan mengangkut Aparat Keamanan TNI-Polri,” kata Paulus dalam keterangan tertulis Selasa (22/9/2020).

Pertimbangan maskapai untuk tidak mengangkut aparat dikarenakan faktor keselamatan. Hal itu dinilai wajar saja bagi mereka setelah teror yang di lontarkan oleh juru bicara TPNPB OPM Sebby Sambon yang berdurasi 1 menit 20 detik yang viral media sosial pada Sabtu 19 September 2020 lalu.

Dalam video tersebut Sebby menyebutkan bahwa prajurit dari TNPN OPM tidak segan-segan menembaki pesawat yang mengangkut aparat keamanan.

Lebih lanjut Paulus menegaskan penembakan yang menewaskan Pendeta Yeremias dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Penembakan yang menewaskan Pendeta Yeremias di Kampung Hitadipa bukan dilakukan oleh aparat Keamanan. Mengingat wilayah tersebut dikuasai oleh KKB,” kata Paulus.

Paulus menyebut jika tudingan dari berbagai pihak yang menyebutkan penembakan itu dari TNI-Polri adalah keliru karena ditempat tersebut tidak ada aparat keamanan. Bahkan wilayah itu basis yang ditempati lima kelompok dari KKB.

“Para tokoh yang mengaku sebagai pemimpin untuk tidak berkomentar atau menuding. Mari kita mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang akan dilakukan oleh aparat baik itu Polri maupun TNI,” tambah putra asli Kaimana, Papua yang tumbuh besar di Surabaya ini.

Selain itu Petrus juga yakin bahwa penembakan yang dilakukan oleh KKB terhadap seorang Pendeta di Intan Jaya, sengaja di politisi oleh beberapa oknum untuk mengarah pada sidang PBB nantinya.

“Ini propaganda yang dilakukan mengingat akan digelarnya sidang PBB, dan kita semua paham tentang itu. Jadi beberapa para pihak yang mencoba mendramatisasi kejadian tersebut,” sambungnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Belajar dari Selandia Baru: Jangan Beri Panggung Teroris

Jangan beri panggung kepada teroris.

NASIONAL | 22 September 2020

Operasi Yustisi, Denda Hampir Rp 1 M

Denda pelanggaran bagi protokol kesehatan Covid-19 mencapai RP 924,17 juta.

NASIONAL | 22 September 2020

Mendagri : Gunakan Mekanisme Hukum Jika Tidak Lolos Penetapan Calon

Bakal calon kepala daerah yang tak lolos KPU jangan anarkis.

NASIONAL | 22 September 2020

Indonesia Akan Lakukan Uji Klinis II Vaksin Covid-19 GX 19 dari Genexine

Vaksin Covid-19 GC 19 tersebut diproduksi Genexine Inc, perusahaan farmasi asal Korea Selatan.

NASIONAL | 22 September 2020

Kasus Covid-19 di Palu Meningkat, RS Rujukan Khawatir Kelebihan Kapasitas

Saat ini ada 11 pasien Covid-19 di RS Anutapura dari kapasitas 12 pasien yang tersedia.

NASIONAL | 22 September 2020

Mahfud MD: Kampanye Lebih Banyak Secara Daring

Hal itu harus dilakukan karena pelaksanaan Pilkada dilakukan di tengah penyebaran virus corona (Covid-19).

NASIONAL | 22 September 2020

Kasus Pemerasan dan Pelecehan di Bandara, Oknum Petugas Medis Tersangka

Penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta telah menetapkan oknum petugas medis rapid test berinisial EFY sebagai tersangka.

NASIONAL | 22 September 2020

Pembangunan Berkelanjutan Penting Guna Perkuat Daya Saing

Pemerintah nasional selaku pembuat kebijakan, sektor usaha, para profesional, maupun publik yang lebih luas, turut memperhatikan prinsip keberlanjutan.

NASIONAL | 22 September 2020

Ideologi Salafi Jihadis Masih Akan Jadi Ancaman Serius

Ancaman teroris di Indonesia pada waktu-waktu mendatang masih cukup serius dan karena itu patut diwaspadai, terutama dari penganut ideologi salafi jihadis.

NASIONAL | 22 September 2020

Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme Dinilai Sudah Tepat

Sinergitas TNI dan Polri sesuai amanat UU harus menjalin kerja sama dengan semua instansi dalam dan luar negeri.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS