Petarung Rama Supandhi Percaya Diri Rebut Gelar One Pride MMA
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Petarung Rama Supandhi Percaya Diri Rebut Gelar One Pride MMA

Selasa, 11 Februari 2020 | 12:10 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Rama Supandhi semakin percaya diri menatap laga perebutan sabuk juara One Pride MMA di kelas Flyweight yang akan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, pada tanggal 15 Februari 2020 mendatang. Pasalnya, pria kelahiran Los Angeles, 7 November, 28 tahun silam tersebut baru saja mendapat dukungan dari suplemen herbal Multigon untuk menjadi salah satu duta produk kesehatan suplemen herbal lokal.

Bagi Rama, kepercayaan ini semakin mempertebal keyakinannya untuk bisa mengalahkan lawannya, Suwardi dari sasana Asta Bogor.

"Saya berterima kasih kepada Multigon atas kepercayaannya. Sebelumnya saya juga sudah mendengar Rudy Ahong telah mendapat dukungan dari produk suplemen herbal lokal ini. Tentunya bangga yah bisa bersanding dengan Ahong. Saya sudah minum multigon rutin 1 bulan terakhir sebelum bertanding, terbukti imunitas tubuh saya semakin fit dan tidak cepat lelah, mengingat pogram latihan coach Max Metino selama empat bulan belakang ini sangat keras setiap harinya. Badan saya seperti babak belur dibuatnya, semua demi target sabuk juara di kelas Flyweight," ujar Rama Supandhi yang berada di naungan Warrior Fight Camp usai menjalani latihan di Jakarta, Kamis (11/2/2020).

Rama mulai menggeluti dunia olahraga beladiri sejak usia 18 tahun di mulai di cabang taekwondo. Pria yang mendapat julukan "The HellBoy" tersebut akhirnya jatuh cinta dan memulai peruntungannya di dunia Mixed Martial Arts kala bertemu Max Metino sepuluh tahun silam. Tangan dingin Max "Ombak" Metino dalam membentuk karakter bertarung Rama di Octagon akhirnya berbuah manis. Berbagai kemenangan pun mulai tertulis dalam Curriculum Vitae prestasinya di dunia beladiri, seperti Gold Medal Indonesia Submission Championship tahun 2012 dan 2015.

Bukan tanpa disengaja pula, ia mengidolai pelatihnya sendiri Max Metino sebagai salah satu role modelnya di dunia MMA. Sadar dunia yang digelutinya saat ini sarat dengan cedera, ia juga memberikan saran kepada para atlit muda MMA untuk memperhatikan gaya hidup sehat dan berlatih cerdas dengan program yang disesuaikan baik saat bertanding ataupun ketika menjaga kondisi saja.

Menurutnya sangat penting menjaga pola makan dengan makanan yang mengandung nutrisi yang baik, termasuk saya mengonsumsi suplemen herbal. Selain itu siapkan program dengan pelatih, bukan asal-asalan latihan fisik saja, tapi teknik tidak diasah.

"Lebih bagus lagi kita scouting lawan dari cuplikan video pertandingan lawan kita. Tidak kalah pentingnya adalah melawan diri sendiri, pelatih bertugas menyusun program, tapi saat di octagon, kitalah yang menentukan apakah mau menang atau kalah," imbuh Rama Supandhi,

CEO Multigon, Andry Taneli, tidak lupa memberikan dukungan kepada Rama Supandhi dan berharap ia dapat merebut gelar juara One Pride MMA di kelas Flyweight pada pertengahan Februari mendatang.

"Selamat datang di keluarga besar Multigon. Saya doakan sukses untuk pertarungannya dan mengucapkan selamat bertanding untuk Rama Supandhi dan juga coach Max Metino yang menjadi mentornya. Kalah dan menang itu adalah bagian dari pertandingan. Jika menang semoga tidak larut dalam euforia berlebihan, jika kalah itu juga bukan akhir dari segalanya," komentar Andry Taneli, yang pagi tadi turut menyaksikan latihan rutin Rama Supandhi bersama pelatihnya Max Metino.

Selama berlaga di One Pride MMA Rama Supandhi sudah berhasil mengalahkan lawan-lawannya seperti Edo Ardo, Senna Saputra, Nurdiono, Sutrisno dan Winardo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Kehilangan Kobe dan Gianna, Vanessa Bryant Luapkan Kesedihan di Instagram

Vanessa mengakui bahwa dia masih merasakan kesedihan mendalam atas kehilangan mereka.

OLAHRAGA | 11 Februari 2020

Undian Ulang, Tim Bulutangkis Indonesia Satu Grup dengan Korea

Tiongkok dan Hong Kong menyatakan mundur terkait dengan aturan pemerintah Filipina mengenai pendatang dari kedua negara tersebut di tengah wabah virus korona.

OLAHRAGA | 11 Februari 2020

Crosser Tujuh Tahun Ini Bawa Nama Merah Putih di California

Crosser cilik anggota tim motocross OneSixEight Ryan Devano Ardiansyah berhasil finis di urutan ke-8 dalam Kejuaraan AMA Supercross KTM Junior di California.

OLAHRAGA | 10 Februari 2020

DKI Siapkan Dua Alternatif Lintasan Formula E

Dua lintasan yang disiapkan DKI adalah di Monas dan Gelora Bung Karno.

OLAHRAGA | 10 Februari 2020

E-Sports Akan Diatur dalam UU SKN

Posisi olahraga elektronik atau e-sports akan semakin kuat karena akan diatur dalam UU Sistem Keolahrgaan Nasional yang sedang direvisi Kempora.

OLAHRAGA | 10 Februari 2020

Aceh Gelar Ultra Marathon West Coast Berjarak 250 Km

Ajang lari ultra marathon West Coast Aceh 2020 akan diselenggarakan pada 4-6 April mendatang.

OLAHRAGA | 10 Februari 2020

Sentul Kembali Gelar Asian Karting Open Championship

Setelah absen selama 10 tahun, Sirkuit Sentul kembali menggelar Asian Karting Open Championship pada 14 hingga 16 Februari 2020.

OLAHRAGA | 10 Februari 2020

Rossi Puas dengan Hasil Positif di Sepang

Valentino Rossi mencatatkan waktu 1:58,541 untuk menduduki peringkat kelima dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (9/2/2020).

OLAHRAGA | 9 Februari 2020

Putra JPE Sapu Bersih Kemenangan Seri Ketiga Proliga 2020

Jakarta Pertamina Energi menyapu bersih kemenangan pada seri ketiga putaran pertama Proliga 2020 dengan menundukkan Lamongan Sadang MHS dengan skor 3-2.

OLAHRAGA | 9 Februari 2020

Popsivo Tutup Putaran Pertama Proliga 2020 dengan Kemenangan

Popsivo mengakhiri putaran pertama Proliga 2020 dengan kemenangan atas Bandung bjb Tandamata, 3-1 (22-25, 25-22, 25-20, 28-26).

OLAHRAGA | 9 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS