Pengamat: Pandemi Jadi Momen Terbaik untuk Benahi Pariwisata Yogyakarta
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Pengamat: Pandemi Jadi Momen Terbaik untuk Benahi Pariwisata Yogyakarta

Minggu, 30 Agustus 2020 | 22:38 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, DIY. Bandara yang sengaja dirancang sebagai salah satu bandara atau gerbang internasional ini diharap dapat menopang pariwisata Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata, Azril Azahari mengatakan, selain membangun fasilitas yang baik di YIA, pemerintah juga didorong untuk menjadikan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Yogyakarta dan sekitarnya menjadi wilayah yang menarik untuk dikunjungi.

Masa jeda pandemi ini adalah waktu yang baik untuk fokus membenahi orientasi pariwisata di Indonesia. Dengan demikian, ketika pandemi mereda dan industri kembali menggeliat, akan ada lompatan besar dalam industri pariwisata di Indonesia, terlebih di Yogyakarta.

“Masing-masing destinasi wisata di Indonesia memiliki keunikannya yang bisa diangkat menjadi penarik hati para wisatawan untuk datang. Namun sayang, pemerintah belum tanggap untuk menonjolkan otentisitas dan keunikan dari destinasi wisata sesuai dengan kearifan lokal yang ada,” terangnya kepada Suara Pembaruan, Minggu (30/8/2020).

Sebut saja Candi Borobudur sebagai tempat ibadah terbesar bagi agama Buddha yang pamornya kalah dibandingkan dengan Angkor Wat di Kamboja. Seharusnya, pemerintah lebih menonjolkan otentisitas dari Candi Borobudur tersebut sebagai tempat orang beribadah sehingga wisatawan tidak hanya disajikan patung dan batu semata.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah perlu juga memanfaatkan teknologi 4.0 seperti teknologi suara dan pencahayaan seperti sound and light yang ada di Piramida Mesir sehingga wisatawan dapat memahami cerita dari sejarah Borobudur.

“Kita harus manfaatkan teknologi karena kalau hanya melihat batu dan diceritakan oleh pemandu wisata tentu sensasinya akan berbeda ketika dikisahkan melalui teknologi laser dan suara yang dapat disaksikan pada malam hari. Di sinilah kita mengetahui, betapa kuatnya story telling untuk menarik wisatawan,” tuturnya.

Setelah memperbaiki orientasi dan kemasan dari destinasi, baru kemudian dapat fokus pada promosi dan pemasaran. Inilah rentetan kunci yang tepat untuk dapat menarik minat wisatawan berkunjung ke Indonesia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengamat: Bandara Baru Yogyakarta Wajib Terapkan Protokol Destinasi Kenormalan Baru

Mulai dari kedatangan atau keberangkatan wisatawan, benar-benar harus secara konsisten protokol dilakukan.

GAYA HIDUP | 30 Agustus 2020

Danau Toba dan Berastagi Lokasi Pariwisata Favorit di Sumut

Kunjungan wisatawan yang berwisata ke Danau Toba selama akhir pekan, sudah mencapai ribuan orang.

GAYA HIDUP | 30 Agustus 2020

Pesona Svarga Bumi, Wisata Sawah Modern yang Jadi Magnet Wisatawan

Sejak dibuka pada 8 Agustus 2020 lalu, Svarga Bumi menjadi sawah yang ramai dikunjungi wisatawan dan viral di media sosial.

GAYA HIDUP | 30 Agustus 2020

Berawal dari Medsos, Brownies asal Bandung Ini Digemari Artis

Karena dirinya belajar secara otodidak, dan dikembangkan hingga muncul karakteristik sendiri.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Pesona Desa Wisata Cibuntu Kuningan Padukan Keindahan Alam dan Kearifan Lokal

Desa Cibuntu juga pernah mewakili Indonesia untuk Asia Tenggara dan berada di urutan ke lima desa terbaik di ASEAN di tahun 2016.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Tips Padu Padan Sweater Ala Musisi Indonesia

Tujuh musisi yang tergabung dalam campaign #Liveincolor bersama Uniqlo Indonesia membagikan tips padu-padan sweater.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Komunitas Sepeda Binaan Sahroni Resmi Dibentuk

Selain meresmikan ASC goweser, Ahmad Sahroni juga melakukan penyaluran santunan kepada anak yatim yang berasal dari Cikini dan daerah di sekitarnya.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Objek Wisata Keraton Kasepuhan Cirebon Siap Terima Wisatawan Lagi

Sejumlah objek wisata di Cirebon akan kembali dibuka salah satunya Keraton Kasepuhan dengan memberlakuka protokol kesehatan untuk para wisatawan.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Kawasan Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka

Pembukaan kembali destinasi pariwisata Gunung Bromo telah mempertimbangan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Alasan Denada Tambunan Jatuh Cinta dengan Zumba

Denada memiliki keinginan untuk mengajarkan Zumba kepada anak-anak pengidap kanker.

GAYA HIDUP | 28 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS