Virtual Run Jadi Tren Baru Dunia Olahraga
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Virtual Run Jadi Tren Baru Dunia Olahraga

Selasa, 12 Februari 2019 | 10:58 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Dunia olahraga khususnya lari kini mengalami perkembangan baru. Ajang lari sebelumnya harus dilakukan bersama-sama di satu lokasi yang sama, maka sekarang ada yang namanya virtual run yakni peserta di seluruh Indonesia dapat turut berpartisipasi tanpa adanya batasan tempat maupun waktu karena lari tersebut dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun selama periode kegiatan itu berlangsung.

Lari virtual (virtual run) memang masih terdengar asing di telinga masyarakat. Namun awal 2019 kejuaraan lari yang bisa dilakukan dimana saja ini mulai digaungkan oleh Cause Virtual Run (CVR), sebuah organisasi penyelenggara olahraga yang ingin mempopulerkan lari virtual di Indonesia. Ini merupakan lomba lari yang mengandalkan pelacakan posisi GPS.

Co-founder sekaligus CEO Cause, Enrico Hugo mengatakan tren olahraga virtual run sudah dimulai selama sekitar 4 terakhir di beberapa negara di wilayah Asia Tenggara, terutama di Singapura. Pada 21 Januari hingga 3 Februari lalu, CVR bersama Yayasan Difabel Mandiri Indonesia menggelar kejuaraan lari virtual bertajuk Run to Empower 2019. Ada 450 peserta dari Sumatera hingga Papua yang mengikuti lari virtual ini.

“Kami berharap kegiatan tersebut dapat membawa dampak positif, sekaligus menjadikan virtual run sebagai salah satu tren gaya hidup sehat yang baru bagi masyarakat di Indonesia. Jadi, kita bisa sama-sama berlari walaupun tidak di waktu dan tempat yang sama,” ujar Enrico di Jakarta, Senin (11/2).

Uniknya peserta lari sendiri, di tempat tinggal masing-masing dan tak perlu datang ke lokasi tertentu. Bisa lari di mana saja, yang mereka suka namun harus mengaktifkan GPS. Usai lari, peserta lampirkan data jarak tempuh dan catatan waktu melalui aplikasi terkait dan terhubung dengan situs Cause.

Seperti tajuk kejuaraan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menggalang donasi bagi penyandang disabilitas. Dana yang terkumpul digunakan untuk menghelat tiga workshop yang diselenggarakan pada 11, 13 dan 15 Februari dengan tema berdaya melalui kerja, bukan sekedar bisnis dan menjadi perusahaan inklusif.

Workshop ini ditujukan untuk pemberdayaan penyandang disabilitas agar mendapatkan pengetahuan kerja dan pembekalan keterampilan.Ada sekitar 25 perusahaan yang juga akan mengikuti workshop.

"Kami sudah mengumpulkan dana Rp 75 juta dari kegiatan Run to Empower 2019 ini. Donasi ini berasal dari uang pendaftaran dan ada pula bantuan dari sponsor untuk tiga workshop nanti. Pendaftaran 150 ribu, tapi ada juga yang memberi lebih. Peserta nantinya memakai aplikasi seperti Endomondo yang hasil larinya harus dikirim ke situs kami untuk diverifikasi," ujar Enrico.

Dia mengatakan pemenang pertama berasal dari Manado. Pemenang berhasil menempuh jarak terjauh 30,3 km.

"Lima besar mendapatkan hadiah earphone JBL, sedangkan semua peserta yang ikut dan mengirimkan hasil lari mereka mendapatkan medali sebagai tanda pernah mengikuti kejuaraan ini," dia menambahkan.

Enrico mengatakan pihaknya sejauh ini membuat kejuaraan lari virtual untuk charity atau amal. Namun ke depannya, dia tak menampik kemungkinan untuk kegiatan profit.

Run to Empower 2019 bertujuan pula untuk menggalang dana demi membantu para penyandang disabilitas. Hasil dari uang pendaftaran, digunakan untuk donasi demi menggelar seminar yang diperuntukkan kepada disabilitas terkait dunia kerja.

"Kami mendukung ajang ini karena visinya memberdayakan disabilitas. Selama ini, kami memang mendorong agar kaum disabilitas menjadi inspirator seperti atlet Indonesia di Asian Para Games 2018," jelas Arga Simanjuntak, Head of Communications Equity Life.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pacquiao Akan Penisun Jika Batal Lawan Mayweather Lagi

Pacquiao sepertinya masih penasaran pada Mayweather usai kekalahan di duel pertama tahn 2015 lalu.

OLAHRAGA | 12 Februari 2019

Lee Chong Wei Siap Kembali Tampil di Malaysia Terbuka

Chong Wei sudah berlatih intensif setelah liburan Tahun baru China dalam persiapannya bermain di Malaysia Terbuka.

OLAHRAGA | 12 Februari 2019

Tanago Friesian Rebut Kemenangan Pertama Seri Jakarta

Tanago sukses menaklukan lawannya Flying Wheel Makassar dengan skor 70-57.

OLAHRAGA | 12 Februari 2019

Pelti Dituntut Perbanyak Gelar Turnamen Internasional

Pemain dari negara-negara Asia lain sudah turun di turnamen grand slam maupun turnamen lain yang punya peringkat yang tinggi.

OLAHRAGA | 12 Februari 2019

Kukuhkan Pengurus PGI, Muchdi Siap Telurkan Prestasi

Eksistensi organisasi golf amatir nasional tidak akan berarti apa-apa jika tidak mampu menjalin hubungan baik dengan organisasi golf amatir daerah.

OLAHRAGA | 11 Februari 2019

Ini Klasemen Sementara Final Four Proliga 2019

Putri Pertamina di puncak klasemen dengan 3 kemenangan, putra Pertamina di dasar klasemen dengan 3 kekalahan.

OLAHRAGA | 11 Februari 2019

Piala Srikandi Jadi Ajang Seleknas Basket Putri

Yos Paguno berharap PP Perbasi memilih pemain dan pelatih timnas basket putri dari mereka yang berlaga di Piala Srikandi.

OLAHRAGA | 11 Februari 2019

Libas Pertamina, Samator Jaga Peluang

Putaran kedua final four akan digelar di Malang pekan depan, untuk memilih dua wakil ke grand final.

OLAHRAGA | 10 Februari 2019

Bantu Pembinaan Catur, Japfa Sabet Penghargaan dari PWI

PT Japfa Comfeed Indonesia meraih penghargaan Darmabakti Olahraga dalam rangkaian acara Hari Pers Nasional 2019 di Gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (8/2).

OLAHRAGA | 10 Februari 2019

Taklukkan BNI, Popsivo Buka Peluang ke Grand Final

Pelatih Popsivo asal Thailand ikut memberi masukan tentang sistem kompetisi Proliga.

OLAHRAGA | 10 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS