Wapres Tekankan Pentingnya Kerja Sama dalan Penanganan Stunting
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Wapres Tekankan Pentingnya Kerja Sama dalan Penanganan Stunting

Kamis, 1 Oktober 2020 | 15:36 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mendorong kinerja dalam penanganan stunting semakin meningkat. Apalagi sesuai laporan Indeks Khusus Penanganan Stunting (IKPS) Menurut Provinsi 2018-2019, yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi peningkatan kinerja.

Dari data BPS, secara nasional IKPS mengalami kenaikan sebesar 2,16 poin yaitu dari tahun 2018 sebesar 63,92 menjadi 66,08 pada tahun 2019. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja pelaksanaan program penanganan stunting di Indonesia meningkat.

Wapres Ma'ruf Amin menekankan pentingnya collaborative working untuk mengatasi stunting. Menurutnya, masalah stunting di Indonesia bersifat multidimensi yang melibatkan aspek kesehatan, sanitasi, keluarga, hingga perumahan. Sehingga penanganannya perlu melibatkan berbagai kementerian dan lembaga hingga pemerintah daerah.

Oleh sebab itu, diperlukan peran nyata berbagai pihak untuk dapat mencapai target angka stunting 14 persen. Mengingat di tahun 2019, masih terdapat 27,67 persen balita yang mengalami stunting di Indonesia.

“Jangan sampai ego sektoral. Sibuk sendiri-sendiri tidak nyambung capaiannya. Karena masing-masing kerja, bukan kerja sama. Jadi, bagaimana strategi collaborative working ini bisa efektif, bisa kita konsepkan,” ungkap Wapres, dalam keterangan Setwapres, Kamis (1/10/2020).

Sebagai informasi, IKPS merupakan indeks yang digunakan untuk mengetahui seberapa baik penanganan stunting di Indonesia. IKPS disusun khusus untuk mengukur kinerja pelaksanaan program percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) di tingkat pusat dan daerah yang saat ini menjadi prioritas pemerintah.

Pengukuran IKPS menggunakan 12 indikator yang dikelompokkan dalam 6 dimensi. Yaitu kesehatan, gizi, pendidikan, pangan, sanitasi dan air minum, serta perlindungan sosial. Adapun nilai IKPS berkisar dari 0 sampai 100, di mana semakin tinggi nilai IKPS menunjukkan semakin baik penanganan stunting di suatu wilayah.

Secara umum, tren angka stunting di Indonesia terus mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir. Sesuai data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), angka stunting di Indonesia berada di 37,2 persen pada 2013 dan menjadi 30,8 persen pada 2018. Di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, pemerintah telah menargetkan untuk menurunkan angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Program penanganan stunting sendiri merupakan salah satu tugas yang dibebankan secara khusus kepada Wakil Presiden melalui Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), di mana Wapres bertindak sebagai ketuanya.

Wapres MA'ruf Amin juga meminta agar dilakukan konvergensi anggaran. Mengingat anggaran penanganan stunting saat ini tersebar di berbagai lembaga. Hal ini dimaksudkan agar penggunaannya lebih terukur, efektif, dan efisien.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bersama Presiden Jokowi Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2020, Wapres: Pancasila Harus Dipahami Secara Utuh

Wapres KH Ma'ruf Amin hadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis, (1/10/2).

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pemprov Bengkulu Siap Dukung UMKM Ekspor ke Australia

Pemprov Bengkulu kerja sama Australia bantu UMKM.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Gubernur Sumut Perintahkan Hairos Waterpark Ditutup

Kerumunan warga menyerupai pesta pora di kolam renang Hairos Waterpark di Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Jokowi Serahkan Bantuan Modal Kerja ke Pelaku UMKM di Labuan Bajo

Jokowi berikan bantuan modal kerja kepada pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 di Labuan Bajo.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Hari Kesaktian Pancasila, BPIP : Momentum Aktualisasi Pancasila dalam Kebijakan Publik

BPIP harap Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi momentum aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pegawai Kemdes Diminta Kenakan Batik Selama Sebulan

Mendes Abdul Halim Iskandar menggelar kampanye mengenakan batik dalam rangka menyambut Hari Batik Nasional.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pengurangan Hukuman Koruptor Kubur Rasa Keadilan Masyarakat

Pengurangan hukuman buat koruptor ditentang masyarakat.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

BNN Sita 10 Ton Ganja di Madina

Badan Narkotika Nasional menemukan ladang ganja seluas 6 hektar di Perbukitaj Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Jokowi Tinjau Penataan Kawasan dan Pembangunan Terminal Multifungsi di Labuan Bajo

Jokow) meninjau sejumlah pengembangan prasarana yang berada di Kampung Ujung, Labuan Bajo.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pertemuan Tingkat Tinggi Keanekaragaman Hayati, Menteri LHK: Jadikan Bumi Tempat Hidup Harmonis dengan Alam

Indonesia telah berhasil meningkatkan populasi beberapa spesies langka, antara lain Badak Jawa, Gajah Sumatra, Harimau Sumatra, dan Curik Bali.

NASIONAL | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS