Chelsea Digebuk "Setan Merah", Lampard: Ini Kenyataan Pahit

Chelsea Digebuk
Frank Lampard. ( Foto: AFP )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 12 Agustus 2019 | 08:09 WIB

Manchester, Beritasatu.com - Pelatih Chelsea Frank Lampard mengakui timnya dihadapkan dengan kenyataan pahit dari laga pembuka Premier League usai digebuk Manchester United 4-0. Dikatakan Lampard, timnya sebenarnya mengawali pertandingan dengan penampilan cukup menjanjikan.

Namun MU membuka keunggulan melalui gol Marcus Rashford dari titik penalti di menit 18. Petaka Chelsea berlanjut di babak kedua. Gawang Chelsea kembali kebobolan di menit 65 dan kali ini lewat Anthony Martial. Dua menit berselang Rashford menambah derita Chelsea lewat gol keduanya. Chelsea makin terpuruk setelah gol keempat MU dilahirkan pemain debutan Daniel James di menit 81. 

"Kami jelas tim yang lebih baik selama 45 hingga 60 menit. Kami membuat kesalahan individu yang mengarah ke empat gol dari lima tembakan mereka (tepat sasaran), ada kenyataan pahit bagi kami," ujar Lampard usai pertandingan.

"Jika kami masuk di babak pertama 2-1 atau 3-1, seperti yang seharusnya kami lakukan, jika kami lebih klinis dan mungkin sedikit keberuntungan di sana-sini, pertandingan akan sangat berbeda. Sepak bola dimenangkan dan kalah di dalam kotak, mereka menang di kotak kami dengan menjadi klinis."

Lampard mengklaim timnya melakukan lebih banyak tembakan daripada MU, meski dia menyayangkan banyaknya peluang yang tidak dimaksimalkan dengan baik. 

"Sangat sulit untuk membicarakannya setelah 4-0. Anda bisa terdengar bodoh, tetapi siapa pun yang menonton pertandingan akan melihat itu. Kami memberi mereka peluang yang jelas untuk mencetak gol dan mereka mengambilnya."

Diakui Lampard, kekalahan telak ini memberikan banyak pelajaran buatnya dan tim. Dia mengatakan tim masih terus berproses dan masih banyak perbaikan yang harus dilakukan. 



Sumber: Sportsmole