Pengguna Fitur Iklan Berbayar OLX Masih Minim

Pengguna Fitur Iklan Berbayar OLX Masih Minim
Pengumuman kerjasama antara OLX dan AirAsia dalam program #BekasJadiLiburan, di Jakarta, 17 November 2016 ( Foto: Beritasatu.com/Herman )
Herman / FER Kamis, 17 November 2016 | 16:58 WIB

Jakarta - Sejak Desember 2015, situs iklan baris OLX sudah meluncurkan fitur iklan berbayar sebagai salah satu cara untuk mendapatkan revenue atau pemasukan dari layanan iklan baris online yang difasilitasinya. Namun hampir satu tahun berjalan, hanya sedikit penjual yang memanfaatkan fitur tersebut.

Chief Marketing Officer OLX, Edward Kilian memaparkan, dari sekitar 950.000 penjual di OLX setiap bulannya, yang memanfaatkan fitur iklan berbayar tidak sampai 100.000 penjual. Padahal fitur ini bisa membuat barang dagangan di OLX lebih cepat terjual.

"Di OLX, setiap bulannya ada sekitar empat juta iklan baru. Artinya dalam sehari ada lebih dari 120.000 iklan. Semuanya ini muncul berdasarkan post terakhir. Kalau ada iklan baru, yang lama secara otomatis akan berpindah posisi ke bawah. Tapi dengan fitur berbayar, iklan tersebut bisa tetap di atas," ujarnya Edward Kilian, di peluncuran kampanye #BekasJadiLiburan kerjasama OLX dan AirAsia, di Jakarta, Kamis (17/11).

Fitur berbayar yang disediakan OLX memiliki tarif yang beragam, antara Rp 25.000 - Rp 100.0000, tergantung lamanya menggunakan fitur tersebut dan juga jenis barang.

"Dengan memakai fitur berbayar, kita sudah ukur para pengiklan akan mendapatkan telepon penawaran lima sampai delapan kali lebih banyak. Kalau yang tidak pakai fitur ini bisa ditelepon sampai lima kali dalam seminggu, sementara yang pakai fitur berbayar bisa sampai 40 kali," paparnya.

Namun meski pun tidak menggunakan fitur iklan berbayar, Edward tetap memberikan jaminan barang yang dijual di OLX 75 persennya akan laku dalam waktu satu minggu. Apalagi pengguna bulanan situs ini sudah mencapai 20 juta orang.

"Walau pun yang pakai fitur ini masih sedikit, buat kami sebetulnya tidak masalah. Karena revenue utama OLX saat ini masih dari iklan banner," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com