Besok, Petinggi KAMI Ahmad Yani Dipanggil Polisi
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Besok, Petinggi KAMI Ahmad Yani Dipanggil Polisi

Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:07 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Dit Siber mengirimkan surat pemanggilan ulang kepada Ketua Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani. Mantan anggota Komisi III DPR itu akan dipanggil Jumat (23/10/2020) besok.

"Dit Siber sudah menyiapkan pemanggilan, rencananya hari Jumat besok. Nanti kita lihat, " kata Karopenmas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Kamis (22/10/2020).

Yani dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi sebagai pengembangan dari kasus yang menjerat deklarator KAMI Anton Permana. Anton kini telah ditahan polisi.

Surat pemanggilan tersebut telah diterima Yani. Polisi membantah ada penjemputan paksa seperti informasi yang beredar.

"Karena memang itu menjadi salah satu proses penyidikan, yaitu sebagai saksi. Pemanggilan sebagai saksi. Pengembangan kasus dari Saudara AP,” lanjutnya.

Awi membantah pamggilan Yani semata-mata untuk menyasar orang-orang dalam organisasi KAMI. Namun, kata Awi, pemanggilan ini berdasarkan benang merah yang ditemukan pada kasus sebelumnya.

Seperti diberitakan ada 8 aktivias KAMI yang dibekuk Mabes Polri. Rinciannya di Medan ada 4 orang dan di Jakarta ada 4 orang.

Di Medan ada Khairi Amri, sebagai admin. Ia menulis dalam WA Grup internal mereka dimana ia memosting foto kantor DPR dan ia menulis :“Dijamin komplit kantor sarang maling dan setan”. Ia juga menulis, “Kalian Jangan Takut dan Jangan Mundur.”

Lalu di Jakarta Bareskrim menangkap 4 tersangka. Jumhur Hidayat misalnya disalahkan polisi karena memosting “UU ini memang untuk primitive investor dari RRC dan Pengusaha Rakus.”

Sedangkan Anton Permana diciduk polisi karena memosting di facebook dan youtubenya, “mulitifungsi Polri melebihi dwi fungsi ABRI yang dulu kita caci maki” dan menulis “NKRI jadi negara kepolisian republik Indonesia.” Ia juga menulis UU Cipta Kerja bukti negara ini telah dijajah. Negara sudah dikuasai cukong.

Sedangkan Syaganda Nainggolan disalahkan karena berusaha membuat pola hasutan dan hoax, dengan mengatakan menolak Omnibus Law dan mendukung buruh.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kalbe Dukung Pembangunan SDM Unggul Lewat Program Vokasi

Program vokasi Kalbe merupakan bentuk link and match dalam rangka mendukung program pemerintah.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Jokowi Minta Kepala Daerah Perkuat Data Informasi Pangan

Jokowi meminta gubernur, bupati dan wali kota agar betul-betul memperhatikan ketersediaan pangan di wilayah masing-masing.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Puan Maharani: Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Gotong Royong

Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Cari 3 Bocah Hilang di Langkat

Ketiga orang bocah itu dinyatakan hilang sejak Minggu (18/10/2020).

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Hasil Survei, Kesadaran Warga Bengkulu Terapkan Protokol Kesehatan Masih Rendah

Indikasi tersebut didasari dari hasil survei yang dilakukan di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Medan Razia Protokol Kesehatan di Kantor Pemerintahan

Satgas Covid-19 sudah melaksanakan operasi yustisi di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Dulu Penuh Ranjau, Jembatan Teluk Kendari Kini Jadi Ikon Baru Sultra

Setelah 5 tahun, Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 kilometer telah berdiri dengan megah dan siap menjadi ikon baru Provinsi Sultra, khususnya Kota Kendari.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

46% Warga Minahasa Utara Pilih Joune Ganda-Kevin Lotulung di Pilkada

Elektabilitas paslon Joune JE Ganda - Kevin W. Lotulung terus melejit menempati posisi teratas.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Hari Santri Nasional, Partai Emas Harapkan Santri Bisa Amalkan Ilmu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Emas Hasnaeni berharap, ke depan para santri bisa terus mengamalkan ilmu yang didapatkan di pesantren.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Pemprov Bengkulu Alokasikan Rp 17,6 Miliar untuk Subsidi BPJS

Pemprov Bengkulu mengalokasikan dana APBD sebanyak Rp 17,6 miliar untuk subsidi BPJS Kesehatan 733.761 warganya yang kurang mampu.

NASIONAL | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS