Kepala Bekraf Minta Startup Lokal Berani Naik Kelas

Kepala Bekraf Minta Startup Lokal Berani Naik Kelas
Acara peresmian dihadiri hampir 200 orang dan beberapa tokoh seperti Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Triawan Munaf, Founding Partner Kejora Ventures Andy Zain, COO Gan Konsulindo Prasetya Gan dan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 56 Marcela Zallianty
/ GOR Senin, 22 Januari 2018 | 20:30 WIB

JAKARTA- Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bektaf) Triawan Munaf berharap penyedia coworking space, UnionSPACE dapat berkolaborasi mendukung startup lokal untuk naik kelas.

“UnionSPACE harus turut serta membantu startup lokal untuk naik kelas, untuk go international. Ekosistem yang sudah dibentuk ini harus bisa membantu pengusaha lokal untuk memperluas jaringannya ke luar negeri, sehingga terjadi kolaborasi bisnis secara masif dan berkembang,” ujar Triawan saat menjadi keynote speaker di acara Grand Launching UnionSPACE di Jakarta, Kamis (18/1).

Menurut Triawan, hal tersebut sangat mungkin terwujud karena seluruh anggota UnionSPACE baik di dalam dan luar negeri saling terkoneksi dengan platform online yang dimiliki oleh UnionSPACE. Sehingga mereka bisa saling berbagi kegiatan usaha yang dilakukan sebagai sumber inspirasi maupun untuk menjalin kerjasama.

"Komunitas ini harus bisa memberikan akses informasi, peluang dan permodalan agar bisa terus berkembang untuk pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Triawan.

Triawan meminta UnionSPACE men-support kantor Bekraf untuk menciptakan suasana kerja yang dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

"Ide yang bagus jika UnionSPACE juga bisa men-support kantor Bekraf, agar kami bisa membangun suasana kerja coworking zaman now," imbuh Triawan.

Diketahui, UnionSPACE saat ini telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk perencanan coworking space di Balai Kota dan juga mengakselerasi operasional Jakarta Creative Hub. Selain itu UnionSPACE juga bekerja sama dengan Telkom untuk memaksimalkan potensi properti yang dimiliki Telkom, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56.

Dengan dukungan dari Kejora Ventures dan GAN, penyedia coworking space itu juga fokus mengembangkan bisnisnya di kawasan Asia Tenggara.

Seperti yang diketahui, Kejora Ventures adalah investor startup yang paling aktif dan telah berinvestasi pada startup-startup unggulan seperti Investree, Cekaja.com, Qareer dan Pawoon, dan baru mengumumkan dana investasi sebesar US$ 100 juta yang akan di investasikan ke perusahaan startup di Asia Tenggara. Sedangkan, GAN Konsulindo menaungi Program Akselerator Plug and Play asal Sillicon Valley yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi pada kunjungan ke Amerika beberapa waktu lalu.

COO Gan Konsulindo, Edwin Prasetya Gan menyatakan sudah seharusnya pelaku coworking space, dalam hal ini Unionspace berperan sebagai wadah yang memberikan nilai tambah lebih dalam mempersatukan iklim industri usaha di dalam negeri.

"Pemerintah dan pelaku harus bersama-sama membangun iklim investasi yang baik. Dengan adanya kolaborasi yang selama ini kita bangun. Kami optimis bahwa iklim ekonomi digital di Indonesia dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi nasional," tutur Edwin.



Sumber: Investor Daily