Halim Padat, Sejumlah Penerbangan Citilink Akan Dialihkan

Halim Padat, Sejumlah Penerbangan Citilink Akan Dialihkan
Pesawat Airbus A320 maskapai Citilink ( Foto: Antara / Nyoman Budhiana )
Thresa Sandra Desfika / FMB Rabu, 5 April 2017 | 15:17 WIB

Jakarta - Maskapai berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) Citilink Indonesia akan menyesuaikan sejumlah jadwal penerbangan menyusul adanya kepadatan aktivitas bandara Halim Perdanakusuma selama April 2017.

"Sehubungan dengan adanya kepadatan aktivitas di Bandara Halim Perdanakusuma, maka beberapa penerbangan dari dan menuju bandara ke Halim Perdanakusuma, Jakarta akan mengalami beberapa penyesuaian," ujar Corporate Communication Manager Citilink Indonesia Ageng Wibowo, melalui siaran pers, Jakarta, Rabu (5/4).

Sejumlah penyesuaian diperkirakan akan terjadi pada tanggal 5, 6, 7 dan 9 April 2017, dengan melakukan pengalihan penerbangan sementara ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Tetapi, selebihnya penerbangan akan kembali ke jadwal normal.

"Kami memohon maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang disebabkan dan dimohon dapat maklum dengan penyesuaian jadwal tersebut," tambah Ageng.

Sebelumnya sesuai prosedur, Citilink Indonesia juga telah menginformasikan kepada para calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan pada tanggal tersebut melalui call center.

Penerbangan yang terdampak adalah beberapa penerbangan Citilink dari dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma dengan destinasi Surabaya, Semarang, Palembang, Denpasar, Lombok, Malang, Solo, Medan, Padang, dan Yogyakarta.

Atas penyesuaian ini, Citilink menyediakan opsi re-schedule (penjadwalan ulang) dan Re-route (perubahan rute) penerbangan yang prosesnya dapat dilakukan dengan menghubungi call center Citilink Indonesia di 0804 1 080808.

Re-route dapat dilakukan ke bandara alternatif terdekat dari tujuan awal, seperti dari Bandara Abdurahman Saleh Malang ke Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Sucipto Yogyakarta ke Bandara Adi Sumarmo Solo, serta dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng.



Sumber: Investor Daily