Octagon Studio Garap Teknologi "Augmented Reality" untuk Dunia Pendidikan

Octagon Studio Garap Teknologi
Aplikasi Animal 4D+ yang dikembangkan oleh Octagon Studio ( Foto: Beritasatu.com/Herman )
Herman / FER Sabtu, 21 November 2015 | 17:30 WIB

Jakarta - Teknologi augmented reality tengah banyak dikembangkan oleh pelaku industri besar seperti properti dan infrastruktur. Teknologi tersebut mampu membuat segala hal yang abstrak atau virtual menjadi kelihatan lebih nyata atau real.‬

Di Indonesia, teknologi ini sedang dikembangkan oleh studio multimedia asal Bandung, Octagon Studio. Bahkan Octagon juga mengaplikasikan augmented reality untuk dunia pendidikan.

"Kalau sebelumnya augmented reality hanya dimanfaatkan oleh industri besar, ternyata teknologi ini juga bisa dikembangkan untuk bidang pendidikan. Bentuk sederhananya seperti memperkenalkan nama-nama hewan melalui aplikasi Animal 4D+," ujar Queentania, desainer grafis Octagon Studio, di pameran Asia Education Technology Expo yang diselenggarakan di JCC Senayan, Sabtu (21/11).‬

‪Melalui aplikasi ini, terang Queentania, gambar binatang yang didekatkan dengan smartphone akan tersaji lebih hidup di layar ponsel atau tablet, bahkan bisa mengeluarkan suara dan pronunciation nama binatang tersebut dalam bahasa Inggris.

Selain Animal 4D+, Octagon Studio juga mengembangkan aplikasi Humaniod 4D+ untuk mempelajari anatomi tubuh manusia, Octaland 4D+ untuk mempelajari bermacam-macam profesi, serta Space 4D+ yang menampilkan lebih banyak kategori.

"Kami juga mengembangkan aplikasi untuk mempelajari sejarah yang kita sajikan dalam bentuk timeline dari waktu ke waktu," tambah Queentania. Aplikasi-aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Google Play untuk perangkat Android atau Appstore untuk perangkat Apple.

Sumber: BeritaSatu.com