Bangun Pendidikan Daerah 3T dengan Aplikasi
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Muhamad Thaher Hanubun

Bangun Pendidikan Daerah 3T dengan Aplikasi

Jumat, 15 November 2019 | 12:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Banyak cara bisa dilakukan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terdepan, terluar, dan tetinggal (3T). Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Itulah yang dilakukan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun. Ia memanfaatkan TIK dengan membentuk sejumlah aplikasi untuk mempermudah seluruh masyarakat di kabupatennya, termasuk untuk guru dan tenaga pendidik. Selain itu, Maluku Tenggara juga memiliki keberpihakan kepada bidang pendidikan berupa pengalokasian anggaran murni pendidikan dari APBD sebesar 20% untuk membangun pendidikan termasuk TIK.

Oleh karena itu, ia pun menyabet penghargaan Anugerah Kihajar 2019 yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (14/11/2019) malam.

Thaher mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap komitmen Kabupaten Maluku Tenggara sebagai daerah 3T dalam meningkatkan mutu dan akses pendidikan.

“Partisipasi Kabupaten Maluku Tenggara dalam bidang pendidikan dan kebudayaan ini dilakukan dalam karangka kebijakan, anggaran, program, implementasi, dan dampak,” kata mantan guru olahraga SMAN 3 Jakarta ini kepada SP sebelum acara digelar.

Selanjutnya, ia menuturkan, untuk pembangunan pendidikan yang belum merata seperti Maluku Tenggara, peran TIK sangat penting. Ia mengakui, memperkenalkan para guru dengan TIK bukan hal mudah. Oleh karena itu, ia melibatkan komunitas anak muda Maluku Tenggara untuk terlibat langsung melatih para guru agar melek teknologi.

“Anak muda Maluku Tenggara ini banyak yang melanjutkan pendidikan di Pulau Jawa seperti Yogyakarta dan Malang. Ketika mereka kembali ke kampung halaman, ilmu yang mereka dapat dimanfaatkan untuk melatih para guru. Anak-anak muda ini semua tergabung dalam komunitas sehingga mudah untuk melibatkan mereka,” ujarnya.

Menurut Thaher, pihaknya melibatkan anak muda atau kaum milenial karena mereka benar-benar paham akan TIK. Mereka pun bersedia bersama-sama membantu daerah untuk meningkatkan kualitas para guru menjadi lebih baik. “Dengan begitu para guru dan tenaga pendidik mengubah cara pandang mereka dengan segera memanfaatkan teknologi baru untuk menyampaikan materi yang lebih efektif,” ujarnya.

Selain memanfaatkan TIK untuk pembenahan administrasi untuk memudahkan dan mensinkronisasi semua kebijakan, ia juga fokus pada peningkatan mutu dan kreativitas para guru yang menjadi kunci utama pendidikan. Menurut dia, secara kurikulum, para guru telah memahami. Yang menjadi kelemahan selama ini adalah membentuk kreativitas guru.

Ada beberapa prinsip penerapan TIK untuk Maluku Tenggara. Pertama, pemberdayaan yakni memberdayakan sekolah, guru, staf, dan masyarakat sekitar dengan tujuan keterlibatan memberikan motivasi bagi siswa untuk belajar dan meraih pendidikan setinggi-tingginya.

Kedua, bottom up yakni tumbuh dari bawah ke atas sehingga program TIK dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Maluku Tenggara. Ketiga, pendekatan pembelajaran modern dengan strategi pembelajaran siswa aktif yang berorientasi kepada siswa.

“Tugas saya sebagai kepala daerah memberi kebebasan kepada para guru untuk mengekspresikan atau memperlihatkan sesuatu yang baik dari guru. Karena metode berupa kurikulum telah ada, kita harus membuat guru kreatif,” ujarnya.

Dia melanjutkan, para guru kreatif ini diberi dukungan berupa penghargaan dan beasiswa pendidik bagi yang belum memiliki ijazah sarjana (S1) sesuai persyaratan Undang-Undang Guru dan Dosen untuk menjadi guru.

“Saya memberi penghargaan guru yang punya prestasi. Misalnya ide untuk mata pelajaran matematika, bagaimana guru tersebut melakukan kreativitas dalam mengajar, maka mereka akan diberi penghargaan hingga beasiswa pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menuturkan, selain kreativitas, para guru ini didorong untuk melek teknologi. Para guru diajari untuk mampu menggunakan gawai. Sebab, segala informasi penting terkait perkembangan guru, administrasi hingga kebijakan semua transparan berada di web yang dapat diakses oleh siapa pun.

UNBK
Sementara itu, Kepala Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi (Pustekkom) Kemdikbud, Gogot Suharwoto mengatakan, Maluku Tenggara dipandang sudah melakukan pelayanan yang total di bidang pendidikan. Pasalnya, seluruh sekolah menengah pertama (SMP) di kabupaten tersebut sudah terkoneksi dengan internet, sehingga memungkinkan para siswanya menempuh ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

"Meski tertinggal, ternyata semua sekolah SMP sudah mendapatkan fasilitas TIK. Ini patut diapresiasi," ujarnya.

Gotot juga menuturkan, selain Maluku Tenggara, ada 15 kepala daerah lainnya yang juga mendapat penghargaan serupa. Menurutnya, 16 kabupaten/kota tersebut benar-benar berkomitmen tinggi untuk melakukan sejumlah inovasi dalam pendidikan dengan memanfaatkan teknologi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dari Sales ke Kursi CEO

Salah satu kiat yang ia yakini adalah menerapkan komunikasi yang terjaga baik.

FIGUR | 6 November 2019

Selalu Bekerja dengan Hati Senang

17 tahun berkarier dalam industri tepung, Budianto Wijaya, Presiden Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia, mengaku hati yang senang adalah kunci sukses.

FIGUR | 10 Oktober 2019

Selamatkan Nasib Anak Putus Sekolah di NTT

Anak-anak didikannya banyak diterima di perguruan tinggi terbaik di NTT. Bahkan sebagai besar berhasil diterima di Universitas Nusa Cendana.

FIGUR | 10 September 2019

Kardinal Baru Indonesia

Gereja Indonesia dinilai sebagai gereja hidup, yakni benar-benar hadir di masyarakat.

FIGUR | 6 September 2019

Memperkuat DPD sebagai Kaki Tangan Daerah

Di pusat ini harus ada kaki tangan daerah. Karena kalau partai, partai itu di pusat dan hanya kepentingan partai, bukan kepentingan daerah. Kita bicara daerah dan bukan bicara partai.

FIGUR | 14 Agustus 2019

Visi Pelayan Parlemen yang Rendah Hati

Indra Iskandar fokus melayani segala kebutuhan anggota dewan, dan juga masyarakat yang membutuhkan informasi tentang DPR-RI.

FIGUR | 3 Agustus 2019

Merawat Anak Autis dengan Cinta

Orang tua dituntut untuk teliti, membuka pikiran, dan berkonsultasi ke dokter agar diberikan program perawatan yang baik.

FIGUR | 5 Juli 2019

Ancaman People Power Itu Tak Memenuhi Syarat

Pemetaan daerah rawan konflik sudah dari awal kita mengikuti dan memetakannya. Tetap saja yang paling rawan itu adalah Jakarta.

FIGUR | 9 April 2019

Arsitek Peduli Kemanusiaan

Rumah dengan arsitektur tradisional merupakan sebuah tempat hunian yang ramah lingkungan bahkan tanggap bencana.

NASIONAL | 8 Desember 2018

Majukan Budaya Kampung Halaman

"Jadi sasarannya bukan hanya generasi muda, tetapi kita ingin para petua bisa turun gunung dan angkat bicara mengenai akar kebudayaan silek," kata Leni.

FIGUR | 3 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS