KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Terkait Kasus Suap DAK
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Terkait Kasus Suap DAK

Jumat, 23 Oktober 2020 | 17:38 WIB
Oleh : Fana Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, Jumat (23/10/2020). Budi Budiman ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, Budi Budiman ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK untuk 20 hari ke depan. Dengan demikian, Budi Budiman bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 11 November 2020 mendatang.

"KPK melakukan penahanan tersangka BBD (Budi Budiman) selama 20 hari ke depan, sejak hari ini tanggal 23 Oktober 2020 sampai dengan 11 November 2020 di Rutan KPK Cabang Gedung ACLC KPK yaitu di kavling C1," kata Ghufron di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Sebelum mendekam di sel tahanan, Budi Budiman bakal menjalani karantina mandiri di rutan yang sama. Proses karantina ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Sebagai protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19, maka tahanan akan terlebih dulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan Cabang KPK tersebut," katanya.

Diketahui, KPK menetapkan Budi Budiman sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan DAK Tasikmalaya tahun anggaran 2018. Kasus yang menjerat Budi Budiman ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap pengurusan dana perimbangan daerah yang telah menjerat anggota Komisi XI dari Fraksi Demokrat Amin Santono; Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemkeu), Yaya Purnomo; konsultan dan perantara suap Eka Kamaludin; serta pengusaha Ahmad Ghiast.

Dalam kasus ini, Budi Budiman diduga memberikan suap kepada Yaya dan kawan-kawan sebesar Rp 400 juta dalam dua tahap. Suap tersebut diberikan Budi terkait pengurusan DAK untuk Kota Tasikmalaya.

Kasus ini bermula sekitar awal tahun 2017 saat Budi bertemu dengan Yaya untuk membahas alokasi DAK Kota Tasikmalaya. Dalam pertemuan itu, Yaya menawarkan bantuan untuk mengurus DAK Tasikmalaya dan Budi bersedia memberikan fee atas bantuan Yaya tersebut. Pada Mei 2017, Budi mengajukan usulan DAK untuk Kota Tasikmalaya tahun anggaran 2018 kepada Kementerian Keuangan. Beberapa bidang yang diajukan dalam usulan tersebut adalah jalan, irigasi, dan rumah sakit rujukan.

Pada Juli 2017, Budi kembali bertemu dengan Yaya di Kemkeu. Dalam pertemuan itu, Budi memberikan Rp 200 juta kepada Yaya. Pada Oktober 2017, dalam APBN 2018, Kota Tasikmalaya mendapat alokasi DAK dengan total Rp 124,38 miliar. Selanjutnya pada 3 April 2018, Budi kembali memberikan uang Rp 200 juta kepada Yaya Purnomo.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Budi disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Kucurkan Dana Hibah Rp 3,3 Triliun untuk Sektor Pariwisata

Pemerintah mengucurkan dana hibah senilai Rp 3,3 triliun untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Rawan Banjir dan Longsor, BPBD Sigi Minta Warga Tetap Waspada

Tingginya curah hujan telah menyebabkan sebuah jembatan di Kecamatan Palolo yang menghubungkan Kota Palu dan Napu, Kabupaten Poso terputus diterjang banjir.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Tukang, Direktur, dan Jaksa Jadi Tersangka Kebakaran Kejagung

Sumber api diduga dari puntung rokok tukang yang memasang karpet dan wallpaper.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Jokowi Minta Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi di Era Disrupsi

Salah satu solusi adalah pemanfaatan teknologi digital dengan mengembangkan "precision forestry".

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kebakaran Kejagung karena Kelalaian, Polri Tetapkan 8 Tersangka

Tersangka dijerat Pasal 188 KUHP junto 55 dan 56 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kuasa Hukum Joko Tjandra Permasalahkan Penamaan "Bin Tjandra Kusuma"

Jaksa menyoroti eksepsi atau nota keberatan yang disampaikan kuasa hukum Joko Tjandra soal penulisan "bin" dalam nama Joko Tjandra.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

ASN Pemprov Bengkulu Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang

Gotri Suyanto meminta ASN Bengkulu pada libur cuti bersama sebaiknya tinggal di rumah saja dan sebaiknya tidak melakukan perjalanan yang menimbulkan kerumunan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Sudah Ditutup Paksa, Markas Judi di Labuhan Deli Tetap Beroperasi

Meski sudah ditutup secara paksa dan dipasang spanduk penutupan, pengelola perjudian itu ternyata masih mengoperasikan perjudian secara terselubung.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

8 Juta Warga Sumut Akan Divaksinasi Bulan November

Proses vaksinasi ini dilakukan petugas kesehatan untuk orang yang rentan terpapar Covid-19, berusia 18- 59 tahun, dan tenaga kesehatan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Masyarakat Medan Diminta Bijak Saat Mengisi Waktu Liburan

emerintah Provinsi Sumatera Utara meminta masyarakat bijak dalam mengisi waktu selama menikmati liburan panjang.

NASIONAL | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS