De Bruyne Bicara Soal Mourinho dan Nyaris Dilatih Klopp

De Bruyne Bicara Soal Mourinho dan Nyaris Dilatih Klopp
Kevin de Bruyne ( Foto: AFP )
Zumrotul Muslimin / ZTM Selasa, 16 April 2019 | 00:27 WIB

Manchester, Beritasatu.com - Gelandang Manchester City Kevin de Bruyne buka suara terkait hubungannya dengan Jose Mourinho ketika masih berseragam Chelsea.

Pemain asal Belgia ini menyebut dirinya hanya berbicara dua kali dengan Mourinho. De Bruyne benar-benar ogah menjalin komunikasi verbal dengan pelatih asal Portugal itu.

"Saat saya di Chelsea, ada banyak pemberitaan yang memuat mengenai jalinan komunikasi dengan Mourinho. Yang benar, saya hanya bicara dengan dia sebanyak dua kali," kata De Bruyne seperti dikutip Mirror, Senin (15/4/2019).

"Banyak rumor yang menyebut saya akan dijual, dari situ saya bertekad hengkang ke Werder Bremen pada 2012, dan itu adalah musim yang hebat," tambah pemain 27 tahun tersebut.

"Saat saya kembali ke Chelsea, sejumlah klub Jerman ingin merekrut saya. (Juergen) Klopp ingin saya gabung Borussia Dortmund, di mana mereka memainkan gaya sepak bola yang saya suka. Saya berpikir Chelsea akan membiarkan saya pergi," ujar De Bruyne.

"Namun setelah peristiwa itu, Mourinho mengirim pesan yang berbunyi Anda tetap di sini (Chelsea). Saya ingin Anda menjadi bagian dari tim ini," ungkap De Bruyne.

Mendapat pesan tersebut, De Bruyne mengaku sangat bahagia. Namun kebahagiannya tak berlangsung lama. Setelah bermain di empat laga pertama sebagai tim inti, De Bruyne kembali duduk di bangku cadangan. Mourinho pun tak memberikan alasan apapun.

"Jose kemudian memanggil saya ke ruang kerjanya pada Desember, dan itu momen yang bernilai dalam perjalanan hidup saya. Saya akhirnya berkata, saya merasa klub sudah tak membutuhkan saya lagi. Lebih baik Anda melego saya," kata De Bruyne.



Sumber: Mirror