Eks Bek Juve Beberkan Alasan Pilih Main di Qatar Ketimbang MU

Eks Bek Juve Beberkan Alasan Pilih Main di Qatar Ketimbang MU
Medhi Benatia (kiri) dan Direktur Umum Juventus, Giuseppe Marotta. ( Foto: Juventus )
Zumrotul Muslimin / ZTM Kamis, 7 Februari 2019 | 19:47 WIB

Doha, Beritasatu.com – Mantan bek Juventus, Medhi Benatia, membeberkan di balik keputusannya menolak bergabung dengan raksasa Liga Inggris, Manchester United. Benatia lebih memilih bermain di Liga Qatar bersama Al Duhail.

Benatia resmi pergi dari Turin pada bursa transfer musim dingin lalu. Pemain berusia 31 tahun itu terikat kontrak selama tiga tahun di Al Duhail dengan bayaran sebesar 4,5 juta euro per musim.

Soal besaran gaji inilah yang disinyalir menjadi alasan eks pemain Bayern Muenchen itu menolak untuk datang ke Old Trafford. Pasalnya Setan Merah dikabarkan hanya berani membayar gaji 3,7 juta euro per musim.

Namun kini terungkap fakta lain di balik keputusan Benatia bermain di Liga Qatar. Ia memilih Al-Duhail bukan hanya semata karena uang. Faktor agama melatarbelakangi keputusannya.

"Saya ingin anak-anak saya tumbuh dalam atmosfer Islam. Saya bisa ke Uni Emirat Arab atau Arab Saudi, tapi saya memilih Al Duhail," ujar Benatia seperti dikutip Metro, Kamis (7/2).

"Saya menghadapi kritikan dari pengamat olahraga Maroko setelah pindah ke Doha. Saya ingin mereka menghormati pilihan saya. Sebab ini adalah yang terbaik untuk saya beserta keluarga," tutur pemain asal Maroko tersebut.

Selama berada di Turin, Benatia tampil dalam 59 pertandingan dan mencetak lima gol. Ia juga mencatatkan 55 caps untuk Timnas Maroko dan menjadi kapten di ajang Piala Dunia 2018.



Sumber: Metro