RS Pendidikan Lebih Mudah Raih Akreditasi Bintang Lima
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

RS Pendidikan Lebih Mudah Raih Akreditasi Bintang Lima

Selasa, 22 Januari 2019 | 00:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

[JAKARTA] Ketua Eksekutif Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), dr Sutoto mengatakan, akreditasi rumah sakit (RS) sangat penting dilakukan agar RS memiliki standar pelayanan dengan fokus utama pasien. Terdapat empat standar bagi RS untuk mendapat akreditasi, yakni kelompok standar pelayanan berfokus pada pasien, kelompok standar manajemen RS, keselamatan pasien RS dan sasaran millennium development goals.

Sutoto menyebutkan, dari standar tersebut, RS Pendidikan lebih siap menjadi RS. Bahkan, 100% RS Pendidikan telah melakukan akreditasi, mengantungi akreditasi KARS, dan mayoritas telah berhasil meraih gelar akreditasi paripurna bintang lima.

“Hampir semua RS Pendidikan itu sudah terakreditasi karena RS Pendidikan besar jadi mereka sangat memperhatikan semua kriteria yang harus dipenuhi,” kata Sutoto usai pemberian sertifikat KARS kepada 36 RS seluruh Indonesia di kantor KARS Kuningan, Jakarta, Senin (21/1).

RS Pendidikan lebih mudah memenuhi persyaratan akreditasi KARS karena didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang melibatkan mahasiswa jurusan kesehatan. Selain itu, RS Pendidikan dinilai memiliki peralatan kesehatan lebih canggih.
Oleh karena itu Sutoto menyebutkan, dalam sertifikasi KARS, RS Pendidikan diberi standar penilaian tambahan yang harus dipenuhi terkait dengan integrasi pendidikan kesehatan dalam pelayanan (IPKP).

Meski begitu, ia menjelaskan, IPKP ini tidak mengatur akreditasi pendidikan, melainkan tentang bagaimana integrasi pendidikan kesehatan dalam pelayanan supaya kehadiran peserta didik menjadi nilai tambah bagi pasien. Pasalnya, fokus akreditasi adalah pelayanan terhadap pasien.

“Jadi kepentingan pasien harus didahulukan. Ini sudah menjadi bagian dari akreditasi internasional, di mana pelayanan harus fokus pada pasien. Ini menjadi dasar sehingga para mahasiswa yang sedang menjalankan praktik di RS Pendidikan harus disupervisi untuk mencegah kecelakaan pasien. Mereka tidak diperkenankan untuk bekerja secara mandiri tanpa adanya supervisi karena mereka harus disupervisi dan siapa yang menjadi supervisornya harus ditentukan sejak awal,” ujarnya.

Menurut dia, ketatnya persyaratan tersebut mengantarkan RS Pendidikan untuk terus meraih sertifikasi paripurna bintang lima. Bahkan, untuk 2019 ini, dari 36 RS seluruh Indonesia yang menerima sertifikat KARS, terdapat lima RS yang meraih sertifikasi paripurna bintang lima dan salah satunya adalah RS Pendidikan. Kali ini, RS Pendidikan yang meraih sertifikat itu adalah RS Gigi dan Mata (RSGM) Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama).

Pada kesempatan sama, Rektor Moestopo, Rudy Harjanto menyebutkan, akreditasi Paripurna Bintang Lima diberikan KARS melengkapi Akreditasi A (Unggul) dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).

Rudy juga mengatakan, akreditasi tersebut merupakan bagian dari kelanjutan perjuangan Prof Moestopo dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, sejalan dengan program Kementerian Kesehatan (Kemkes) yang mewajibkan akreditasi RS agar masyarakat mendapat layanan kesehatan yang baik. Dasar hukumnya adalah UUD RI tahun 1945 Pasal 5 Ayat (2), UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, UU No. 44 tahun 2009 tentang RS, UU No 20 tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran, dan Peraturan Pemerintah RI No 93 tahun 2015 tentang RS Pendidikan.

Rudy menuturkan, untuk mendapatkan tingkat kelulusan akreditasi yang baik diperlukan kerja sama secara simultan oleh semua pihak di RS. Semua staf RS, mulai dari pimpinan puncak sampai staf lapis terbawah harus memiliki semangat yang sama dalam mewujudkannya. Selain itu, prestasi ini juga tidak terlepas dari dukungan mahasiswa terhadap RS Pendidikan, yakni ilmu dan moral.

“Kami perketat penerimaan mahasiswa untuk menjaga kestabilan mengingat daya tampung dan rasio dosen dan mahasiswa,” ujarnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Siloam Hospitals Kebon Jeruk Hadirkan Klinik Spesialis Ortopedi

Klinik ini fokus pada otot dan tulang yang berhubungan dengan cedera kaki, bahu, dan tulang belakang.

KESEHATAN | 21 Januari 2019

Cara Sederhana Bebaskan Tubuh dari Selulit

Untuk menghindari munculnya selulit, ternyata dapat dilakukan dengan cara yang sangat mudah.

KESEHATAN | 20 Januari 2019

Komuter Rentan Terpapar Penyakit

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas dan membantu meningkatkan perlindungan tubuh.

KESEHATAN | 20 Januari 2019

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kurang tidur bisa menjadi pemicu gejala-gejala awal penyakit jantung.

KESEHATAN | 19 Januari 2019

Indofarma Tunjuk Fors Fortis Medika sebagai Distributor Alat Kesehatan

Fors Fortis Medika (FF Group) ditunjuk sebagai distributor tunggal (sole agent) penjualan alat-alat kesehatan produksi Indofarma.

KESEHATAN | 19 Januari 2019

10% Biaya Rawat Inap Akan Ditanggung Peserta JKN-KIS

Urun biaya diberlakukan bagi jenis pelayanan kesehatan yang dapat menimbulkan penyalahgunaan pelayanan.

KESEHATAN | 18 Januari 2019

Kemitraan NU dan Lippo Tingkatkan Kesehatan Masyarakat lewat RSU Syubbanul Wathon

RSU Syubbanul Wathon memiliki fasilitas kesehatan modern.

NASIONAL | 18 Januari 2019

Aktivitas Fisik Rutin Kurangi Risiko Penyakit

Olahraga mendasar seperti lari dapat dijadikan pilihan yang tepat.

KESEHATAN | 17 Januari 2019

Kampanyekan Hidup Sehat, Sun Life Gelar Kompetisi Lari

Minat masyarakat terhadap olahraga lari sangat tinggi.

KESEHATAN | 17 Januari 2019

Traveling Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Traveling dinilai memiliki segudang manfaat untuk anak.

KESEHATAN | 17 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS