Lima Tenaga Kesehatan di Pandeglang Posiiitf Terpapar Covid-19
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Lima Tenaga Kesehatan di Pandeglang Posiiitf Terpapar Covid-19

Selasa, 22 September 2020 | 22:09 WIB
Oleh : Laurens Dami / CAH

Pandeglang, Beritasatu.com - Sebanyak lima tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Pandeglang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab. Kelima nakes tersebut bekerja di puskemas.

Berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang diketahui 4 orang nakes berasal dari Puskesmas Cadasari dan satu orang lagi dari Puskesmas Cikupa. Kedua puskesmas itu ditutup selama lima hari untuk mencegah penularan Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pandeglang, Eniyati menjelaskan, kelima nakes yang terpapar Covid-19 itu belum diketahui sumbernya dari mana. Apakah dari klaster keluarga atau dari pasien yang berobat, belum diketahui secara pasti.

“Ada dua kemungkinan. Ada yang suaminya bekerja di luar mungkin terpapar dari suaminya karena suaminya lebih dulu positif di luar. Bisa juga dari pasien. Apalagi mereka selalu komunikatif dengan pasien. Dinas Kesehatan Pandeglang sedang melakukan tracing,” ujarnya, Selasa (22/9/2020).

Eniyati menjelaskan, kelima nakes yang terpapar Covid-19 itu, setelah dicek selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sudah disediakan oleh Dinas Kesehatan saat bertugas. Sedangkan untuk status kelima orang ini masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

“Banyak kemungkinan mereka terpapar di luar, sebab di dalam Puskesmas itu mereka menggunakan APD. Yang pastinya mereka terpapar di mana saya kurang begitu paham. Sekarang diisolasi mandiri karena mereka sebagai tenaga kesehatan sudah paham harus bagaimana selama 14 hari,” tegasnya.

Dia mengatakan, setelah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, para nakes itu akan kembali dilakukan swab tes untuk memastikan mereka masih terpapar corona atau tidak. Jika hasil tes swab terus positif maka mereka akan terus melakukan isolasi mandiri hingga sembuh total.

“Mereka sehat-sehat saja tidak ada yang sakit. Artinya orang tanpa gejala (OTG). Oleh karena itu kita harus waspada di antara kita, sebab justru OTG ini yang paling berbahaya karena bisa menyebarkan ke orang lain,” pungkasnya.

Pasien Isolasi Mandiri Sulit Diawasi

Seiring bertambahnya kasus covid-19 di Kota Serang, Dinas Kesehatan Kota Serang mengimbau kepada pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan di rumahnya masing-masing.

“Penyebab melonjaknya kasus penyebaran Covid-19 di Kota Serang selain dari daerah zona merah seperti perkantoran, keluarga juga menjadi klaster baru meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Serang. Ada suaminya tertular dari luar, kemudian menular ke anggota keluarganya. Dan inilah potret yang sebenarnya terjadi,” kata Ketua Bidang Pencegahan Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang M Ikbal yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Selasa (22/9/2020).

Ia mengakui kesulitan melakukan pengawasan secara ketat terhadap para pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Karena tenaga kesehatan tidak bisa memantau 24 jam. Maka perlu kesadaran dan kejujuran bersama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Sejauh ini, pihaknya mempersilakan warga yang terkonfirmasi melakukan isolasi mandiri tapi jangan sampai anggota keluarganya tertular. Makanya perlu kerja sama dan kesadaran disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk itu kami sedang menyiapkan wisma untuk para pasien yang terkonfirmasi Covid -19. Kami akan sewa wisma yang letaknya di pusat Kota Serang. Ini masih kami koordinasikan dulu,” ujarnya.

Saat ini jumlah kasus yang terkonfirmasi Covid-19 secara akumulatif hingga 21 September 2020 sebanyak 167 kasus, dengan perincian dirawat 19 orang, isolasi mandiri 59 orang , sembuh 84 orang dan yang meninggal ada 5 orang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemag Luncurkan Program Transformasi Digital Pendidikan Madrasah

Sinergi Kemag dan Google ini dalam rangka mendukung terwujudnya “Madrasah Hebat Bermartabat” yang sudah dicanangkan sejak 2018.

NASIONAL | 22 September 2020

DPR Sepakati Anggaran Perpusnas 2021 Rp 675,5 Miliar

Komisi X DPR memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang akan dilaksanakan Perpustakaan Nasional (Perpusnas).

NASIONAL | 22 September 2020

Satgas: Klaster Rumah Sakit penyumbang Terbanyak Positif Covid-19

Rumah sakit menjadi klaster terbesar penyumbang kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 22 September 2020

Guru Besar Unpad: Sudah Seharusnya Ada Dewan Keamanan Nasional

Pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tak perlu diperdebatkan karena terorisme menyangkut keamanan nasional baik keamanan negara maupun keamanan bangsa.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemkeu Apresiasi Kempora atas Capaian WTP

Kempora meraih penghargaan atas perolehan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun 2019.

NASIONAL | 22 September 2020

PSI Dukung KPK Tertibkan Aset Negara

PSI mendukung langkah KPK dan Kemsetneg untuk menertibkan Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp571,5 triliun.

NASIONAL | 22 September 2020

Peringati HUT ke-75 TNI, Kopassus Gelar Donor Darah

Diharapkan kegiatan donor darah ini menghasilkan 550 kantong darah dari perbagai kesatuan Kopassus.

NASIONAL | 22 September 2020

Situasi Memanas, Polisi Tambah Personel di Sugapa

Kapolda Papua Paulus Waterpauw akan melakukan pertemuan dengan Pangdam Kodam XVII Cenderawasih guna pembahasan rencana penambahan personil.

NASIONAL | 22 September 2020

Belajar dari Selandia Baru: Jangan Beri Panggung Teroris

Jangan beri panggung kepada teroris.

NASIONAL | 22 September 2020

Operasi Yustisi, Denda Hampir Rp 1 M

Denda pelanggaran bagi protokol kesehatan Covid-19 mencapai RP 924,17 juta.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS