CEO Bitcoin Indonesia: Tidak Benar Indomaret Kerja Sama dengan Bitcoin

 CEO Bitcoin Indonesia: Tidak Benar Indomaret Kerja Sama dengan Bitcoin
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 9 September 2014 | 10:21 WIB

Jakarta - Pihak Indomaret tidak mengenal dan tidak pernah menjalin kerja sama apapun dengan Bitcoin. Penegasan ini disampaikan CEO PT Bitcoin Indonesia, Oscar Darmawan, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Selasa (9/9), menyusul pemberitaan di sejumlah media massa, soal Bitcoin sudah bisa dibeli di Indomaret dan berjalan lancar.

"Tidak benar Indomaret kerja sama dengan Bitcoin," ujarnya meralat.

Oscar menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Indomaret atas penggunaan nama dan logo Indomaret tanpa sepengetahuan dan seizin Indomaret, serta seolah ada kerja sama antara Bitcoin dengan Indomaret.

"Pemberitaan yang menyatakan produk Bitcoin bisa dibeli di Indomaret dengan cara melakukan top up, adalah tidak benar," jelas dia.

Oscar mengakui, produk uang virtual Bitcoin yang bisa diisi ulang di Indomaret merupakan pernyataan sepihak tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu kepada pihak Indomaret.

Oscar membenarkan bahwa pihak Bitcoin memang bukan merchant Indomaret dan sejauh ini belum ada kerja sama yang dibangun secara khusus antara Bitcoin dan Indomaret.

Untuk itu, kata dia, segala hal yang berkaitan dengan transaksi baik pembelian maupun penjualan produk Bitcoin, dan turunannya tidak bisa dilakukan di Indomaret.

"Bitcoin bukan merchant Indomaret, sehingga memang tidak ada kerja sama dalam bentuk apapun antara Indomaret dengan Bitcoin," katanya.

Sebenarnya, kata Oscar, PT Bitcoin Indonesia bekerja sama dengan iPaymu.com yang memfasilitasi pembayaran dari Indomaret. "Kami tidak pernah bekerja sama dengan Indomaret dan sistem tersebut tidak kami lanjutkan mulai 4 September 2014," ungkap Oscar.

Lebih lanjut Oscar mengatakan, pemberitaan mengenai tersedianya voucher di Indomaret tidaklah benar, dan pihaknya berharap rekan media bisa membantu meluruskan berita tersebut.

"Untuk itu kami meminta maaf kepada seluruh manajemen Indomaret, yang menjadi tidak nyaman dan secara tidak sengaja menimbulkan kesalahpahaman terhadap adanya kesan kerja sama Bitcoin Indonesia dengan Indomaret," ungkap Oscar.

Secara terpisah, Head Of Marketing iPaymu, Iwan Himawan mengatakan, bahwa Bitcoin pernah menjadi member iPaymu, tetapi pihak iPaymu tidak pernah mengijinkan Bitcoin baik secara formal maupun non formal untuk menyebarkan segala jenis berita atau komunikasi yang menunjukkan hubungan antara Bitcoin dan Indomaret.

"Untuk itu, segala hal yang berkaitan dengan pemberitaan tentang Bitcoin menjadi tanggung jawab sepenuhnya pihak Bitcoin Indonesia," ungkap Iwan.

Iwan menambahkan, iPaymu akan mendukung segala bentuk aktivitas marketing yang dilakukan oleh para merchant iPaymu selama dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Salah satu misi iPaymu adalah memajukan perekonomian digital Indonesia, dan untuk mencapai hal tersebut iPaymu melakukan sinergi dengan berbagai kalangan termasuk merchant dan partner dalam kerangka kerjasama positif , transparan dan membangun," ungkap Iwan.

Iwan melanjutkan, iPaymu memastikan kasus yang terjadi dengan Bitcoin tidak akan terjadi lagi di kemudian hari.

"Kami meninjau ulang seluruh syarat dan ketentuan yang mengatur perjanjian kerja sama mitra agar tidak ada kesalahpahaman di masa depan. Kami juga menyampaikan permintaan maaf iPaymu kepada Indomaret untuk setiap dampak negatif yang dibuat oleh Bitcoin," tegas Iwan.

Sumber: PR