Riset: Kombinasi Madu dan Akar Bajakah Redakan Sakit Lambung
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Riset: Kombinasi Madu dan Akar Bajakah Redakan Sakit Lambung

Minggu, 12 Januari 2020 | 11:00 WIB
Oleh : Irawati D Astuti / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Penyakit lambung kerap dianggap sepele oleh sebagian besar masyarakat. Padahal, penyakit ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Berbagai cara dan pengobatan telah ditemukan untuk mengatasi penyakit lambung. Yang terbaru adalah dengan mengkonsumsi produk herbal alami bernama Madu Hijau. Madu ini mengandung terpenoid, steroid, tannin, alkonoid, fenolik, dan saponin yang merupakan kandungan alami dari akar bajakah sebagai zat antikanker dan antiperadangan.

Seperti diketahui, akar bajakah merupakan tanaman langka yang berasal dari hutan pedalaman Kalimantan sebagai resep pengobatan kuno suku Dayak untuk mengobati berbagai penyakit kronis sejak ratusan tahun silam.

Tahun ini, Madu Hijau yang mengkombinasikan madu dan akar bajakah serta herbal lainnya menjadi terobosan baru di Indonesia bagi mereka yang hendak kembali pada pengobatan alam atau herbal.

"Produk ini telah diriset dan diuji selama satu tahun bersama IPB (Institut Pertanian Bogor) di bawah pengawasan ahli gizi dan farmasi sebagai herbal yang aman, berkualitas, dan memiliki banyak manfaat untuk pengobatan," kata pemilik merek Madu Hijau, Hizrah Bacan, di Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

Menurut Hizrah, warna hijau pada madu ini merupakan zat hijau daun yang berasal dari puluhan daun herbal seperti daun kelor, daun saga, daun sirih, dan spirulina. Semuanya berfungsi untuk membersihkan racun di dalam lambung, usus, darah, dan liver. Oleh karena itu, selain mampu mengatasi penyakit lambung, Madu Hijau juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit lainnya.

"Dengan banyaknya jenis penyakit yang berkembang dan sulit diobati, Madu Hijau hadir sebagai formula baru untuk mengatasi berbagai penyakit, terutama penyakit lambung," katanya.

Ia berharap produk ini bisa bermanfaat untuk kesehatan masyarakat Indonesia. Saat ini, Madu Hijau dijual seharga Rp 250.000 per botolnya, dan bisa langsung dipesan melalui web resmi di www.maduhijau.com, atau bisa juga di dapat di toko-toko daring.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jangan Anggap Remeh Masalah Alergi

Pencegahan alergi sejak dini perlu menjadi perhatian orang tua karena dapat memengaruhi asupan nutrisi pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

KESEHATAN | 12 Januari 2020

Pentingnya Masyarakat Menjalani Hidup Aktif dan Sehat

Anlene dari Fonterra Brands Indonesia, mendukung Superball Run 2020 untuk bersama menginspirasi masyarakat Indonesia.

KESEHATAN | 12 Januari 2020

Duh! Skizofrenia Bisa Dipicu Polusi Udara

Gangguan ini menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir dan perubahan perilaku.

KESEHATAN | 12 Januari 2020

Tiga Pakar Kesehatan Asal Belanda Berbagi Ilmu di Seminar Ilmiah NIF

NIF Scientific Workshop berlangsung di kota Padang dan Jakarta pada tanggal 6 – 9 Januari 2020 dan dihadiri oleh lebih dari 200 peserta.

KESEHATAN | 10 Januari 2020

Cegah Pneunomia, Lakukan Hidup Sehat

Dokter spesialis Paru RS Persahabatan Erlina Burhan mengatakan mencegah pneumonia dengan perilaku hidup sehat.

KESEHATAN | 9 Januari 2020

Menristek Dukung Pengembangan Obat Modern Asli Indonesia

Dexa Group mendukung program kesehatan pemerintah melalui produk OGB dan mendorong kemandirian pengembangan produk farmasi yang berdaya saing tinggi.

KESEHATAN | 9 Januari 2020

Kemkes: Waspadai Pneumonia dari Tiongkok

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat, tenaga kesehatan, dan fasilitas kesehatan mewaspadai penyakit pneumonia berat yang kini meningkat di Wuhan, Tiongkok

KESEHATAN | 9 Januari 2020

Kini, Pasien JKN Bisa Cek Jadwal Operasi Lewat Aplikasi

Dengan adanya penyesuaian iuran maka tantangan BPJSK saat ini bukan lagi soal defisit, melainkan pelayanan yang lebih berkualitas.

KESEHATAN | 8 Januari 2020

Eka Hospital Perluas Jangkauan Pelayanan ke Bekasi

Total keseluruhan investasi pembangunan Eka Hospital Kota Harapan Indah Bekasi mencapai sekitar US$ 40 juta.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Hati-hati Efek Samping Obat GHB

Pelaku kejahatan seksual Raynhard Sinaga melancarkan aksinya menggunakan obat GHB

KESEHATAN | 7 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS