IDI: 60 Dokter Indonesia Telah Gugur Melawan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

IDI: 60 Dokter Indonesia Telah Gugur Melawan Covid-19

Minggu, 12 Juli 2020 | 22:51 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat selama pandemi melanda Tanah Air, sudah ada 60 orang dokter yang meninggal akibat Covid-19. Menurut Humas IDI, dr Halik Malik, seluruh dokter tersebut meninggal dunia ketika bertugas menangani pasien saat pandemi.

Kepada Suara Pembaruan, Minggu (12/7/2020) ia mengatakan, ada berbagai sebab yang melatarbelakangi tingginya kematian dokter yang berhubungan dengan Covid-19 di Indonesia. Antara lain adalah, minimnya alat pelindung diri (APD), tidak ada screening pasien, dan alur layanan untuk Covid-19 yang tidak dibedakan. Selain itu, sistem kesehatan seperti deteksi, isolasi, dan terapi di Indonesia juga tidak memadai.

“Selain itu, ada lagi faktor risiko kerentanan lain seperti usia dan penyakit komorbid lainnya,” terangnya melalui pesan singkat.

Agar persoalan ini tidak berujung panjang, PB IDI sudah membentuk tim audit untuk mendalami dan menelusuri lebih jauh terkait kematian dokter sepanjang pandemi ini. PB IDI juga turut mengadvokasi adanya jaminan keselamatan dan perlindungan dokter yang bertugas di masa pandemi.

“Adanya jaminan keselamatan bagi petugas misalnya pengaturan shift atau jam kerja yang tidak berlebihan, APD yang standar, insentif tambahan, dukungan akomodasi dan transportasi, dan screening berkala,” terangnya.

Menurut Halik, screening ketat di setiap fasilitas kesehatan dan penetapan rumah sakit (RS) khusus Covid-19 juga diyakini mampu menekan angka kejadian infeksi silang antar petugas maupun pasien di RS.

“Pemerintah perlu membuka akses RT PCR atau swab test ke semua RS untuk kepentingan screening petugas secara berkala,” tuturnya.

Angka penularan Covid-19 di kalangan medis terus bertambah. Diketahui, saat ini sebanyak 25 dokter residen yang bertugas di RSUD dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah dinyatakan positif. Mereka adalah mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Paru Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS).

“Saat ini, RS UNS menerima rujukan sebanyak 25 pasien positif Covid-19 dari RS Moewardi untuk menjalani masa isolasi di RS UNS. Selanjutnya akan dilakukan penanganan sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dari Kemkes, bersama-sama dengan FK UNS dan RS Moeward,” ungkap Wakil Direktur Penelitian dan Pendidikan RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto, kepada Suara Pembaruan.

Tonang mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo untuk mengambil langkah pencegahan dan pengendalian peyebaran Covid-19 di wilayah Solo dan sekitarnya.

“RS UNS memohon dukungan dan doa dari semua pihak, kiranya kondisi ini dapat ditangani dan diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bantu PMI, AMPG Gelar Aksi Donor Darah

Pimpinan Pusat (PP) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menggelar aksi donor darah pada masa pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 12 Juli 2020

Lawan Covid-19, IDI dan Aice Group Serukan Asupan Protein Tinggi

Olahraga dan asupan protein tinggi menjadi kombinasi ampuh imunitas yang dibutuhkan masyarakat dalam menjalani adaptasi kebiasaan baru.

KESEHATAN | 12 Juli 2020

Rumah Sakit di Indonesia Mampu Bersaing dengan Negara Tetangga

Beberapa klinik dan rumah sakit siap untuk memberikan pelayanan kelas dunia bagi masyarakat Indonesia.

KESEHATAN | 12 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.681, Kasus Positif Jadi 75.699

Penambahan sebanyak 1.681 kasus baru Covid-19 didapat dari pemeriksaan spesimen sebanyak 22.379.

KESEHATAN | 12 Juli 2020

Layanan Medis di Indonesia Mumpuni, Masyarakat Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri

Setiap tahun, setidaknya orang Indonesia mengeluarkan uang Rp 100 triliun untuk berobat ke luar negeri.

KESEHATAN | 12 Juli 2020

Pertamedika IHC Kembangkan Solusi Digital Layanan Kesehatan

Pertamedika IHC merupakan holding company dari rumah sakit yang berada di lingkungan BUMN.

KESEHATAN | 11 Juli 2020

Siapkah Masyarakat Indonesia Jalani New Normal?

Era adaptasi kebiasaan baru ini malah menunjukan pertumbuhan angka kasus penderita positif Covid-19 yang terus meningkat.

KESEHATAN | 11 Juli 2020

Jumlah Pasien Sembuh Catatkan Rekor Harian 1.190

Dengan penambahan 1.190 pasien sembuh dari Covid-19, maka total pasien sembuh menjadi 34.719.

KESEHATAN | 11 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.671, Kasus Positif Jadi 74.018

Pasien sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 1.190 sehingga total menjadi 34.719 dan ada tambahan 66 pasien meninggal.

KESEHATAN | 11 Juli 2020

Masyarakat 52 Kota Indonesia Diajak Aktif Lawan Diabetes

Indonesia menduduki peringkat keenam dunia dengan jumlah penderita diabetes terbesar.

KESEHATAN | 11 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS