Masuki New Normal, Kemkes Minta Masyarakat Berhenti Merokok
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Masuki New Normal, Kemkes Minta Masyarakat Berhenti Merokok

Selasa, 2 Juni 2020 | 23:54 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Promkes dan Pemberdayaan Masyarakan Kementerian Kesehatan, Rizkiyana Sukandhi Putra mengatakan, memasuki new normal atau era normal yang baru, masyarakat diminta untuk tidak hanya menerapkan protokol kesehatan, tetapi juga berhenti merokok.

Menurut Sukandhi, merokok hanya akan memperburuk kondisi Covid-19. Namun faktanya, jumlah perokok terus meningkat.

Pemerintah menargetkan jumlah perokok pada 2019 seharusnya turun di angka 5.4% dari tahun sebelumnya yang sebesar 9,1%. Alih-alih turun, angka ini justru meningkat menjadi 10,7%. Dengan kondisi yang sama, maka diperkirakan angka ini akan terus meningkat menjadi 15,0% pada 2024 dan 16,0% pada 2030.

“Bayangkan, berapa kentungan yang diraup industri rokok dari investasi ini, dan berapa kerugian yang ditimbulkan akibat konsumsi rokok,” katanya dalam webinar peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2020 yang diselenggarakan Kemkes, Selasa (2/5/2020).

Ia mengatakan, rokok elektronik yang disebutkan aman dan menjadi alternatif berhenti merokok tidaklah benar. Namun pencitraan yang dibangun dari rokok elektronik ini berhasil meningkatkan konsumsi terutama pada anak dan remaja. Kemkes mencatat hanya dalam rentang dua tahun, jumlah perokok elektronik pada usia 10-18 tahun meningkat tajam dari 1,2% di 2016 menjadi 10,9% di 2018.

Dampak buruk rokok pada perkembangan anak dan remaja tidak main-main. Selain adiksi, nikotin merusak kerja korteks prefrontal yaitu pengatur atensi, ingatan, proses belajar, suasana hati, dan kendali diri yang masih berkembang sampai usia 25 tahun. Ini tentu kontra produktif dengan pengemdangan SDM unggul, berkualitas dan berdaya saing sesuai target pemerintah dalam RPJMN 2020-2024.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Vaping Tingkatkan Risiko Terinfeksi Covid-19

Rokok elektronik juga sama merusak epitel dan saluran napas, sehingga bisa berikatan dengan reseptor angiotensin converting enzyme 2 (ACE2) lebih banyak.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

Pandemi Covid-19, Imunisasi Anak Wajib Dijalankan

Pemberian imunisasi merupakan bagian dari hak asasi anak-anak bangsa.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

Sebelum Memulai Aktivitas New Normal, Masyarakat Diminta Disiplin

Sikap disiplin terhadap perilaku aman menjadi kunci dalam memulai aktivitas di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

Sambut New Normal, Plossa Bisa Buat Pakai Masker Tidak Sesak

Plossa Eucalyptus dapat melegakan pernapasan ketika merasa sesak akibat terlalu lama menggunakan masker.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

2.000 ABK Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, 100 Positif Covid-19

MV Westerdam datang dari Filipina.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, Tenaga Medis Diminta Tidak Melakukan Hal Ini

IDI meminta seluruh tenaga medis di Indonesia untuk menerapkan protokol kesehatan ketat

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, IDI Ingatkan Tenaga Medis Cegah Infeksi Silang

Di Indonesia, pada awal pandemi, banyak tenaga medis gugur karena tidak siap.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, Bintang Toedjoe Sebar 1 Juta Joss C 1000

Kick off Joss C 1000 ditandai dengan penyerahan bantuan produk tersebut di dua rumah sakit rujukan Covid-19.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Merokok Memperparah Infeksi Covid-19

Penelitian menunjukkan para perokok lebih berisiko terinfeksi Covid-19.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Gugus Tugas: Kita Harus Kembali Menata Kehidupan

Masyarakat harus melakukan perubahan perilaku dalam kesehariannya karena sampai hari ini vaksin Covid-19 belum ditemukan.

KESEHATAN | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS