UnionSPACE Komit Kembangkan Startup di Asia Tenggara

UnionSPACE Komit Kembangkan Startup di Asia Tenggara
Acara peresmian dihadiri hampir 200 orang dan beberapa tokoh seperti Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Triawan Munaf, Founding Partner Kejora Ventures Andy Zain, COO Gan Konsulindo Prasetya Gan dan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 56 Marcela Zallianty
/ GOR Jumat, 19 Januari 2018 | 21:39 WIB

JAKARTA- UnionSPACE, perusahaan yang bergerak dalam bisnis layanan ruang kerja bersama atau yang dikenal sebagai co-working space berkomitmen turut mengembangkan ekosistem startup di Negara-Negara Asia Tenggara.

CEO UnionSPACE, Albert Goh menyatakan unit usahanya yang sebelumnya bernama CRE8 kini bertransformasi dengan adanya dukungan dari Kejora Ventures dan GAN Konsulindo.

Seperti diketahui, Kejora Ventures adalah investor startup yang paling aktif dan telah berinvestasi pada startup-startup unggulan seperti Investree, Cekaja.com, Qareer, dan Pawoon.

Akhir-akhir ini Kejora Ventures baru mengumumkan dana investasi sebesar US$ 100 juta yang akan diinvestasikan ke perusahaan startup di Asia Tenggara. Sedangkan, GAN Konsulindo menaungi Program Akselerator Plug and Play asal Sillicon Valley yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi pada kunjungan ke Amerika beberapa waktu lalu.

"Kita sudah bertransformasi menjadi UnionSPACE. Saat ini UnionSPACE beroperasi di 5 lokasi di Jakarta, 3 Iokasi di Manila dan 1 lokasi di Malaysia. Kami akan fokus kembangkan ekosistem startup di negara Asia Tenggara," kata Albert saat peresmian di Soehana Hall, Jakarta, Kamis (18/1).

Tahun ini, kata Albert melanjutkan, UnionSPACE menargetkan ekspansi ke lebih dari 20 lokasi di kota-kota besar Asia Tenggara yang akan dikelola secara mandiri. Sebelumnya, pihaknya juga sudah meluncurkan dan mengoperasikan vOffice operator kantor atau ruang kerja visual yang terdapat di 40 lokasi di Indonesia, Malaysia, Australia, Filipina dan Hong Kong.

"UnionSPACE bukan hanya penyedia ruang untuk bekerja, tetapi lebih jauh berfungsi sebagai katalis bagi terbentuknya ekosistem yang kuat dan terwujudnya kolaborasi antar pihak untuk mendukung kesuksesan bisnis. Kita ingin terus lahirkan pengusaha-pengusaha startup di seluruh pelosok negeri dan mancanegara," imbuhnya.

Ia mengklaim, komunitas yang tergabung di UnionSPACE terus berkembang pesat dan terhubung dengan baik melalui platform online yang disebut “Entreprenity”, dimana ada 24.000 pengguna yang terdaftar dari seluruh dunia dapat saling berkomunikasi.

"Konektivitas merupakan salah satu keunggulan UnionSPACE, dimana anggotanya saling melakukan interaksi bisnis, menampilkan produk, jasa dan kegiatan mereka," papar Albert.

Acara peresmian dihadiri hampir 200 orang dan beberapa tokoh seperti Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Triawan Munaf, Founding Partner Kejora Ventures Andy Zain, COO Gan Konsulindo Prasetya Gan dan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 56 Marcela Zallianty.



Sumber: Investor Daily