Pindad dan Garuda Indonesia Raih Penghargaan "Web BUMN Terbaik" Versi Beritasatu.com

Pindad dan Garuda Indonesia Raih Penghargaan
Presiden Direktur Lippo Group, Theo L. Sambuaga (tengah), Publisher Globe Asia, Tanri Abeng (duduk kelima dari kanan), Pemimpin Redaksi Beritasatu,com, Primus Dorimulu (duduk keempat dari kanan), Dewan juri (duduk dari kiri ke kanan) Abang Edwin, Nila Marita, Pingkan Irwin, M. Said Didu bersama para pemenang BUMN Web Awards 2014 ( Foto: Majalah Investor/Uthan A Rachim )
Anselmus Bata / AB Rabu, 15 Oktober 2014 | 15:30 WIB

Jakarta - PT Pindad ditetapkan sebagai BUMN yang memiliki web terbaik setelah mengumpulkan nilai tertinggi dari para juri dalam ajang “BUMN Web Awards 2014" yang diselenggarakan oleh Beritasatu.com. Sedangkan PT Garuda Indonesia Tbk ditetapkan sebagai BUMN yang memiliki web terbaik untuk kategori transaksional.

Selain meraih penghargaan sebagai web terbaik untuk kategori transaksional, Garuda Indonesia juga menempati peringkat kedua BUMN dengan web terbaik. Kemudian, peringkat ketiga adalah PT Semen Indonesia Tbk dan peringkat keempat PT Pertamina.

Untuk kategori transaksional, PT Pegadaian menempati peringkat kedua dan peringkat ketiga adalah PT Kereta Api Indonesia.

Dalam ajang ini juga diberikan special awards kepada lima BUMN, yakni PT Pegadaian mendapat dua penghargaan khusus, yakni “Best Digital Service” dan “Most Mobile Friendly”, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk meraih “Best Design Aesthetics”, PT Angkasa Pura II untuk “Best Content” dan PT Jasa Marga Tbk menerima penghargaan khusus dalam kategori “Best User Engagement”.

Para juri yang menilai web BUMN adalah perekayasa madya BPPT dan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, praktisi kehumasan, Nila Marita, technopreneur & online strategist, Nukman Luthfi, community & digital consultant, Abang Edwin, Pemred Beritasatu.com Primus Dorimulu, dan Head of Digital Strategy BeritaSatu Media Holdings, Pingkan Irwin.

Selain penilaian oleh para juri, pembaca Beritasatu.com juga diberi kesempatan memilih web BUMN favorit versi mereka pada tujuh sektor, yakni sektor asuransi (PT Asuransi Jiwasraya 48,7%), sektor jasa keuangan (PT Bank Mandiri Tbk 34,7%), sektor jasa lainnya (PT Telkom Tbk 60,4%), sektor konstruksi (PT Semen Indonesia Tbk 47,9%), sektor pertambangan dan energi (PT PLN 52,9%), sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (PT Perkebunan Nusantara XIII 50,5%), serta sektor transportasi dan pergudangan (PT Kereta Api Indonesia 48,7%).

48 Web BUMN
Pada acara penyerahan penghargaan kepada para pemenang di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (15/10), Pemred Beritasatu.com Primus Dorimulu menyatakan ajang “BUMN Web Awards” telah dua kali digelar, yakni pada tahun lalu dan tahun ini. Dibanding tahun lalu, pada tahun ini sejumlah BUMN telah membenahi web mereka. Hal itu tercermin dari jumlah web BUMN yang lolos seleksi tahap awal, yakni 48 web BUMN pada tahun ini, sedangkan tahun lalu hanya 38 web BUMN.

Dari 48 web BUMN yang lolos seleksi tahap awal, para juri memberikan penilaian kepada masing-masing web berdasarkan lima kriteria, yakni konten, navigasi, aksesibilitas, estetika, dan aktualitas.

“Berdasarkan penilaian para juri, akhirnya diputuskan web PT Pindad sebagai web BUMN terbaik dan web Garuda Indonesia menjadi web BUMN terbaik untuk kategori transaksional,” kata Primus.

Pada kesempatan itu, Primus juga mengemukan lima tantangan dalam pengembangan web BUMN di masa mendatang. Pertama, dari 138 BUMN yang ada saat ini. belum semua memiliki web yang memenuhi standar, yakni terindeks di mesin pencarian Google, masuk ranking Alexa Indonesia, serta di-up date minimal dalam enam bulan terakhir.

Kedua, masih banyak BUMN yang belum mengoptimalkan kehadiran web sebagai sarana komunikasi dengan publik dan juga transaksi.

Ketiga, web BUMN masih didominasi gambar atau foto berukuran besar, tetapi minim informasi tentang layanan atau bidang usaha BUMN bersangkutan.

Keempat, ke depan web BUMN harus memperhatikan unsur scannable, yakni unsur yang memudahkan setiap orang mendapatkan informasi penting dari sebuah situs.

Kelima, web BUMN juga perlu menyediakan fasilitas pelayanan digital dan mendekatkan diri kepada publik melalui layanan mobile phone