Kini, Pasien JKN Bisa Cek Jadwal Operasi Lewat Aplikasi
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Kini, Pasien JKN Bisa Cek Jadwal Operasi Lewat Aplikasi

Rabu, 8 Januari 2020 | 12:00 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Seiring dengan mulai dilaksanakannya penyesuaian iuran peserta yang baru sejak 1 Januari 2020, BPJS Kesehatan (BPJSK) berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta. Sejumlah fitur-fitur baru di aplikasi Mobile JKN disediakan untuk memudahkan pasien peserta JKN-KIS mengakses layanan dan memangkas antrean di fasilitas kesehatan (faskes). Salah satunya, pasien bisa melihat jadwal tindakan operasi dan ketersediaan tempat tidur.

Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJSK, Budi Mohamad Arief, mengatakan, dengan adanya penyesuaian iuran maka tantangan BPJSK saat ini bukan lagi soal defisit, melainkan pelayanan yang lebih berkualitas. Dari evaluasi yang dilakukan selama tujuh tahun pelaksanaannya, masih banyak keluhan peserta terkait pelayanan di faskes terutama rumah sakit (RS). Mulai dari masih lamanya antrean maupun ketidakpastian mendapatkan pelayanan.

Misalnya, pasien sudah datang ke RS tetapi dokternya tidak ada, pasien ditolak karena alasan tempat tidur penuh, pasien yang butuh tindakan operasi harus menunggu lama, dan pasien hemodialisa (cuci darah) harus mengambil surat rujukan di faskes tingkat pertama seperti puskesmas ketika habis masa berlaku atau kedaluwarsa.

Menjawab itu, tahun ini dijadikan BPJSK sebagai tahun peningkatan kepuasan bagi peserta. Salah satunya dengan menyediakan berbagai fitur dalam aplikasi Mobile JKN agar lebih memudahkan peserta saat membutuhkan pelayanan. Mulai dari cek ketersediaan kapasitas tempat tidur, display informasi jadwal tindakan operasi, dan pendaftaran secara online sejak dari faskes primer hingga faskes rujukan.

Kemudahan terbaru yang disediakan BPJSK adalah terkait jadwal operasi. Budi mengatakan, peserta yang akan dilakukan tindakan operasi dapat memperoleh informasi di aplikasi Mobile JKN melalui fitur jadwal tindakan operatif yang secara bertahap diimplementasi di tahun ini. Peserta dapat mengetahui kapan ia akan mendapat pelayanan tindakan operasi.

Fitur ini terdiri dari informasi jadwal pelaksanaan, nama RS dan tenaga kesehatan yang melakukan tindakan pembedahan. Dengan begitu pasien tidak lagi bolak-balik ke RS untuk mengecek kapan dia harus dioperasi. Kebijakan ini sekaligus akan mendorong komitmen RS untuk memberikan pelayanan tindakan operasi tepat waktu, sehingga mengurangi daftar tunggu yang panjang.

“Dengan tetap menjaga kerahasian nama pasien maupun jenis tindakan yang ada, maka setiap pasien yang sudah dapat jadwal operasi bisa memantaunya di Mobile JKN,” kata Budi di Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Kemudahan lainnya, peserta bisa mengecek sendiri ketersediaan tempat tidur melalui fitur Ketersediaan Tempat Tidur di Mobile JKN. Lewat fitur ini peserta dapat melihat ketersediaan tempat tidur di RS, sehingga memberikan alternatif pilihan RS sebagai tujuan tempat rawat inap di lokasi terdekat peserta.

Bila suatu ketika RS tidak dapat menerima pasien rawat inap dengan alasan tidak ada lagi ketersediaan tempat tidur, maka peserta dapat melakukan pengecekan ketersediaan tempat tidur pada fitur tersebut. Peserta tidak harus berkeliling untuk mencari tempat tidur kosong. Ini juga bisa dipakai faskes primer untuk merujuk pasien ke faskes yang masih tersedia tempat tidur.

“Ketika faskes primer akan merujuk pasien ke RS dia sudah tahu berapa jumlah tempat tidur di RS itu, masih kosong atau penuh. Jangan sampai faskes primer ini rujuk pasien ke RS yang penuh,” kata Budi.

