Solskjaer Ingatkan Martial dan Rashford Tidak Berpuas Diri

Solskjaer Ingatkan Martial dan Rashford Tidak Berpuas Diri
Ole Gunnar Solskjaer. (Foto: AFP)
Alexander Madji / AMA Selasa, 30 Juni 2020 | 13:31 WIB

Manchester, Beritasatu.com - Pelatih Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, mengingatkan dua penyerangnya, Anthony Martial dan Marcus Rahsford, untuk tidak berpuas diri dengan penampilan mereka saat ini. Sebaliknya, mereka harus terus berbenah agar tidak kehilangan tempat di tim utama.

Martial dan Rashford adalah pembobol gawang lawan paling utama di MU saat ini. Sepanjang musim ini, keduanya sudah mencetak masing-masing 19 gol. Meski demikian, tidak ada jaminan bagi keduanya untuk selalu mendapat tempat di tim utama.

Bahkan, Setan Merah tetap mengincar penyerang lain agar persaingan di lini depan semakin sengit musim depan. Solskjaer pun mengincar penyerang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, dan Jack Grealish untuk didatangkan pada jendela transfer musim panas 2020.

"Mereka harus bersaing di MU. Bila Anda berpikir sudah punya jaminan untuk bermain pada setiap pertandingan dan kami tidak perlu mencari pemain lain, maka Anda berada di tempat yang salah. Saya sudah lama berada di sini sebagai penyerang ketika Teddy Sheringham datang, lalu Dwight York, Ruud van Nistelrooy, dan kemudian Wayne Rooney," kata Solskjaer menjelang laga melawan Brighton di ajang Liga Utama Inggris, Rabu (1/7/2020) dini hari WIB nanti, sebagaimana dikutip dari Sky Sports.

Ia meneruskan, "Kami selalu memilih pemain terbaik. Bila Anda tidak berkembang, maka kami akan mencari pemain lain yang lebih baik karena kami selalu ingin menjadi tim terbaik. Kondisi saat ini, MU masih jauh dari posisi yang diinginkan."

Keputusan Solskjaer membuang Romelu Lukaku pada musim panas 2019 guna memberi tempat utama kepada Rashford dan Martial sempat dipertanyakan para pendukung The Red Devils. Namun belakangan, keputusan pelatih asal Norwegia itu diakui karena kedua penyerang mudanya sudah mengoleksi masing-masing 20 gol di semua kompetisi. Ini untuk pertama kalinya dua penyerang MU mengoleksi jumlah gol yang sama setelah era Dimitar Berbatov dan Javier Hernandez pada musim 2010-2011.

"Romelu adalah seorang pencetak gol yang bagus. Ia selalu mencetak gol untuk setiap tim yang dibelanya. Namun sudah waktunya untuk dia pergi karena memiliki mimpi-mimpi yang lain. Kami pun mempersilakannya pergi dan pada saat bersamaan menaruh kepercayaan pada para penyerang yang lain. Apalagi, kami tidak bisa memberi jaminan kepada setiap pemain untuk selalu tampil pada lima, enam, atau tujuh pertandingan meski penampilannya buruk," tegas mantan penyerang MU itu.



Sumber: Suara Pembaruan