Iuran Naik, Hanya 3% Peserta BPJS Kesehatan yang Turun Kelas
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Iuran Naik, Hanya 3% Peserta BPJS Kesehatan yang Turun Kelas

Selasa, 7 Januari 2020 | 12:17 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com -Pemerintah telah bersepakat untuk melaksanakan penyesuaian iuran program JKN-KIS sebagaimana telah diatur dalam Perpres 75 tahun 2019. Kepala Humas BPJS Kesehatan (BPJSK), Iqbal Anas Maruf mengatakan, akibat kenaikan iuran ini, ada peserta yang memilih turun kelas perawatan sesuai kemampuannya.

BPJSK mencatat segmen PBPU kelas 1 yang turun ke kelas 2 dan kelas 3 sebanyak 153.466 jiwa atau 3,53%. Sementara peserta kelas 2 yang turun ke kelas 3 sebanyak 219.458 atau 3,52%. Jumlah turun kelas ini dilaporkan terjadi pada bulan November ke Desember 2019.

Pilihan turun kelas menurut Iqbal, bukanlah dampak negatif. Sebab, peserta lebih baik rutin bayar iuran meskipun di kelas lebih rendah, daripada memilih kelas lebih tinggi tetapi tidak sanggup membayar dan akhirnya menunggak.

“Tidak terlalu banyak yang turun kelas. Karena pendapatan BPJSK bersumber dari iuran peserta, maka yang ingin kita dorong adalah peserta dipastikan bayar iuran rutin,” kata Iqbal di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Iqbal menambahkan, jika penyesuaian iuran ini dijalankan secara konsisten, maka dipastikan utang ke rumah sakit (RS) lunas semuanya tahun ini. Dengan demikian diperkirakan 3-4 tahun ke depan tidak ada lagi utang, sehingga RS tidak mengalami kesulitan cash flow, dan pelayanan kepada peserta makin baik.

Per hari ini, utang ke RS masih sebesar Rp 14 triliun. Ini adalah utang jatuh tempo yang tidak terbayar pada 2019 dan dibawa atau menjadi defisit carry over pada 2020. Defisit hingga akhir 2019 diperkirakan mencapai Rp 31 triliun, dimana sebagiannya telah ditutup oleh Kemkeu. Dana dari Kemkeu itu terdiri dari iuran PBI yang dibayarkan sekaligus untuk lima bulan terakhir di 2019 (Agustus-Desember) dan iuran aparatur sipil negara (ASN) pusat.

“Untuk yang utang Rp 14 triliun bisa diselesaikan tahun ini asalkan kita komitmen laksanakan Perpres 75 tahun 2019 secara penuh,” kata Iqbal.

Diketahui, dengan penyesuaian iuran ini, maka pemerintah memutuskan untuk tidak lagi memberikan semacam dana talangan kepada BPJSK ketika mengalami defisit. Dengan kata lain, seluruh penerimaan BPJSK hanya bersumber dari iuran peserta. Karena itu, komitmen untuk menjalankan Pepres 75/2019 sangat penting.

Untuk membayar klaim RS dan menjaga fiskal BPJSK, pemerintah bisa membayarkan iuran PBI untuk beberapa bulan di muka. BPJSK memastikan tunggakan ke RS tidak berlarut-larut, karena merugikan BPJSK sendiri. Sebab, jika menunggak, BPJSK harus membayar denda 1% dari total tunggakan setiap bulan ke RS.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tak Ada Subdisi JKN, Peserta Kurang Mampu Masuk PBI

Saat ini, masih ada 6 juta orang PBI yang akan dilakukan pembersihan data.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Leptospirosis, Penyakit Mematikan tetapi Sering Salah Didiagnosis

Gejalanya mirip dengan flu biasa, seperti menggigil, batuk, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot, hilang nafsu makan, serta mata merah dan iritasi.

KESEHATAN | 6 Januari 2020

Pascabanjir, Pemda Diimbau Waspadai Potensi KLB Leptospirosis

Sampai Oktober 2019 tercatat 686 kasus leptospirosis dengan 110 kematian.

KESEHATAN | 6 Januari 2020

Pekerja Komuter Cenderung Alami Masalah Tidur

Orang dengan jam kerja lebih lama dan perjalanan panjang lebih cenderung memiliki kelebihan berat badan.

KESEHATAN | 5 Januari 2020

Pentingnya Trauma Healing Anak Korban Banjir

Kegiatan pemulihan trauma korban banjir juga melibatkan anggota PMI, Karang Taruna, dan Yayasan Abhipraya Responsif.

KESEHATAN | 5 Januari 2020

BPJS Kesehatan Beri Kemudahan Peserta Turun Kelas

BPJS Kesehatan menyatakan peserta yang turun kelas rawatan masih dalam batas wajar.

KESEHATAN | 5 Januari 2020

Iuran JKN Naik, Jumlah Peserta Turun Kelas Tak Signifikan

Potensi turun kelas perawatan khususnya terjadi pada peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau peserta mandiri.

KESEHATAN | 5 Januari 2020

Kemkes Imbau Korban Banjir Waspadai Lestospirosis

Kemkes telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit lestospirosis.

KESEHATAN | 4 Januari 2020

8 Cara Sederhana Menghindari Penyakit Pascabanjir

Beberapa penyakit berpotensi muncul dan meningkat kasusnya pascabanjir.

KESEHATAN | 4 Januari 2020

Waspada Penyakit-penyakit Pascabanjir

Banjir dapat menyebabkan leptospirosis, diare, demam tifoid, DBD, ISPA, dan hipotermia.

KESEHATAN | 4 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS