Awas, Virus Corona Bisa Nempel di Ponsel 5 Hari!
INDEX

BISNIS-27 448.452 (3.2)   |   COMPOSITE 5112.19 (37.88)   |   DBX 973.986 (6.52)   |   I-GRADE 139.714 (1.75)   |   IDX30 428.304 (3.04)   |   IDX80 113.764 (0.79)   |   IDXBUMN20 291.927 (4.03)   |   IDXG30 119.182 (0.33)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.94)   |   IDXQ30 124.656 (1.32)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.88)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.56)   |   IDXV30 107.478 (0.59)   |   INFOBANK15 831.648 (12.44)   |   Investor33 374.125 (3.04)   |   ISSI 151.171 (0.22)   |   JII 550.867 (-0.03)   |   JII70 188.056 (0.12)   |   KOMPAS100 1022.34 (5.53)   |   LQ45 789.815 (5.28)   |   MBX 1412.7 (10.01)   |   MNC36 280.331 (1.92)   |   PEFINDO25 282.464 (3.74)   |   SMInfra18 241.575 (0.89)   |   SRI-KEHATI 316.512 (3.1)   |  

Awas, Virus Corona Bisa Nempel di Ponsel 5 Hari!

Rabu, 17 Juni 2020 | 20:29 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah pandemi Covid-19, pengguna kereta rel listrik (KRL) diingatkan untuk tidak bermain gawai di KRL karena akan meningkatkan risiko terkena Covid-19. Sebab, sejumlah virus, termasuk SARS-CoV-2 atau corona jenis baru, yang menempel pada gawai dapat bertahan selama lima hari.

"Saat virus nempel di gawai kita bisa bertahan sampai lima hari, jangan salah," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Junior Doctor Network, dr Edward Faisal, SpPD, dalam telekonferensi di Kantor BNPB di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Menurutnya, virus yang dapat menempel di gawai berasal dari bermacam-macam faktor. Dalam hal ini tentunya penularan atau pencemarannya lebih banyak berasal dari tangan penggunanya yang sebelumnya tercemar.

Dalam kaitannya dengan para pengguna KRL, pencemaran virus ke gawai juga dapat berasal dari percikan droplet dari sesama penumpang KRL. Sebab, droplet ini dapat keluar ketika manusia berbicara apabila tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Oleh sebab itu, Edward juga sangat menyarankan agar para pengguna tidak menggunakan gawainya selama di dalam perjalanan menggunakan KRL.

"Kalau ada orang ngomong akan nambah lagi (potensi cemaran virusnya)," imbuhnya.

Selain dapat mengurangi potensi cemaran, alasan lain untuk tidak menggunakan gawai saat berada di dalam KRL adalah agar keluarga di rumah tidak menjadi korban penularan virus.

"Jadi selain risiko untuk kita, juga orang yang di rumah. Jadi kalau kita sayang sama orang yang di rumah dan di sekitar kita, sebaiknya jangan keluarin ponsel," ungkap Edward.

Bagi para pekerja yang tinggal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), perjalanan menggunakan KRL atau commuter line untuk menuju ke tempat kerja, sekolah atau pusat kegiatan lainnya menjadi pilihan utama.

Selain murah dan efektif, penggunaan KRL juga lebih efisien dibanding moda transportasi umum lainnya. Selama pandemi Covid-19, penggunaan KRL dibatasi dan diperketat dengan protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Selain itu, waktu operasional juga telah disesuaikan untuk menghindari terjadinya lonjakan penumpang. Pada penerapan protokol kesehatan di dalam KRL, menjaga jarak antarpenumpang dan memakai masker penutup mulut dan hidung menjadi aturan yang diwajibkan. Hal ini dimaksudkan agar penularan virus melalui droplet dapat dihindari.

Selain itu, aturan yang juga dianjurkan adalah tidak memainkan gawai seperti ponsel dan tablet. Sebab perangkat tersebut berpotensi tercemar oleh virus.

Kemudian, beberapa hal lain yang wajib dilakukan bagi para pengguna KRL adalah menjaga pikiran selalu positif dalam melakukan aktivitas. Lalu, pastikan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan membawa hand sanitizer sebagai pengganti apabila tidak ada fasilitas cuci tangan.

Sebagai tambahan, pengguna KRL juga disarankan untuk tetap mengikuti aturan dari PT KAI Commuterline Indonesia dan memperbarui informasi resmi dari pemerintah tentang upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar dapat tetap melanjutkan aktivitas yang aman dan produktif di tengah pandemi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pertama di Indonesia, Alat Terapi Oksigen untuk Pasien Covid-19

Alat ini sangat berguna untuk pasien Covid-19 untuk tahap awal jika pasien masih dalam kondisi dapat bernapas sendiri.

KESEHATAN | 17 Juni 2020

Pandemi Covid-19 Sebabkan Konsumsi Makanan Bergizi Meningkat

Pandemi Covid-19 mendorong masyarakat menerapkan perilaku gaya hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi seimbang.

KESEHATAN | 17 Juni 2020

Total Jadi 41.431, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Tertinggi di ASEAN

Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara (ASEAN) setelah pada Rabu (17/6/2020), jumlah kumulatifnya menjadi 41.431.

KESEHATAN | 17 Juni 2020

Unilever Distribusikan 40.000 Alat Tes PCR

menyumbangkan lebih dari 40.000 alat tes PCR senilai Rp 10,7 miliar.

KESEHATAN | 17 Juni 2020

Belasan Pasien Covid Dijemput Paksa dari Klinik di Blora, Ganjar Minta Dilakukan Isolasi Ketat

Kita memang perlu edukasi agar literasi masyarakat semakin tumbuh.

KESEHATAN | 17 Juni 2020

Obat ini Terbukti Ampuh untuk Pasien Covid-19 Kritis

Dexamethasone bisa mengurangi risiko kematian hingga sepertiga pasien Covid-19 yang memakai ventilator.

KESEHATAN | 17 Juni 2020

Jarak Per 10.000 Kasus Covid-19 Makin Rapat

Kalsel perlu mendapat perhatian khusus karena jumlah kasus aktif sudah melebihi Jabar dan Jateng.

KESEHATAN | 17 Juni 2020

Doni Monardo Harap Mobile Lab Karya BPPT Bisa Mendunia

Doni Monardo berharap lewat inovasi ini, para peneliti dan periset di Indonesia tidak berhenti terus meneliti dan menghasilkan berbagai inovasi lainnya.

KESEHATAN | 16 Juni 2020

Percepat Pemeriksaan, Kemristek Tempatkan Mobile Lab di Jakarta

Dengan keberadaan mobile lab ini diharapkan testing untuk mendapatkan kasus baru Covid-19 bisa dilakukan lebih masif.

KESEHATAN | 16 Juni 2020

Putus Penularan Covid-19 dengan Protokol Kesehatan Ketat

Protokol kesehatan yang ketat harus diterapkan selama beraktivitas produktif.

KESEHATAN | 16 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS