Fakta Menarik Final Piala FA 2020, Arsenal vs Chelsea

Fakta Menarik Final Piala FA 2020, Arsenal vs Chelsea
Arsenal vs Chelsea di final Piala FA 2017. (Foto: AFP)
Jaja Suteja / JAS Sabtu, 1 Agustus 2020 | 17:31 WIB

London, Beritasatu.com - Partai seru dan menarik bakal tersaji dalam final Piala FA antara Arsenal melawan Chelsea, di Stadion Wembley, Sabtu (1/8/2020), mulai pukul 23.30 WIB. Duel ini menjanjikan partai menarik karena sama-sama mengusung permainan menyerang.

Berikut beberapa fakta menarik menjelang pertemuan dua tim yang sama-sama berbasis di London ini:

- Ini merupakan penampilan Arsenal ke-21 di final Piala FA, paling banyak dibanding klub lain. Arsenal juga memegang rekor sebagai klub paling sering menjuarai Piala FA yakni 13 kali.

- Chelsea memainkan partai final Piala FA untuk ke-14 kalinya. Dan ini merupakan final ketujuh mereka di Stadion Wembley yang baru sejak dibuka pada 2007. The Blues menang tujuh kali dalam sembilan final. Dua kekalahan mereka alami saat menghadapi Arsenal.

- Final musim ini juga merupakan yang paling lambat sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala FA.

- Ini untuk ketiga kalinya Arsenal dan Chelsea berhadapan di final Piala FA. Arsenal selalu menang dalam dua pertemuan sebelumnya (2002 dan 2017). Kedua tim paling sering bertemu di final.

- Arsenal selalu menang dalam delapan dari sembilan pertandingan final Piala FA, termasuk enam kemenangan beruntun. Hanya Tottenham yang mampu meraih kemenangan beruntun lebih banyak di final (tujuh antara 1901 dan 1982).

- Chelsea hanya menang dalam satu dari 13 laga terakhir mereka bertemu Arsenal di Piala FA (seri 4 kalah 8). Kemenangan itu terjadi ketika mengalahkan Arsenal 2-1 di semifinal 2009 berkat gol dari Florent Malouda dan Didier Drogba.

- Laga final kali ini menjadi musim keempat bagi Arsenal mengakhiri musim melawan Chelsea. Pada tahun 2017 mereka juga bertemu di final Piala FA. Sementara musim lalu Arsenal juga bertemu Chelsea di final Liga Europa di Baku. Saat itu Arsenal kalah. 

- Di seluruh kejuaraab, Chelsea hanya kalah dua kali dalam 10 pertemuan terakhir melawan (menang 3, seri 5). The Blues juga tak pernah kalah lawan Arsenal di Premier League musim ini (menang 1, seri 1).

- Mikel Arteta menjadi orang kedua yang menjadi manajer Arsenal di final FA Cup setelah membela The Gunners sebagai pemain, setelah George Graham. Dia berpeluang menjadi orang pertama yang memenangkan Piala FA sebagai kapten dan manajer.

- Ini untuk pertama kalinya klub yang terlibat di final Piala FA dimanajeri oleh dua orang yang juga pernah berhadapan di final sebagai pemain sebelumnya sejak 2012 (Chelsea ditangani Roberto di Matteo v Liverpool diasuh Kenny Dalglish). Arteta menjuarai Piala FA sebagai pemain Arsenal tahun 2014, sementara Frank Lampard bermain di lima final untuk The Blues, empat di antaranya menjadi juara. Namun, satu-satunya kekalahan yang dialami Lampard di final Piala FA sebagai pemain terjadi saat bertemu Arsenal tahun 2002.

- Frank Lampard akan menjadi manajer asal Inggris kedua yang menangani Chelsea di final kejuaraan utama sejak Glenn Hoddle di final Piala 1994, saat kalah 0-4 melawan Manchester United. Manajer Chelsea terakhir asal Inggris yang sukses menjadi juara di kejuaraan utama adalah Dave Sexton (Piala Winners 1971).

- Olivier Giroud pernah membela Arsenal dan kini membela Chelsea. Sementara David Luiz sebalik, pernah membela Chelsea dan kini memperkuat Arsenal. Uniknya pada final 2017 mereka bermain untuk tim yang kini menjadi lawan.

- Striker Chelsea Olivier Giroud terlibat dalam 24 gol di 30 pertandingan Piala (16 gol, 8 assists). Pemain asal Prancis ini juga terlibat dalam tiga dari empat gol yang terjadi di final (1 gol, 2 assist). Dua assist-nya membawa timnya menjadi juara (2014 dan 2017).

- Striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang mencetak tiga gol hanya dalam dua penampilannya d Piala FA Cup. Pemain asal Gabon ini mencetak kedua gol The Gunners dalam semifinal melawan Man City.



Sumber: FA