Asrama Terbakar, 10 Pemain Muda Flamengo Tewas

Asrama Terbakar, 10 Pemain Muda Flamengo Tewas
Warga menunggu informasi di depan pusat latihan klub elite Brasil yang bermarkas di Kota Rio de Janeiro, Flamengo setelah api melalap asrama para pemain muda klub yang menewaskan 10 orang, Jumat (8/2) pagi waktu setempat. ( Foto: AFP/Reuters )
Alexander Madji / AMA Sabtu, 9 Februari 2019 | 07:50 WIB

Rio de Janeiro, Beritasatu.com - Kebakaran melanda asrama di pusat latihan klub elite Brasil yang berbasis di Kota Rio de Janeiro, Flamengo, pada Jumat (8/2) pagi waktu setempat dan menewaskan 10 orang pemain muda klub itu yang rata-rata masih berusia belasan tahun. Beberapa pemain muda lainnya mengalami luka-luka, bahkan ada yang dalam kondisi kritis.

Presiden Flamengo, Rodolfo Landim menyebut kejadian ini adalah tragedi terburuk di klub dalam 123 tahun terakhir. “Kami sangat terpukul. Ini kejadian terburuk di klub ini dalam 123 tahun terakhir,” katanya di luar kompleks latihan sebagaimana dikutip dari ESPNFC.com. Di sana, keluarga, pendukung, dan teman-teman pemain berkumpul untuk mendoakan para korban.

Pada kesempatan itu, Landim tidak menjawab pertanyaan wartawan yang juga berkerumum. “Yang terpenting sekarang adalah meminimalisasi jumlah korban, merawat yang terluka, dan menghibur keluarga mereka,” imbuhnya.

Menyusul kejadian ini, Flamengo langsung mengumumkan rasa duka mendalam lewat akun Twitter mereka. “Flamengo sedang berduka,” tulis klub itu di akun resmi mereka.

Pejabat dari Pusat Pemadam Kebakaran Rio de Janeiro, Letnan Kolonel Duglas Henaut kepada wartawan mengatakan, seluruh asrama di kompleks latihan itu sudah habis dilalap si jago merah. “Kami berjuang menyelamatkan korban yang berada di luar. Kompleks latihan semua sudah dilalap api. Kami berupaya sekuat tenaga untuk masuk ke dalam, siapa tahu masih ada korban yang hidup, meskipun itu sulit. Namun, yang kami temukan hanyalah jasad para korban,” katanya.

Ia meneruskan, “Kami tidak bisa menjelaskan kepada Anda peneyebab kebakaran karena itu masih butuh investigasi lebih dalam.”

Namun, seorang pemain muda klub itu, Felipe Cardoso yang lolos dari maut, kepada wartawan mengatakan, api yang menghanguskan asrama di kompleks latihan itu berawal dari kamarnya. “Api berawal dari pendingin ruangan. Melihat itu saya lari keluar. Puji Tuhan, saya bisa melarikan diri dan masih hidup,” kata pemuda yang bermain di posisi gelandang tim U-17 Flamengo.

Adapun keterangan dari kantor Walikota Rio de Janeiro menyebutkan, asrama yang hangus itu dibangun di atas tanah yang memang tidak diperuntukkan bangunan. Pihak klub juga belum mengajukan izin membangun tempat tinggal di lokasi kebakaran tersebut.

“Di dalam tata ruang, area yang terbakar tersebut adalah tempat parkir. Belum ada permintaan izin dari pihak klub untuk membangun sebuah asrama, tempat tinggal, di lokasi tersebut,” demikian pernyataan resmi pemerintah Kota Rio de Janeiro.

Flamengo adalah salah satu klub yang terkenal di Brasil dan mashur di seluruh dunia. Klub yang terkenal dengan julukan "Hitam Putih" oleh para pendukungnya itu pernah menjuarai Copa Libertadores, kejuaraan antar klub di Amerika Latin, setara dengan Liga Champions di Eropa, dan menjuarai Piala Interkontinental atau yang sekarang disebut Piala Dunia Antarklub.



Sumber: Suara Pembaruan