Pochettino Ingin Kembali Latih Klub Premier League

Pochettino Ingin Kembali Latih Klub Premier League
Mauricio Pochettino. ( Foto: AFP )
Yudo Dahono / YUD Rabu, 12 Februari 2020 | 11:07 WIB

London, Beritasatu.com - Mantan pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengakui bahwa dia tergoda untuk kembali menangani klub Premier League Inggris. Apabila terdapat peluang untuk menangani klub Premier League, pelatih asal Argentina itu menyatakan bahwa dia siap untuk melakukannya. Hal itu terungkap dalam wawancara antara Pochettino dengan Sky Sports seperti yang dikutip, Rabu (12/2/2020).

"Saya dengan senang hati kembali bekerja di Premier League. Hal itu tentu akan sulit, tetapi saya mengetahuinya dan pada saat ini saya tengah menunggu dan kita akan lihat bagaimana selanjutnya. Ini adalah saat untuk memulihkan diri, untuk memikirkan sedikit mengenai diri saya, dan untuk kembali siap melatih sepakbola, karena sesuatu selalu bisa terjadi dan Anda harus selalu siap," tegas Pochettino.

"Saya sudah siap dan tengah menunggu tantangan baru. Saya memiliki kepercayaan dan meyakini bahwa tantangan selanjutnya akanlah fantastis."

Lebih lanjut Pochettino menegaskan bahwa saat ini belum ada tawaran konkret dari klub Premier League. Setelah dipecat dari Spurs pada 19 November 2019 lalu, Pochettino berkali-kali dikaitkan akan menangani klub elite Eropa. Media beberapa kali menghubungkan Pochettino dengan klub elite Eropa PSG, Manchester United, Arsenal serta Real Madrid, tetapi hal itu belum menjadi kenyataan.

Kendati hanya berhasil finis di posisi kedua saat menukangi Spurs, Pochettino menegaskan bahwa dia bangga terhadap pencapaian tersebut. Seperti diketahui selama menangani Spurs pada periode 2014 hingga 2019, Pochettino menjadi spesialis nomor dengan menjadi peringkat kedua di Piala Liga 2014/15, Premier League 2016/17 serta Liga Champions pada 2018/19.

"Untuk menerapkan filosofi baru dan ide-ide baru adalah hal yang sangat sulit, tetapi saya merasa sangat bangga dengan kesuksesan yang kami dapatkan dan membawa Tottenham ke tingkat yang berbeda. Untuk bermain di Liga Champions selama tiga atau empat tahun dan mengakhiri kompetisi di atas Arsenal dalam beberapa kesempatan adalah warisan yang hebat bagi kami," ujarnya.

"Untuk memenangkan gelar juara akan menjadi hal yang luar biasa bagi kami, tetapi memiliki stadion (baru) adalah warisan bagi kami. Itu lebih berharga ketimbang memenangkan gelar juara."



Sumber: Guardian