Display

Saat ini sebanyak 1.700 RS telah memiliki display informasi tempat tidur, dan secara bertahap BPJSK mendorong seluruhnya.
Kemudahan lainnya adalah pelayanan bagi pasien gagal ginjal kronis yang rutin mendapatkan layanan cuci darah (hemodalisis) di RS dan sudah terdaftar dengan menggunakan sidik jari (finger print). Kini, surat rujukan yang berakhir setelah 90 hari dapat diperpanjang di RS. Pasien tidak lagi direpotkan untk mengurus perpanjangan surat rujukan ke faskes primer. Hal ini diharapkan dapat memotong birokrasi dan semakin mempermudah pasien JKN-KIS untuk dapat mengakses layanan cuci darah.

Kemudahan terakhir adalah pendaftaran dan antrean secara elektronik. Sejak 2017 BPJSK meminta seluruh RS untuk memberlakukan pendaftaran dan antrian daring untuk memangkas waktu tunggu dan antrean panjang di faskes, tetapi belum semua melaksanakannya. Saat ini baru sekitar 1.780 RS dari 2.200 RS provider BPJSK yang memiliki antrian daring.

Pada 2020, BPJSK akan mengintegrasikan sistem antrean di faskes tersebut dengan Mobile JKN. Jadi, peserta bisa mendaftar dan mendapatkan nomor antrian lewat aplikasi Mobile JKN baik untuk pelayanan di faskes primer maupun faskes rujukan. Ini memangkas waktu tunggu pasien, karena waktu datang ke faskes disesuaikan dengan nomor antrean. Ketika pasien perlu dirujuk, faskes primer melalui aplikasi P-Care akan memasukkan nomor rujukan ke RS, sehingga pasien saat datang ke RS tinggal menunggu panggilan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Eka Hospital Perluas Jangkauan Pelayanan ke Bekasi

Total keseluruhan investasi pembangunan Eka Hospital Kota Harapan Indah Bekasi mencapai sekitar US$ 40 juta.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Hati-hati Efek Samping Obat GHB

Pelaku kejahatan seksual Raynhard Sinaga melancarkan aksinya menggunakan obat GHB

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Komunitas Berperan sebagai Motor Penggerak Hidup Sehat

Komunitas berperan sebagai pemantik semangat dalam pengadopsian gaya hidup sehat.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Iuran Naik, Hanya 3% Peserta BPJS Kesehatan yang Turun Kelas

Peserta lebih baik rutin bayar iuran meskipun di kelas lebih rendah, daripada memilih kelas lebih tinggi tetapi tidak sanggup membayar dan akhirnya menunggak.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Tak Ada Subdisi JKN, Peserta Kurang Mampu Masuk PBI

Saat ini, masih ada 6 juta orang PBI yang akan dilakukan pembersihan data.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Leptospirosis, Penyakit Mematikan tetapi Sering Salah Didiagnosis

Gejalanya mirip dengan flu biasa, seperti menggigil, batuk, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot, hilang nafsu makan, serta mata merah dan iritasi.

KESEHATAN | 6 Januari 2020

Pascabanjir, Pemda Diimbau Waspadai Potensi KLB Leptospirosis

Sampai Oktober 2019 tercatat 686 kasus leptospirosis dengan 110 kematian.

KESEHATAN | 6 Januari 2020

Pekerja Komuter Cenderung Alami Masalah Tidur

Orang dengan jam kerja lebih lama dan perjalanan panjang lebih cenderung memiliki kelebihan berat badan.

KESEHATAN | 5 Januari 2020

Pentingnya Trauma Healing Anak Korban Banjir

Kegiatan pemulihan trauma korban banjir juga melibatkan anggota PMI, Karang Taruna, dan Yayasan Abhipraya Responsif.

KESEHATAN | 5 Januari 2020

BPJS Kesehatan Beri Kemudahan Peserta Turun Kelas

BPJS Kesehatan menyatakan peserta yang turun kelas rawatan masih dalam batas wajar.

KESEHATAN | 5 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS