"Sebangsa" Berniat Dorong Partisipasi Masyarakat Memperbaiki Pelayanan Publik

Ilustrasi Sebangsa911 ( Foto: sebangsa.com )
Shesar Andriawan Rabu, 15 Oktober 2014 | 16:35 WIB

Jakarta - Enda Nasution bersama Adi Widjonarko menciptakan sebuah platform media sosial yang tidak biasa. Sebangsa hadir tidak sekedar untuk bersosialisasi di ranah digital tapi juga memperbaiki pelayanan publik, baik swasta maupun pemerintah.

Lewat dua fitur utamanya, Sebangsa911 dan Sebangsa1800, pengguna bisa meminta pertolongan, melaporkan kondisi darurat, mengajukan pertanyaan kepada penyedia jasa, memberikan pengaduan, juga saran.

Kepada Beritasatu.com, Enda menjelaskan lebih lanjut mengenai Sebangsa. Salah satunya rencana untuk menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah dan mendorong warga di daerah untuk aktif berpartisipasi memperbaiki pelayanan publik.

"Kami akan mendekati pihak-pihak seperti kepolisian, pemerintah daerah, pemadam kebakaran untuk mengakses laporan yang masuk ke mereka dan otoritas bisa menggunakan Sebangsa secara gratis," jelas Enda melalui surel, Rabu (15/10).

"Pemda dan Pemkot seperti Bandung dan Jakarta rencananya akan kami dekati juga. Bahkan kami punya rencana ke depan yang dikhusukan untuk Pemkot," lanjutnya.

Sejauh ini, Bandung dan Jakarta sudah sadar untuk memperbaiki pelayanan publik mereka. Sejak beberapa bulan terakhir pemerintah kedua kota itu sudah memakai sistem Layanan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Sistem ini diciptakan oleh Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan & Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang sudah dimanfaatkan oleh Pemda Provinsi DKI Jakarta, Kota Bandung, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bojonegoro.

Ke depannya, Sebangsa juga akan melakukan pendekatan ke pemda.

"Pastinya, ada rencananya kita untuk promo dan bekerja sama dengan kota-kota kecil ke depannya. Mungkin bisa berupa roadshow ke lima kota, di setiap kota kita akan melakukan kegiatan, kompetisi, dan gathering. Tidak cuma untuk memperkenalkan Sebangsa tapi juga sambil mengajak orang untuk berpartisipasi dalam mempromosikan dan mengurus kotanya," ujar Enda.

Sejak dikembangkan pada Oktober 2012, Sebangsa berfokus pada teknologi mobile karena sebagian besar masyarakat sudah menggunakan ponsel pintar. Saat ini, Sebangsa sudah tersedia dalam mobile web, iOS, serta Android. Ke depan, Sebangsa juga akan hadir untuk Blackberry, dilengkapi beberapa layanan baru pada versi selanjutnya.