Protes Dilarang Masuk Stadion, Fan Wanita Asal Iran Tewas Usai Bakar Diri

Protes Dilarang Masuk Stadion, Fan Wanita Asal Iran Tewas Usai Bakar Diri
Suporter wanita asal Iran. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Rabu, 11 September 2019 | 09:32 WIB

TEheran, Beritasatu.com - Seorang wanita penggemar sepakbola Iran, Sahar Khodayari meninggal setelah dia membakar dirinya sebagai bentuk protes terhadap larangan wanita menyaksikan pertandingan langsung di stadion sepakbola. Wanita yang dikenal sebagai "Gadis Biru" itu membakar dirinya sendiri di luar pengadilan saat menghadapi dakwaan karena mencoba memasuki stadion sepakbola.

Sahar sebelumnya menghadapi hukuman penjara enam bulan karena melakukan penyamaran dan memasuki stadion untuk menonton sepakbola.

Media di Teheran telah melaporkan bahwa Sahar Khodayari meninggal di rumah sakit awal pekan ini setelah menderita luka bakar di 90 persen tubuhnya. Dia mengenakan wig dan mantel untuk menyaksikan tim favoritnya Esteghlal menghadapi tim Uni Emirat Arab Al Ain dalam pertandingan Liga Champions Asia pada bulan Maret.

FIFA merilis pernyataan yang mengatakan menyesali atas tragedi tersebut.

"FIFA menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga dan teman-teman Sahar dan mengulangi seruan kami pada otoritas Iran untuk memastikan kebebasan dan keamanan setiap wanita yang terlibat dalam perjuangan sah ini untuk mengakhiri larangan stadion bagi wanita di Iran," ujar FIFA dalam sebuah pernyataan.

Seperti diketahui Pemerintah Iran melarang kaum wanita menyaksikan pertandigan sepakbola di stadion sejak revolusi Islam tahun 1979. Para pemain dan klub internasional bergabung dengan FIFA untuk menyerukan diakhirinya larangan itu



Sumber: ABC