Susu Mampu Gantikan Energi yang Hilang Saat Berpuasa
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Susu Mampu Gantikan Energi yang Hilang Saat Berpuasa

Jumat, 17 Mei 2019 | 11:00 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Menahan lapar dan haus selama 12 jam sehari di bulan puasa ini membawa perubahan pada tubuh. Setelah berpuasa, tubuh memerlukan asupan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga bernutrisi untuk menggantikan energi yang hilang seharian.

Berbuka puasa dengan yang manis-manis sangat dianjurkan. Sebab, kandungan karbohidrat dari makanan yang manis-manis mengembalikan energi. Namun, lebih baik kalau asupan yang dipilih juga kaya akan nutrisi lainnya dan nyaman dikonsumsi setelah perut lama kosong. Nah, susu bisa menjadi alternatif berbuka puasa yang sangat baik karena mengandung gula alami, juga bernutrisi lengkap.

Ahli gizi, dr Rizal Alaydrus mengatakan, tubuh memasuki fase berpuasa terhitung 8 jam setelah makan dan minum terakhir. Jika puasa kurang lebih 13-14 jam per hari, maka ada jeda beberapa jam saat perut dalam kondisi benar-benar kosong. Setelah seharian berpuasa, disarankan untuk mengonsumsi makanan kaya akan nutrisi.

Minum segelas susu sapi saat berbuka bisa menjadi salah satu pilihan untuk membantu menjaga dan mempertahankan kondisi tubuh selama berpuasa. Alasannya, susu mengandung nutrisi makro yang terdiri dari protein, lemak, dan karbohidrat serta nutrisi mikro yang meliputi vitamin juga bermacam-macam mineral.

“Minum susu dalam kondisi perut kosong justru sangat baik karena penyerapan zat gizi tubuh lebih maksimal,” kata Rizal pada acara berbuka bersama KIN Fresh Milk di Jakarta, Kamis (16/5).

Namun, menurut Rizal, tidak semua orang bisa minum susu dengan nyaman saat perut dalam keadaan kosong. Sebagian orang yang tidak nyaman atau mual saat minum susu bisa jadi mengalami intoleransi terhadap laktosa atau alergi dengan susu sapi.

Intoleransi laktosa terjadi ketika seseorang tidak bisa menyerap atau mencerna kandungan laktosa dalam susu, sehingga timbul imunitas pada dirinya sendiri. Orang yang mengalami intoleransi laktosa biasanya merasa mual, kram perut, kembung, buang gas yang berbau, hingga diare setelah minum susu. Ada pula orang yang alergi susu sapi. Ini terjadi ketika ada reaksi sistem kekebalan tubuh saat mencerna zat gizi dalam susu. Gejalanya hampir sama, mual, sakit perut, dan bisa diare setelah minum susu.

Karena itu, kata Rizal, harus memilih susu yang sesuai dengan kebutuhan tiap individu. Bagi yang alergi atau mengalami intoleransi laktosa, Rizal menyarankan untuk minum susu sapi yang mengandung protein A2. Karena kandungan susu ini seperti Air Susu Ibu (ASI). Tubuh tidak mengalami peningkatan imunitas.

Menurut Tiffany Pratiwi Suwandi selaku Brand Manager KIN Fresh Milk, protein A2 adalah senyawa protein alami pada susu sapi yang mudah dicerna tubuh, sama seperti komposisi protein dalam ASI. KIN Fresh Milk adalah satu produk dari PT ABC Kongen Dairy yang berasal dari 100% susu segar sapi A2. Sapi A2 telah diseleksi khusus melalui tes DNA yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A2.

“Dengan kandungan protein A2 ini, kita berharap produk ini lebih nyaman untuk mereka yang selama ini alergi susu sapi,” kata Tiffany.

Untuk mengedukasi dan menyosialisasikan mengenai kebaikan susu sapi A2, KIN Fresh Milk juga akan mengadakan road show di Jakarta maupun Bandung selama bulan puasa. Selama road show ini mereka juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mendonasikan Rp 1.000 untuk setiap botol susu yang dikembalikan. Donasi ini akan diberikan ke rumah yatim.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

YBTS Ajak Anggota SMB Penuhi Kebutuhan Nutrisi Keluarga

YBTS mendorong kesadaran "Mama-Mama" untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi keluarga.

KESEHATAN | 17 Mei 2019

Guru Besar IPB: Cacar Monyet Penyakit Eksotik

Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap penyakit Cacar Monyet.

KESEHATAN | 16 Mei 2019

Perhatikan Hal Ini Saat Memilih Botol Susu

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih botol susu untuk si kecil.

KESEHATAN | 16 Mei 2019

Perokok Anak Capai 15,8 Juta di 2030, Pemerintah Didesak Ratifikasi FCTC

Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok terbanyak ketiga di seluruh dunia.

KESEHATAN | 16 Mei 2019

Presiden Terpilih Didesak Naikkan Cukai Rokok Hingga 70%

Saat ini, rata-rata cukai rokok di Indonesia masih berkisar di angka 40%.

KESEHATAN | 16 Mei 2019

Tidak Perlu Panik, Cacar Monyet di Bawah Ebola dan MERS

Angka kematian penyakit ini relatif kecil, berkisar 1-10% dan umumnya pada penderita muda.

KESEHATAN | 16 Mei 2019

Paparan Cahaya LED Dapat Merusak Mata

Pengawas kesehatan Pemerintah Prancis mengatakan, pancaran cahaya biru pada bola lampu jenis LED dapat merusak retina mata dan mengganggu ritme tidur alami

KESEHATAN | 16 Mei 2019

Kemkes Minta Dinkes dan UPT Siaga Cacar Monyet

Kemungkinan penyebaran penyakit monkeypox ke Indonesia bisa terjadi.

KESEHATAN | 15 Mei 2019

Pentingnya Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan

Menstruasi merupakan proses biologis yang normal dialami oleh perempuan.

KESEHATAN | 15 Mei 2019

Ibu Hamil Tetap Bisa Berpuasa Selama Ramadan

Puasa dinilai memiliki manfaat baik untuk kesehatan ibu hamil.

KESEHATAN | 15 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS