Ini Dampak Jika Anak Kecanduan Gadget
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Dampak Jika Anak Kecanduan Gadget

Jumat, 25 November 2016 | 16:27 WIB
Oleh : Indah Handayani / YUD

Jakarta – Berdasarkan survei Asian Parent pada sekitar 2.500 orangtua di negara Asean menemukan ternyata 99% anak bermain gadget di rumah. 71% main saat bepergian dan 70% main di rumah makan, 40% main di rumah teman dan 17% main di sekolah.

Psikolog keluarga Astrid WEN MPsi pendiri PION Clinition dan inisiator Theaplay Indonesia menjelaskan bahwa tidak bisa dipungkiri anak sekarang lahir di era digital sehingga bukan hal yang mengherankan jika mereka sudah kenal gadget sejak bayi. Penelitian yang pernah dilakukan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia, yang melihat preferensi orangtua memilih alat permainan 2012 di area Jakarta, ternyata sebagian orangtua memberikan gadget pada orangtua karena menginginkan anaknya pintar.

Gadget dijadikan pilihan pertama, disusul lego, balok-balok konstruktif, puzzle dan lain-lain. Mainan seperti boneka handuk yang lembut yang membantu mengatasi kecemasan anak, justru tidak favorit dan menjadi pilihan terakhir orangtua,” ujar Astrid di Jakarta, baru-baru ini.

Astrid menambahkan fenomena ini juga terjadi secara global. Meskipun internet addiction belum dikenal di Indonesia, namun di negara maju masalah ini sudah dianggap sebagai ancaman serius bagi masa depan anak-anak. Dampaknya di masa depan adalah pada masalah kontrol diri. Ada risiko anak memiliki sifat narsistik.

Dampak lebih jauh adalah kemampuan bersosialisasi yang kurang terasah sehingga mereka kesulitan berteman, merasa kesepian bahkan berisiko mengalami depresi dan gangguan kecemasan.

Tidak hanya itu, lanjut dia, gadget juga berisiko akan mengganggu perkembangan anak mulai dari anak tidak bisa meregulasi diri. Sebab, segala aktivitasnya selalu ditemani gadget, baik makan dan bermain. Bahkan tidak mau makan,tidur, aktivitas lain karena main gadget. Waktu tidur tidak konsisten, waktu makan tidak teratur, jadwal keseharian terganggu karena besarnya porsi waktu gadget yang dihabiskan. Anak juga tidak terasah empatinya, mulai dari tidak aware dengan kondisi diri sendiri, tidak peduli dengan orang dan lingkungan di sekitarnya, tidak merasa perlu untuk bersosialisasi.

“Perkembangan fisik anak, baik sensori-motorik, juga terganggu. Anak juga mengalami mata cepat lelah dan kering, resiko mengalami kelainan mata, punggung, leher, jari dan pergelangan tangan pegal atau sakit,” jelas dia.

Oleh karena itu, bagi orangtua yang beranggapan bahwa anak menjadi lebih pintar karena terbiasa menggunakan gadget, Astrid menekankan bahwa pengenal gadget harus mengikuti aturan main. Penggunaan waktu layar elektronik (termasuk komputer dan televisi) yang disarankan adalah 30 – 60 menit per hari. “Bahkan untuk anak usia 0 - 2 tahun, dilarang sama sekali,” tutup dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Dow Melonjak 650 Poin, Investor Acuhkan Kekhawatiran Omicron

Dow Melonjak 650 Poin, Investor Acuhkan Kekhawatiran Omicron

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings