TPNPB-OPM Sebut Penembak Pendeta Yeremia Adalah Anggota TNI
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

TPNPB-OPM Sebut Penembak Pendeta Yeremia Adalah Anggota TNI

Minggu, 27 September 2020 | 15:23 WIB
Oleh : Robert Isidorus / CAH

Jayapura, Beritasatu.com - Kerabat pendeta Yeremia Zanambani yang tewas tertembak di distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (19/9) menyebut pelaku penembakan merupakan anggota TNI. Hal ini disampaikan pihak kerabat dalam rilis yang dikeluarkan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Minggu (27/9/2020).

"Benar Bapa Yeremia ditembak oleh TNI, kami kenal karena ada satu anggota TNI Atas Nama Alpius, dia anggota Koramil Hitadipa, yang kami anggap anak kami bersama mereka," kata pihak kerabat Yeremia.

Kerabat pendeta Yeremia Zanambani yang tewas tertembak di distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (19/9/2020) menyebut pelaku penembakan merupakan anggota TNI.

"Benar Bapa Yeremia ditembak oleh TNI, kami kenal karena ada satu anggota TNI Atas Nama Alpius, dia anggota Koramil Hitadipa, yang kami anggap anak kami bersama mereka," kata pihak kerabat Yeremia.

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom kepada Beritasatu.com menerangkan keterangan itu disampaikan dalam pertemuan pihak keluarga pendeta Yeremia, Keluarga Besar Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), dan sejumlah pejabat di kediaman Bupati Intan Jaya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tim Gabungan Gelar Olah TKP Penembakan Intan Jaya

Dalam kurun 2 bulan terakhir ini telah terjadi kasus kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kabupaten Intan Jaya.

NASIONAL | 27 September 2020

KPU Bengkulu Minta Cakada Taati Protokol Kesehatan saat Kampanye

KPU Provinsi Bengkulu menyarankan para cagub-cawagub di Bengkulu, sebaiknya melaksanakan kampanye secara virtual.

NASIONAL | 27 September 2020

Hunian Hotel di Danau Toba dan Berastagi Mulai Menggeliat di Akhir Pekan

Pada hari kerja, hunian hotel di daerah pariwisata masih tergolong sepi, tidak jauh berbeda dengan di kota.

NASIONAL | 27 September 2020

Ketua Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bengkulu Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Dengan demikian, sudah 3 orang bidan di Bengkulu meninggal dunia karena terpapar virus corona.

NASIONAL | 27 September 2020

Tim Tabur Kejaksaan Tangkap Buronan Kasus Pemalsuan Merek

Keberhasilan penangkapan buronan ini, merupakan keberhasilan tangkap buronan (tabur) yang ke-81 di tahun 2020.

NASIONAL | 27 September 2020

Satu Keluarga Tewas Dalam Kebakaran Ruko di Siantar

Seluruh korban tidak dapat menyelamatkan diri dan terjebak api di dalam rumah.

NASIONAL | 27 September 2020

Hadapi Puncak Kemarau, Kupang Siapkan 2,5 Juta Liter Air Bersih untuk Bantu Warga

Kota Kupang berpeluang mengalami kemarau panjang yang berisiko menimbulkan krisis air bersih.

NASIONAL | 27 September 2020

PUPR Selesaikan Pembangunan Rusun Santri di Bima

Khalawi mengatakan, pembangunan rusun untuk para santri telah dilaksanakan Kementerian PUPR sejak lama.

NASIONAL | 27 September 2020

9 Kiai NU di Surabaya Doakan Calon Wali Kota Eri Cahyadi

Eri juga sudah tahu kinerja Risma, tahu apa yang dikerjakan Risma sehingga Eri layak untuk meneruskan kebaikan Risma.

NASIONAL | 27 September 2020

TPS Keliling pada Pilkada Dinilai Sulit Diterapkan

Penerapan tempat pemungutan suara (TPS) keliling pada Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2020 dinilai sulit diterapkan.

NASIONAL | 27 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS